Category Archives: Tips

Tanjung Setumu, Ujung Dompak yang Masih Perawan

Beranjak dari Tanjung Siambang, kami menuju Tanjung Setumu. Tanjung Setumu berada di ujung barat Pulau Dompak. Dari Pantai Sri Arjana (Tanjung Siambang), kita menyusuri jalan beton setapak yang sudah tampak rusak. Hingga nanti kita akan menemukan jalan setapak berpasir dengan rumah-rumah rusak di sisi kanan dan kiri.

Tak tahu kenapa rumah-rumah itu bisa rusak dan ditinggalkan. Continue reading Tanjung Setumu, Ujung Dompak yang Masih Perawan

Menyibak Pesona Tanjung Siambang di Dompak, Kepulauan Riau

Tak banyak yang tahu, Dompak juga menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Salah satunya adalah Tanjung Siambang. Sebenarnya, nama pantai yang lebih dikenal dengan Tanjung Siambang ini adalah pantai Sri Arjana.

Tanjung siambang

Pulau Dompak memang kini lebih mudah dijangkau setelah jembatan Dompak dibangun. Untuk menuju Tanjung Siambang, kita hanya menempuh jarak kurang dari 20 km dari Tanjung Pinang. Dengan bermotor santai, waktu tempuh tak sampai 1 jam.

Namun, modal Google Maps harus didukung sinyal yang memadai, meski ada mode offline. Sebab, rute yang harus dilalui cukup tersembunyi. Kawasan Tanjung Siambang sendiri cukup panjang. Kita bisa berhenti di tempat yang salah. Pantai Sri Arjana sendiri berada nyaris paling ujung. Acuannya, pintu masuknya berada di sebelah gedung Satuan Pamong Praja, Kepri.

Tanjung siambang

Tanjung Siambang alias Pantai Sri Arjana wajib dikunjungi meski tidak seluas atau sepanjang Lagoi maupun Trikora. Bentangannya unik, terlebih bila laut surut. Ada satu dermaga menjorok ke tengah lautan. Dermaga itu menghubungkan masyarakat ke pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Tanjung Siambang

Dermaga itu pula menjadi tempat berfoto wajib. Jika beruntung, kita akan menemukan anak-anak bermain sepulang sekolah, sambil melakukan atraksi salto, melompat ke air laut. Jika surut, ya, tidak akan terlalu dalam.

Tanjung Siambang

Berjalan menyusuri pesisir, akan sangat mengasikkan karena suasananya yang sepi. Bagi kamu yang galau, cocok sekali menyendiri di Tanjung Siambang sambil menikmati desauan angin dan lambaian nyiur. Ombak pun rajin menyapa kaki kita.

Sebuah ayunan terletak di pantai itu. Menaikinya, berayun, setinggi-tingginya sealan membiarkan segala beban di pundak berlepasan.

Tanjung Siambang

Bila lelah, jangan khawatir. Ada restoran dengan menu makanan laut. Ikan, udang, dan cumi jadi menu utama. Terutama ikan selar bakar yang jadi favorit orang Melayu. Minumnya, ya, air kelapa murni yang segar.

Tidak ada tarif masuk di sini. Namun, bila kamu tak sadar duduk di pondokan yang ada di sepanjang pantai, itu berarti kamu menyewa. Sejam 40 ribu.

Dua kali aku menyambangi Tanjung Siambang. Rasa terus ingin kembali. Kalau kamu ke Kepri, percayalah padaku, Tanjung Siambang harus dikunjungi!

Bukit Pasir Busung: Gurun Pasir di Bintan

Bukit Pasir Busung, itulah salah satu tempat yang paling nge-hits di Bintan, Kepulauan Riau saat ini. Bekas tambang bauksit itu tak disangka menjadi tempat berfoto yang ciamik seolah-olah kita berada di sebuah gunung pasir.

Ya, bukit pasir Busung memang bukan gurun pasir betulan. Dulu, tempat ini bekas penambangan bauksit bahkan diekspor keluar negeri. Tambang pasir itu kemudian dihentikan oleh daerah setempat sehingga tidak digunakan lagi dan dibiarkan begitu saja.

