Hari ini, 22 April 2021, sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana meninggal dunia. Radhar Panca Dahana lahir di Jakarta, 26 Maret 1965. Lulusan EHESS Paris, Prancis dan pengajar Sosiologi di fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia. Kini menetap di Tangerang Selatan, Banten. Kumpulan puisinya Simfoni Duapuluh (1985), Lalu Waktu (1994), Lalu Batu (2003), Lalu Aku (2011) dan Manusia Istana (2014). Buku prosa Masa Depan Kesunyian (1996), Ganjar…
Category: Puisi
Menjadi Penyair Lagi dan Puisi Acep Zamzam Noor Lainnya
Menjadi Penyair Lagi Melva, di Karang Setra, kutemukan helai-helai rambutmuDi lantai keramik yang licin. Aku selalu terkenang kepadamuSetiap menyaksikan iklan sabun, sampo, atau pasta gigiAtau setiap menyaksikan penyanyi dangdut di televisiKini aku sendirian di hotel ini dan merasaMenjadi penyair lagi. Bau parfummu yang memabukkanTiba-tiba menyelinap lewat pintu kamar mandiDan menyerbuku bagaikan baris-baris puisiKau tahu, Melva,…
Puisi Sitor Situmorang
Sitor Situmorang adalah salah satu penyair Indonesia yang dihormati. Ada satu puisi Sitor Situmorang yang sangat terkenal. Judulnya Malam Lebaran yang liriknya “hanya” bulan di atas kuburan. Namun, sebenarnya puisi-puisi beliau begitu banyak yang bagus. Puisi-puisi Sitor Situmorang berikut ini adalah puisi pilihan Sitor Situmorang yang diambil dari buku kumpulan puisi Sitor Situmorang, Kumpulan Sajak…
Sembilan Batang Dupa
Tidak di langit ini, kita akan bertaruhpada sembilan batang dupa Ketika menghirup asapnya, kita tersedot jauhke sepuluh tahun lalu, dalam seragam putih abu Siapa pun akan merindukan masa-masa itudan mengubah kegagalan demi kegagalankarena kebodohan bisa milik semua orang Semangat yang terlampau gebu untuk mendakihimalaya atau jayawijaya, sama sajaadalah mimpi kosong, seorang pelamun yang gagalmengerjakan soal…
Puisi Umbu Landu Paranggi, Presiden Penyair Malioboro
Siapa yang tidak mengenal Umbu Landu Paranggi? Penyair berdarah biru ini dijuluki Presiden Penyair Malioboro. Ia dianggap sebagai guru dari banyak penyair. Malam ini, aku ingin sekali menyajikan puisi Umbu Landu Paranggi itu. Baca dulu: Puisi Subagio Sastrowardoyo Ibunda Tercinta Perempuan tua itu senantiasa bernama:duka derita dan senyum yang abaditertulis dan terbaca jelas kata-kata puisidari…