Menjadi Penyair Lagi dan Puisi Acep Zamzam Noor Lainnya

Menjadi Penyair Lagi Melva, di Karang Setra, kutemukan helai-helai rambutmuDi lantai keramik yang licin. Aku selalu terkenang kepadamuSetiap menyaksikan iklan sabun, sampo, atau pasta gigiAtau setiap menyaksikan penyanyi dangdut di televisiKini aku sendirian di hotel ini dan merasaMenjadi penyair lagi. Bau parfummu yang memabukkanTiba-tiba menyelinap lewat pintu kamar mandiDan menyerbuku bagaikan baris-baris puisiKau tahu, Melva,…

Sembilan Batang Dupa

Tidak di langit ini, kita akan bertaruhpada sembilan batang dupa Ketika menghirup asapnya, kita tersedot jauhke sepuluh tahun lalu, dalam seragam putih abu Siapa pun akan merindukan masa-masa itudan mengubah kegagalan demi kegagalankarena kebodohan bisa milik semua orang Semangat yang terlampau gebu untuk mendakihimalaya atau jayawijaya, sama sajaadalah mimpi kosong, seorang pelamun yang gagalmengerjakan soal…

Puisi Umbu Landu Paranggi, Presiden Penyair Malioboro

Siapa yang tidak mengenal Umbu Landu Paranggi? Penyair berdarah biru ini dijuluki Presiden Penyair Malioboro. Ia dianggap sebagai guru dari banyak penyair. Malam ini, aku ingin sekali menyajikan puisi Umbu Landu Paranggi itu. Baca dulu: Puisi Subagio Sastrowardoyo Ibunda Tercinta Perempuan tua itu senantiasa bernama:duka derita dan senyum yang abaditertulis dan terbaca jelas kata-kata puisidari…

Resensi Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau Karya M. Aan Mansyur

Tatkala membaca Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau karya M. Aan Mansyur ini saya langsung teringat dengan puisi W.S. Rendra yang berjudul Kangen. Kau tak akan mengerti bagaimana kesepiankumenghadapi kemerdekaan tanpa cintaKau tak akan mengerti segala lukakukerna cinta telah sembunyikan pisaunya.Membayangkan wajahmu adalah siksa.Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.Engkau telah menjadi racun bagi darahku.Apabila aku dalam kangen…

Puisi Yoakim Lango Ruing

Yoakim Lango Ruing adalah pemuda asal Lembata, NTT. Puisi-puisinya bisa kalian nikmati pada akhir pekan ini. Jangan lupa ikut kirimkan tulisan juga, ya. Dan baca juga puisi-puisi yang lain. MAMA DI MANA Mama saya ada di sini. Dalam mimpi saya, mulai luntur saya heran, mimpi saya begitu nyata. Mama sudah tidak ada. Mama, bukankah rindu…

1 2 3 42