Puisi-puisi Syamsul Bahri

Dandelion I Jika ibu kita tak lagi tidur malam ini, Akankah cemas menggrogoti jemala                                   was-was anak-anaknya seorang musafir dzikir seperti air mengalir dan hanyut ke tepi estuari kau, mudah patah dan rapuh diterpa angin dingin serpihan bungamu akan…

Download Antologi Puisi Sesudah Zaman Tuhan

Antologi puisi Sesudah Zaman Tuhan ini diinisiasi oleh Anugrah Gio Pratama, penyair muda asal Banjarmasin. Ia berhasil mengumpulkan 47 penyair yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Sesudah Zaman Tuhan diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi para penyair untuk terus berkarya dalam kondisi apa pun, dan semoga dengan buku ini masyarakat mendapat asupan bacaan yang…

Puisi-puisi Chairil Anwar

Hari Puisi Nasional, meskipun ada 2 versi, semuanya mengacu ke Chairil Anwar. Yang lebih dulu dikukuhkan, menyebut 26 Juli, hari kelahiran Chairil Anwar, sebagai Hari Puisi Indonesia. Yayasan Hari Puisi Indonesia yang mengajukannya. Sebaliknya, 28 April, hari kelahiran sang pujangga, belakangan dirayalan pula sebagai Hari Puisi. Kesakralan Chairil Anwar dalam Sejarah Sastra Indonesia memang sudah…

Puisi-puisi Miftahul Farohi

Puisi-puisi Miftahul Farohi, penyair asal Pandeglang, Banten. Hilang Tempat yang bersih nan rapiMenjadi hancur seketika tertiup angin kegelisahan Menerbangkan bayang-bayang hati yang berkecamukBerseteru dengan sebatang pohon kehidupan Membuat detak jantung bersembunyi ketakutanBerlari terbirit-birit tak tahu arah, tidak karuan Suara menggelegar muncul segera dan berseruHei, di manakah kau berada?Ke mana dirimu pergi? Oktober, 2019 Hujan di Malam Februari…

Puisi-puisi Indah Rizqi Dwiyanti

Bersama Ingatan Masa Lalu (Purwokerto, 14 April 2020) Jawablah dengan ingatan masa lalua Pernahkah? Terbesit rasa gundah di hatimu Bayang-bayang akan janji di masa itu Yang saat ini menyisakan tangis pilu Katakanlah dengan ingatan masa lalu Bahwa kau tak akan pernah melihat ke belakang Sekadar melihatku jatuh rapuh dengan isakan Ucapkanlah dengan ingatan masa lalu Bahwa hujan tak berarti apa-apa bagimu Kenangan di kala itu, ikut terhapus seiring derasnya hujan…

1 2 3 31