Gundukan-gundukan pasir yang ada sebenarnya bukanlah pasir seperti di gurun, tetapi material seperti kerikil-kerikil kasar. Gundukan tersebut akan berkilau manakala cuaca cerah, sehingga menambah keeksotisan bukit pasir Busung. Continue reading Bukit Pasir Busung: Gurun Pasir di Bintan

Keindahan Air Terjun Parang Ijo di Karanganyar

Air terjun Parang Ijo di Karanganyar adalah tempat yang tidak sengaja kudatangi. Ya, dalam perjalanan ke Solo beberapa bulan yang lalu, aku mendapat berkah keindahan dengan bisa berjalan-jalan ke Karanganyar dan sekitarnya.

Air terjun Parang Ijo tepatnya di di Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar. Kalau naik kendaraan umum dari Solo, sepertinya rumit rutenya. Jadi, lebih baik kalau sewa motor saja ya.

Air Terjun Parang Ijo

Continue reading Keindahan Air Terjun Parang Ijo di Karanganyar

Ai Terjun Ai Nyember di Sumbawa

Air terjun Ai Nyember adalah salah satu air terjun di Sumbawa, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota. Saat ke sana, aku mengendarai motor tidak sampai setengah jam ke tempat parkiran motor bersama teman-teman Adventurous Sumbawa.

Air terjun Ai Nyember terletak di Desa Selang, setelah Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Desa ini kira-kira 13 kilometer dari pusat kota Sumbawa.

Parkiran motor yang dimaksud bukan parkiran motor yang ada penjaga, tapi hanya tanah kosong. Jadi sebaiknya siapkan kunci ganda buat motormu, dan jangan bawa helm yang bagus, ya.

Ai Nyember

Dari sana, kita akan treking melewati sungai. Sebenarnya bisa saja melewati sisi sungai, areal persawahan. Tapi, lebih mengasikkan kalau berpijak dari batu ke batu di sepanjang aliran sungai. Sambil sesekali harus mencelupkan kaki, melawan arus sungai.

Jangan khawatir, sungainya tidak dalam, dan arusnya masih bisa ditoleransi. Perjalanan treking lewat sungai ini pun tidak memakan waktu lama. Tidak sampai setengah jam juga.

Nah, Air Terjun Ai Nyember berada di sebelah kiri sungai, sangat tersembunyi. Suasana mistis datang begitu kami sampai di “pintu masuk”. Sebab ada irama merdu tertentu yang terdengar. Kata Taufik, sebelum masuk ke sini, kita harus mengucap salam terlebih dahulu, dan jangan lupa cuci tangan dan kaki di “kolam kecil” (ada cekungan batu dengan genangan air). Aku yang pendatang menurutinya saja sambil berdoa kepada Yang Maha Kuasa.

Ai Nyember

Lanskap menuju air terjun tak kalah mistisnya, sebab batu-batu seperti terpahat menyerupai kursi-kursi panjang penonton. Kesan yang kurasakan, wilayah air terjun ini seperti sebuah kerajaan. Kerajaan jin mungkin.

Nama Ai Nyember sendiri artinya air yang menyembur. Mungkin  karena sifatnya yang musiman, menyembur kalau musim hujan datang. Mungkin juga karena banyak orang melompat, sehingga airnya seperti menyembur setelah dilompati.

Ai Nyember

Tingginya mungkin sekitar 20 meter. Beberapa teman mencoba naik ke tebing tempat melompat yang tingginya sekitar 5 meter. Kolamnya cukup dalam, karena ketika menyelam, tangan tidak terlihat saat menjejak tanah. Jadi, aku tak berani melompat, terlebih suasananya mistis. Gimana kalau tiba-tiba ada ular besar muncul dari sana kayak di film-film kan? Jadi, aku hanya puas berendam di pinggir-pinggirnya saja.

Ai Nyember

Setelah puas mengambil foto, makan (harus bawa bekal ya), kami pun pulang. Karena cuaca mulai terik, gerah rasanya. Kami memutuskan berenang di sungai, mencari tempat yang asik untuk berenang. Dan ternyata ketemu, ada semacam “kolam” di sebuah sisi sungai, mengingat secara alami, air tertampung oleh bebatuan yang mengelilinginya. Air yang terperangkap itu didukung keberadaan dua batu besar di pinggirnya, sehingga kami bisa puas melompat.

Ai Nyember Ai Nyember

Jadi, kalau kau berwisata ke Sumbawa, aku rekomendasikan datang ke tempat ini. Lebih bagus kalau musim hujan ya. Biar lebih banyak airnya. Kuy.

