Puisi Firman Fadilah

BIRU LANGIT Biru saja langit itu, memantul di kaca spionjuga lautnya yang lihai memancarkan cintayang dalam, …., tapi tanah kita kering oleh lelehanair mata, dan mulut-mulut meluluhanya bisu suaranya; para pekerja yangminimum upahnya di tengah nasib yang kiansusahnya, alangkah biru langit kita ke seluruhcakrawala, panorama yang memikat selaksasuasana, …., hingga dengan mudahnya kabarmiringnya kepemimpinan, murahnyakerusuhan,…

Puisi Ngadi Nugroho

Nyanyian Hati Mungkin esok lebaran semakin meriah. Seperti riuh isi kepala, yang seakan mau meledak saja. Seperti bunyi petasan yang disulut di sepanjang jalan. Suara takbiran pun semakin terdengar kencang diteriakkan. Menuju Allah di atas Arsy sana. Berjingkat-jingkat malu-malu membisikkan kepadaNya,”lebaran ingin kami tertawa dan putar-putar keliling kota, namun di rumah, wajan penggorengan dan motor…

Puisi Bintang Ramadhana Andyanto

Sajak Cinta Layar senja telah disaksikan,tetapi calon penyair itu masih saja kesulitanuntuk menulis sebuah sajak cinta. Sore tak henti-hentimenertawainya, sementara malam masih sabar mengamatidari ujung ruangan. Tinta pena yang ia genggam sedaritadi perlahan mulai kedinginan karena lama tak dihangatkandengan bait-bait rayuan. Dan secarik kertas hanya bisa rebahandi atas meja selagi menunggu sang tuan yang sungguh…

Puisi Rohid Bachtiar

Tentang si miskin—si kaya.  Majas ironi …. Sungguh, strata sosial memisahkan mereka, meskipun mereka hidup berdampingan. Si kaya, sibuk bermegah-megahan di dunia. Wajar saja dalam segi ekonomi, dia pemenangnya. Apa pun dengan uang, mampu ia beli. Si miskin, sibuk menata hidupnya di dunia. Wajar saja segi ekonomi, dia banyak kurangnya. Apa pun diupayakan, agar semua terpenuhi. Si miskin bersusah…

Puisi @6unie | Apa Kabar Indonesia?

APA KABAR INDONESIA ? Apakah masih hujan hari ini?  Aku ingat setiap hujan tiba, kita mengapung di jalan bersama-sama. Tak ada gardu pos atau rumah tinggal untuk kita. Kita tak pernah mengeluh seperti orang kehabisan suara. Hujan, katamu, hanya titik pada tilas di matamu, yang menyekat merih pada pagi hari yang hilang suara sampai ia…

1 … 6 7 8 9 10 … 56