Hancurkanlah, hancurkan tubuhku ketimbang aku menua dan kehilangan seluruh ingatanku akanmu: aku tak sanggup bila aku lupa caraku dulu mengungkapkan cinta, memprotes kebijakan pemerintah dan kau menjadi pendengar setia tanpa kode etik, undang-undang atau peraturan lainnya yang tabu untuk kulanggar kaulah kebebasanku, kaulah ibu dari demokrasi yang diimpikan seluruh umat manusia aku memilih menjadi muda,…
Category: Puisi
Mengejar Kebahagiaan
Aku membuka pintu dan merindukan ibu sepatu-sepatu yang disusun rapi di rak menu makan siang yang kusuka telah siap di meja aku beranjak dan menemui masa kanak-kanak dan tak pernah berpikir meninggalkannya Semakin lama, semakin panjang waktu telah berada memberi jarak aku hanya dekat dengan bayanganku sendiri segelas kopi, sebuah asbak, selalu ada yang…
Puisi Kangen
aku rasa aku akan mati jika tidak memelukmu dan membaui aroma tubuhmu yang tercampur bau bawang, ikan kerapu matang itu sedikit hal yang membuatku ingin pulang memasuki gang demi gang, untuk sampai di depan pintu rumah dan melupakan banyak hal semisal harga minyak dunia yang merangkak naik, listrik yang tak lagi disubsidi, menteri yang…
Hari #3, Sebagaimana Juni
tak lagi bisa kusekap segalamu dalam ruang kenangku kau telah menjadi seekor burung bebas yang tak butuh rumah kembali adakalanya aku merasa menjadi semesta yang menaungi air mata dan cerita dan bila malam tiba, seluruhku akan memelukmu dari hujan bulan juni yang dingin dan tabah itu aku lupa pada sisasisa debu yang lengket di wajah,…
Kesedihan
aku akan memulai cerita ini dengan kita di ruang keluarga, televisi menyala, pembaca berita berkata pertumbuhan ekonomi indonesia melambat, rakyat bersedih, pejabat bersuka cita dan negara dalam angan-angan memiliki kebebasan berbuat, keadilan pada titik itu, keadilan tidak menarik aku menghabiskan dua piring nasi goreng karena tubuhku yang besar, mandi dengan dua ember air dan menghabiskan…