Semongkat, Liburan Menikmati Sungai, Hutan, dan Madu Sumbawa

Semongkat, itulah nama bulan madu kami. Beberapa hari setelah menikah, aku ajak istriku ikut penempatan kerja di Sumbawa. Dan tempat pertama yang jadi tempat liburan kami adalah Semongkat.

Semongkat adalah sebuah desa di Kecamatan Batu lanteh yang berjarak kurang lebih sekitar 18 km dari Kota Sumbawa Besar. Semongkat adalah kawasan hijau di Sumbawa dengan lanskap perbukitan. Di tengah hutan yang sejuk nan asri, ada sebuah sungai yang berair jernih. Di sungai inilah, biasanya orang-orang berwisata, karena airnya yang dingin, dan ada spot-spot yang asik diberenangi.

Hanya saja untuk menuju ke sana jalanannya berkelak-kelok. Jadi kalau yang mudah mabuk, harus siap-siap antimo atau kantong plastik.

Sungai semongkat

Semongkat juga jadi salah satu tempat yang digemari pecinta fotografi, karena bentangannya yang akan memanjakan kamera siapa saja. Apalagi di atas sungai yang biasa jadi tempat berenang, ada sebuah pohon melintang. Di sana banyak pengunjung baik lalu melompat. Semongkat adalah tempat yang sangat romantis.

Sungai Semongkat

Saat duduk-duduk menikmati air, aku pun sempat membuat puisi.:


Semongkat, Dua Judul Kecil

I: Waktu, Semongkat

Waktu berjingkat di Semongkat. Suara burung memanggil
ikan, bilamana tak dikacaukan ricik air yang tak bosan
mengalir tanpa alasan—seperti cinta. Selembar daun ingin
gugur dari tangkainya, tapi tak ada angin yang bersiap
menerbangkannya. Kau duduk di atas batu, menekuk
sebelah kakimu. Hulu selalu mengingatkan kita untuk kembali.
Jalan pulang yang lebih panjang dari seribu perjalanan musafir.

II: Batu, Semongkat

Dari batu ke batu, Kau meninggalkan telapak kaki. Ranting
kering menimbulkan pertanyaan, di dekat air tak selamanya
hilang rasa dahaga. Sejenak kita mengambil napas,
mencari udara baru dari para stomata. Kau menunduk,
becermin di atas air. Tiba-tiba ada yang terbersit di pikiran,
bayang bulan semalam yang sendiri, mengumumkan
kesepian yang baka; Aku melarangmu menoleh ke belakang,
kemudian menggamit lenganmu erat dengan hati-hati.


Di dasar sungai, daun-daun busuk sepakat tenggelam



Selain  tempat wisata, sungai di Semongkat juga menjadi mata air yang digunakan perusahaan air di Sumbawa dan  PDAM Sumbawa. Oh iya, kalau ke sini, pada puncak musim hujan, kita harus berhati-hati karena tetap dikhawatirkan ada banjir mendadak dari atas bukit ke aliran sungai.

Bila lelah, jangan khawatir. Di dekat pintu masuk, ada tempat bersantai. Bisa minum olahan minuman madu. Ya, di Semongkat juga jadi sumber utama produsen madu hutan Sumbawa.

Minuman yang dihidangkan bisa kita pilih antara Madu Kunyit atau Madu Jahe. Saat di Sumbawa aku sering meminumnya. Kalau cuaca dingin, sedang hujan, enak sekali minum madu jahe. Sementara madu kunyit bagus buat pencernaan.

Belakangan, setelah kopi luwak populer, kopi luwak khas Sumbawa juga banyak dipasarkan.

Madu Sumbawa sendiri rasanya khas. Kalau kita beli di Jakarta, harganya pasti mahal. Sebab, ya, kualitas madu Sumbawa dianggap sangat baik. Sampai ada tuh, lebih lengkap bila dicampur susu kuda liar. Khasiatnya bisa menambah stamina lelaki.

Jadi, kalau kamu ke Sumbawa, wajib banget main ke Semongkat. Puas menikmati hutan yang asri, air yang sejuk, dan lanskap yang indah, pulangnya beli madu dan produk olahan lainnya untuk dijadikan oleh-oleh. Kuy.