TAK ADA RASA KANTUK DALAM HIDUP INI Hidup sungguh enggan memejamkan mataketika beberapa kali tampak sebuah peringatan di sepanjang jalan:“sebentar lagi manusia semakin lihai bertahan hidup” Langit sungguh mengamini suara di sepanjang jalan:ibu-ibu menangis melihat kenyataan bahwa hidup merekaterdiri atas gorengan nasibnya teramat malang;kendaraan bermotor hanya peduli kepadamajikannya agar lekas tiba di kantor,ia tidak tahu…
Category: Puisi
Puisi Alfiyani Serli Cristiningsih | Ringkasan Keluhan
Ringkasan keluhan Rasa putus asa bersikeras menggerogoti hingga pening dibuatnyaSegala angan yang dulunya menyala-nyala kini entah di manaDengan kekecewaan yang kian membaraMenggantungkan harapan pada mereka yang berkuasa Menulikan telinga pada kami rakyat biasaOleh mereka pamongpraja yang bertindak semaunyaMemanipulasi hak orang banyak yang tak berdosaMereka yang nampak dungu perihal hak dan kewajiban semestinya Permasalahan kini begitu…
Puisi Lilis Karlina
Kali ini dihadirkan puisi Lilis Karlina, penulis kelahiran Madiun, Jawa Timur. Silakan kirimkan karyamu ke Catatan Pringadi. Waktu Paling Baik Melawan Lupa kita memilih terjaga saban malammenikmati udara dingin dengan secangkir kopi pahit kesukaanmumenghabiskan pagi dan siang memeluk mimpi lebih dulukarena malam adalah tempatmu bekerjawaktu paling baik melawan lupa di sebelah mesin ketikmusekarang ada foto…
Puisi Agus Sanjaya
Hantu Minyak, Membuat Tegang Saja mentari menembus celah jendela, membangunkan tidur orangtua yang resah. mimpi mereka terlalu buruk, napas menjadi terasa ngik-nguk.hantu minyak itu semakin nyata, seperti di berita-berita. kepala berbentuk uang, dengan anggota badan kuyang. bagaimana tak membuat orang tegang? tiap waktu, hantu minyak itu berdansa di wajan. seperti otak licik beberapa lahan, melinting…
Puisi Firman Fadilah
BIRU LANGIT Biru saja langit itu, memantul di kaca spionjuga lautnya yang lihai memancarkan cintayang dalam, …., tapi tanah kita kering oleh lelehanair mata, dan mulut-mulut meluluhanya bisu suaranya; para pekerja yangminimum upahnya di tengah nasib yang kiansusahnya, alangkah biru langit kita ke seluruhcakrawala, panorama yang memikat selaksasuasana, …., hingga dengan mudahnya kabarmiringnya kepemimpinan, murahnyakerusuhan,…