Seberapa Penting Sertifikat Kompetensi di Dunia Kerja?

Pernah nggak sih kamu merasa kemampuanmu dalam suatu bidang dipertanyakan? Terkadang nih, kita memerlukan sebuah validasi yang kita miliki yang berguna dalam jenjang karier kita, baik itu saat melamar pekerjaan maupun saat hendak mengisi suatu jabatan. Di situlah, pesan orang tua zaman dulu untuk memperbanyak dan menyimpan sertifikat menjadi sangat penting.

Aku pribadi yang termasuk malas menyimpan sertifikat-sertifikat itu. Padahal sertifikat merupakan sebuah bukti atas prestasi atau pertanda kita telah mengikuti sebuah pelatihan sehingga dianggap memiliki pengetahuan di bidang tertentu. Hal ini terjadi saat tiba-tiba aku dinominasikan menjadi pegawai berprestasi di kantorku. Betapa repotnya mencari sertifikat-sertifikat yang ada, terutama saat menjadi narasumber berbagai pelatihan menulis—dan barangkali kurangnya bukti itu yang membuatku pada akhirnya gagal di tahap wawancara saat hendak menerima kenaikan pangkat luar biasa.

Sertifikat kompetensi adalah piagam atau kartu yang berisi bukti pengakuan tertulis atas penguasaan kompetensi kerja pada jenis profesi tertentu. Sertifikat tersebut diberikan oleh lembaga yang berwenang di bidang terkait, seperti organisasi profesi. Sebagian sertifikat ini hanya berlaku untuk periode tertentu, sedangkan sebagian lain bisa diperbarui tanpa batas waktu selama persyaratannya terpenuhi. Sertifikat kompetensi berlaku di berbagai bidang, seperti bisnis, teknologi, dan kesehatan.

Baca Dulu: Aplikasi Siap Kerja Qubisa

Dengan memiliki sertifikat kompetensi, kita tidak perlu repot menjelaskan seluruh keterampilan yang kita punya. Cukup tunjukkan sertifikatnya dan orang lain akan percaya bahwa kita memang mampu untuk melakukan suatu pekerjaan. Hal ini juga meningkatkan daya saing kita di dunia kerja.

Salah satu kompetensi yang dibutuhkan di dalam dunia kerja adalah kompetensi yang berkaitan dengan aplikasi komputer. Keterampilan paling dasar adalah penguasaan terhadap Microsoft Office misalnya. Banyak orang di luar sana mengaku mampu menguasai Ms. Office, namun ketika ditanya lebih dalam, seperti seberapa jauh memahami fungsi dan fitur yang ada di Ms. Word, Excel, atau PowerPoint, tentu akan berbeda-beda jawabannya.

MyEduSolve berusaha memberikan solusi atas hal tersebut. Lembaga yang  berdiri sejak tahun 2019 ini memiliki tujuan untuk mengurangi pengangguran dengan meningkatkan kualitas tenaga kerja. Caranya adalah dengan membekali diri masyarakat dengan pengetahuan kemampuan kerja bersertifikat yang nantinya diharapkan mampu bersaing secara nasional dan internasional. Tujuan utama MyEduSolve adalah membangun ekosistem solusi di dunia pendidikan untuk memberdayakan siswa, pendidik dan tenaga profesional melalui literasi digital memberi keterampilan dasar sehingga kaum muda siap dalam memasuki dunia kerja. Untuk mendukung terciptanya pemuda yang kompeten dalam dunia kerja, MyEduSolve berharap mampu mencetak 1 juta talenta digital di tahun 2030. Lembaga ini menyediakan berbagai pendidikan yang mendukung kemampuan kerja dengan bersertifikat untuk bekal bersaing di dalam dan luar negeri.

Salah satu program di MyEduSolve tadi adalah Microsoft Office Specialist. Selain itu aa Adobe Certified Professional yang menjamin penguasaan keahlian dalam perancangan grafik, editing gambar, serta menciptakan seni visual. Keahlian yang terampil dalam menggunakan alat maupun software media digital, tentu saja akan sangat membantu kita dalam mengatasi berbagai persoalan.

Beberapa program lain yang tak kalah penting seperti Microsoft Certified Fundamentals yang berfokus di dalam bidang AI, Data Science, dan Cloud Computing dengan sepenuhnya memahami pengetahuan konseptual utamanya melalui sertifikasi MCF. Microsoft Certified Educator juga perlu dalam membantu meningkatkan kemampuan kita sebagai tenaga pendidik. Dengan sertifikasi MCE, ukuran kompetensi yang valid dan andal akan diukur menggunakan 21st Century Learning Design (21CLD). Adapun personal yang mendapatkan sertifikat tersebut, nantinya akan mempunyai keterampilan dan pengalaman yang lebih baik. Bahkan untuk pengalaman belajarnya juga akan menyesuaikan dan menggabungkan keterampilan di abad ke-21 yang cenderung lebih kritis.

Baca Juga: Berapa Biaya Les Bahasa Inggris untuk Anak di Jakarta?

Selanjutnya, Project Management Ready memungkinkan siapa saja bisa mendapatkan manfaat dari keterampilan Project Management dan sertifikasi Project Management Ready PMI. Yang mana ini merupakan titik masuk yang terbilang sempurna bagi para siswa agar bisa masuk ke dunia Project Management. Selain itu Information Technology Specialist penting dengan tujuan untuk mengamankan posisi kita di industri TI yang saat ini tengah berkembang. Melalui program ini kita dapat meningkatkan kompetensi yang sesuai. Dengan begitu, kita bisa sepenuhnya menguasai keterampilan dan juga pengetahuan dasar TI. Untuk spesialisasinya sendiri meliputi IT Specialist: Software Development, Databases, HTML5 Application Development, HTML and CSS, JavaScript, Java, serta Device Configuration and Management.

Demikianlah beberapa kompetensi yang dapat dipelajari di MyEduSolve dan sertifikat kompetensinya didapatkan setelah mengikuti program pembelajaran tersebut. Percayalah, melalui literasi digital yang lebih baik di MyEduSolve kita akan mendapatkan validasi pengetahuan, peningkatan kredibilitas, peningkatan daya pasar dan penghasilan, serta keyakinan atas kualitas diri. Segera bergabung!

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *