Puisi Muhammad Lutfi

Ada 5 puisi Muhammad Lutfi yang bisa teman-teman baca di bawah ini. Bila ingin dipublikasikan di Catatan Pringadi, silakan kirimkan tulisanmu, ya. Waktu yang Sama Bersama dengan kehadiran sekian orangDari ingatan dan dalam dunia kitaSebagai manusia yang selalu lupaTentang orang-orang di dalam dunia Di waktu yang sama ada lagi kenanganTetapi debu kepahitan terasa getirMembuatku sulit…

Puisi Nurul Hafizah

Setelah lama tak memuat puisi dari penulis tamu, kalini Puisi Nurul Hafizah hadir menyapa teman-teman semua. Bagi yang ingin dimuat di Catatan Pringadi, silakan kirim tulisanmu, ya. Nasib Orang Biasa Peluh menetes membasahi tanah yang menjadi saksiBersama sepasang kaki yang menapak bumi tanpa alasMatahari bersinar garangMenyapu rata setiap permukaan Kami para orang biasa…Telah akrab berada…

Puisi Louise Glück (Pemenang Nobel Sastra 2020)

Louise Glück dinobatkan sebagai pemenang nobel sastra 2020. Bila teman-teman ingin membaca puisi Louise Glück dalam bahasa Inggris silakan unduh kumpulan puisi Louise Glück yang berjudul A Village Life. PERSIMPANGAN terjemahan Budi Hutasuhut Tubuhku, kini menyadari kita tak lagi sejalandalam waktu yang panjang. Aku miliki perasaan baruselalu kepadamu,betapa murni dan sungguh asing,seperti cinta monyet. Cinta yang…

Puisi Afrizal Malna

Puisi-puisi Afrizal Malna berikut ini adalah puisi pilihan dari kumpulan puisi Afrizal Malna yang berjudul Kalung dari Teman, terbitan Grasindo (1999) Baca Juga: Puisi WS Rendra dalam Blues untuk Bonnie Tanaman Tahun Satu dua orang datang satu dua orang pergiPohon tumbuh sendiri, sapi berjalan sendiriKemarin aku berjanji menjengukmuNonton bersamaSatu dua orang datang satu dua orang…

Puisi Jalaluddin Rumi

Puisi Jalaluddin Rumi ini diterjemahkan oleh Ahmad Yulden Erwin*. Puisi-puisi cinta Jalaluddin Rumi ini sangat sufistik Puisi-puisi Cinta Jalaluddin Rumi 1Aku bukanlah orang Nasrani, Aku bukanlah orang Yahudi, Aku bukanlah orang Majusi, dan Aku bukanlah orang Islam. Keluarlah, lampaui gagasan sempitmu tentang benar dan salah. Sehingga kita dapat bertemu dalam “Suatu Ruang Murni” tanpa dibatasi…

1 2 3 36