Mitos Hewan Masuk Rumah

Mitos hewan masuk rumah berkembang di masyarakat Indonesia. Bila ada hewan masuk rumah, masyarakat percaya itu adalah pertanda sesuatu. Bisa jadi baik, bisa juga buruk.

Berikut beberapa mitos hewan masuk rumah yang umum kita dengar:

Mitos Ular Masuk Rumah

Mitos tentang ular banyak sekali berkembang di masyarakat, bukan cuma mitos tentang mimpi ular, mitos ular masuk rumah pun tak kalah umum.

Ular yang masuk ke rumah tak hanya bikin bergidik ngerti tetapi juga membawa pesan tertentu yang harus dipahami penghuninya. Disebutkan, arti hewan yang masuk rumah bila itu ular tak berbisa artinya ada janji yang belum terpenuhi dan harus segera dipenuhi penghuni rumah. Sedangkan bila ular berbisa yang masuk rumah konon menjadi pertanda akan datangnya musibah yang menimpa penghuni rumah tersebut.

Namun secara ilmiah, mitos ular masuk rumah bisa dipahami dari wilayah perumahan yang dulunya persawahan atau belukar yang memang habitat ular. Pada musim-musim tertentu, ular ini akan musim berkembang biak dan mencari tempat bertelur, atau juga mengejar tikus yang banyak di perumahan.

Mitos Kelelawar Masuk Rumah

Pernah nggak sih tiba-tiba ada kelelawar masuk rumah? Lalu ia terbang ke sana ke mari sebelum keluar lagi. Nah, mitor kelelawar masuk rumah ini juga banyak didengar.

Dalam kepercayaan tradisional, kelelawar banyak diasosiasikan dengan berbagai hal menyeramkan dari mulai binatang jejadian hingga jelmaan setan. Konon, jika yang masuk ke rumah adalah kelelawar besar (kalong) maka ini jadi pertanda buruk berupa musibah atau sakit yang akan menimpa penghuni rumah. Sebaliknya, bila yang masuk ke rumah adalah kelelawar kecil maka ini jadi pertanda baik berupa datangnya rezeki melimpah bagi keluarga tersebut.

Baca Juga: Mitos Mata Kedutan

Mitos Kupu-kupu Masuk Rumah

Jika kamu memiliki rumah yang dekat dengan alam terbuka, kemungkinan besar rumahmu akan dimasuki oleh kupu-kupu suatu waktu. Mitos hewan kupu-kupu masuk rumah ini menjadi mitos yang paling terkenal dengan pemaknaan yang hampir serupa di berbagai wilayah.

Konon, kupu-kupu yang masuk ke rumah bermakna rumah tersebut akan kedatangan tamu. Namun, jika kupu-kupunya masuk pada malam hari, itu menandakan bahwa seseorang iri dan dengki terhadap kebahagiaan rumah tangga penghuni rumah tersebut.

Mitos Kumbang Masuk Rumah

Kumbang juga jadi salah satu jenis hewan yang sering masuk rumah. Namun, kehadiran kumbang di dalam rumah ternyata menurut mitos menandakan dua kemungkinan.

Mitos pertama yaitu bila ada kumbang masuk rumah konon akan ada orang yang memfitnah penghuni rumah. Oleh karena itu, penghuni rumah harus waspada dan berhati-hati dalam segala tindakannya. Mitos berikutnya mengenai kumbang yang masuk rumah yaitu akan adanya kiriman “bencana” berupa hal-hal gaib seperti teluh atau santet.

Mitos Kodok Masuk Rumah

Menurut mitos, kehadiran kodok di rumah menjadi penanda akan adanya tamu dari jauh yang mengunjungi rumah tersebut. Dengan kata lain, kehadiran kodok merupakan sebuah penanda yang baik dan sama sekali tak perlu dikhawatirkan.

Mitos Burung Hantu Masuk Rumah

Bila hewan seperti burung hantu masuk rumah, menurut banyak orang dianggap sebagai sebuah pertanda dari Tuhan. Pertanda apa yang dimaksud?

Sebagian pihak menghubungkannya dengan pertanda akan datangnya kematian. Namun, sebagian orang lainnya menyebut kehadiran burung hantu yang diidentikkan dengan Tuhan sebagai kehadiran utusan Tuhan sendiri.

Baca Juga: Mitos Potong Kuku Menurut Islam

Mitos Laba-laba Masuk Rumah

Apa makna mitos laba-laba masuk rumah?

Konon, kehadiran hewan ini di dalam rumah sebagai sebuah pertanda baik. Pasalnya, meskipun acapkali hadir di dalam rumah, namun jarang sekali orang yang mengusir hewan ini agar pergi.

Hal ini tak terlepas dari kepercayaan masyarakat yang menyatakan bahwa laba-laba adalah simbol dari orang atau kerabat dekat. Bukan tak mungkin juga hewan ini menandakan akan hadirnya seseorang yang dinantikan ke rumah.

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *