Sajak Subagio Sastrowardoyo

Sajak Subagio Sastrowardoyo   Kampung Kalau aku pergi ke luar negeri, dik karena hawa di sini sudah pengap oleh pikiran-pikiran beku. Hidup di negeri ini seperti di dalam kampung di mana setiap orang ingin bikin peraturan mengenai lalu lintas di gang, jaga malam dan daftar diri di kemantren. Di mana setiap orang ingin jadi hakim…

Puisi Pringadi Abdi Surya, Suara Pembaruan

dimuat di Suara Pembaruan, 5 Desember 2010 Di Palembang Square Dan tak terbaca, yang dulu kukenali sebagai kota. Perempuan-perempuan muda memakai hot pants, high heels, dan tanktops seolah udara telah benar begitu hangat. Duduk di Solaria itu, aku merinding dan kedinginan. Dinding-dinding terasa sempit, dan malam yang mengepungku di luar siap mengubahku jadi kelelawar. Kecuali…

Puisi Nizar Qabbani

Nizar Qabbani lahir di Damaskus, 21 Maret 1923. Ia pernah bekerja di Departemen Luar Negeri Suriah dan bertugas di Mesir dan Inggris. Namun, pada tahun 1944 ia tinggalkan pekerjaannya untuk mencurahkan perhatian pada satu-satunya hal yang ia cintai: puisi. Karya-karya Qabbani terdiri dari lusinan antologi puisi yang sangat populer di dunia Arab. Banyak puisinya yang…

Sajak Pembuka

sebuah tafsir bebas atas Surat Al Fatihah   aku sebatang ilalang patah, merunduk bukan karena angin kau yang menundukkan aku dan kucium bau tanah basah kulewati malam yang hening hanya ditemani dingin di saat itulah kurasakan kekosongan dan kurindukan rumah   sesaat setelah kubuka pintu, kulihat sebuah jembatan kau berada di seberang, tersenyum penuh kegetiran…

Puisi-puisi Saut Situmorang

Saut Situmorang lahir 29 Juni 1966 di kota kecil Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Tapi ia besar di Medan. Pada 1989-2000, ia menetap di Selandia Baru. Di sana, ia belajar Sastra Inggris (BA) dan Sastra Indonesia (MA) di Victoria University of Wellington dan University of Auckland. Ia menulis puisi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Karya-karyanya…

1 … 49 50 51 52 53 … 56