Mitos Mimpi Kiamat

Pernahkah kamu mengalami mimpi kiamat? Beberapa kali aku bermimpi tentang kiamat dan itu membuatku mencari arti mimpi kiamat. Ternyata ada mitos mimpi kiamat lho.

Baca Juga: Mitos Mimpi Bertemu Ular Menurut Islam dan Primbon Jawa

Mimpi kiamat bukan berarti pertanda akhir zaman. Jangan sampai kita merasa indigo, mendapat wangsit, dan berkoar-koar kiamat akan terjadi.

Menurut psikologi, mimpi kiamat menandakan stres atau kecemasan. Kita terlalu khawatir masa depan atau segala hal yang bersifat materil. Ada rasa putus asa yang kita rasakan.

Jika kiamat yang terjadi di dalam mimpi kita banyak menghancurkan gedung perbankan, bisa jadi itu pertanda kita sedang mengalami masalah keuangan karena beberapa sebab seperti kemunduran bisnis.

Jika kiamat di dalam mimpi kita melihat berbagai macam bencana yang cukup besar sehingga terjadi kiamat yang sangat cepat ini bisa menjadi sebuah pertanda yang berhubungan dengan kehidupan seseorang yang sangat kita cintai. Bisa jadi dalam waktu dekat ini orang yang kita sayangi akan segera meninggalkan kita. Barangkali mimpi tersebut merupakan sebuah teguran dari Yang Mahakuasa karena kita jarang bersilaturahmi.

Arti Mimpi Kiamat Menurut Primbon Jawa

Nah, menurut primbon Jawa, mimpi melihat kiamat merupakan sebuah peringatan akan ajal yang semakin mendekat. Kiamat merupakan masa di mana semua benda hidup dan mati di dunia ini hancur dalam waktu bersamaan. Mimpi kiamat juga merupakan sebuah teguran yang mengingatkan kita bahwa dalam kehidupan, tidak ada yang abadi.

Apabila seorang wanita yang belum menikah bermimpi melihat kiamat maka menandakan ia akan segera mendapatkan seorang pasangan, pujian dari orang banyak, atau pekerjaan baru.

Apabila seorang yang sakit bermimpi melihat kehancuran dunia atau kiamat maka menandakan bahwa ia akan segera sembuh dari penyakit yang dialaminya. Apabila ia bermimpi ia melihat kiamat yang telah selesai dan kembali normal, maka menandakan akan datangnya penyakit dalam waktu yang sementara.

Apabila seorang pekerja yang bekerja di suatu perusahaan bermimpi tentang kehancuran dunia atau kiamat ini maka menandakan akan mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan dari pekerjaan yang ia lakukan.

Bila, di dalam mimpi itu kita melihat matahari terbit dari barat, hal itu menandakan pilihan hidup kita akan berubah secara drastis. Biasanya mimpi ini mewakili situasi kitsedang dihadapkan dengan dua pilihan yang cukup penting dalam hidup. Tujuan mimpi itu memperlihatkan kita bahwa suatu hal yang dianggap benar nyatanya salah atau suatu hal yang sampai kini kita anggap salah ternyata pilihan yang benar.

Dan apabila saat terjadi kiamat di dalam mimpi itu ternyata kita selamat dan dapat bertahan dari segala macam bencana yang sangat dahsyat ternyata ini bisa menjadi sebuah pertanda yang baik lho. Dalam waktu yang dekat ini, masalah-masalah yang akan menghampiri akan dapat mudah kita lalui Sehingga hal ini dapat membuat cara bersikap dan cara berpikir menjadi lebih dewasa.

Baca Juga: Mitos Mata Kedutan Menurut Primbon Jawa

Arti Mimpi Kiamat Menurut Islam

Sebenarnya tidak ada riwayat khusus yang menafsirkan mimpi kiamat di dalam islam. Hanya ada tafsir yang dilakukan oleh Ibnu Sirin. Menurut Ibnu Sirin, apabila seorang pria bermimpi sedang melihat kiamat, maka menandakan ia akan memenangkan suatu persaingan,  atau kompetisi yang sedang diikutinya.

Bermimpi tentang kiamat juga menandakan sebuah  kesadaran yang dalam terhadap diri sendiri. Pertumbuhan yang spritual dan kebijaksanaan. Hal ini berkaitan juga dengan seorang yang sangat menghargai suatu kebersamaan dan waktu bersama dengan pasangan dan keluarga.

Apabila bermimpi melihat kiamat yang besar, maka menandakan suatu kesadaran untuk beribadah atau pertanda baik yang datang dari Tuhan. Tidak semua orang mengalami mimpi yang seperti ini.

Dalam tafsir Ibnu Sirin, apabila kitabermimpi menyaksikan di depan mata kehancuran dunia maka menandakan kamu akan segera melakukan suatu perjalanan. Bemimpi tentang hal ini juga merupakan sebuah peringatan bagi seorang pendosa.

Rasulullah SAW bersabda, “ Apabila Kiamat sudah dekat, mimpi seorang muslim nyaris tidak mengandung kebohongan. Orang yang paling benar perkataannya adalah yang paling benar mimpinya. Mimpi seorang muslim merupakan salah satu bagian dari empatpuluh lima bagian wahyu kenabian. Mimpi terbagi menjadi tiga: Mimpi baik merupakan kabar gembira dari Allah SWT, mimpi menyedihkan adalah dari setan, dan mimpi yang muncul dari khayalan seseorang. Apabila ada di antara kalian memimpikan sesuatu yang tidak kalian senangi, hendaknya ia bangun dan meludah serta tidak menceritakannya kepada orang lain. Aku lebih suka bermimpi kakiku diikat dan tidak menyukai bila bermimpi leherku diikat. Sebab, kaki yang diikat adalah tanda keteguhan dalam agama.” (HR. Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi, dari sahabat Abu Hurairah.)

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *