Perbedaan Kata “Akut” dan “Kronis”

Saya pernah menulis puisi. Kemudian, puisi itu dianalisis. Dalam analisis tersebut, sang penulis mengkritik (atau mempertanyakan) kata “akut” yang saya gunakan. Menurutnya, saya lebih tepat menggunakan “kronis”. Kayaknya, kedua kata tersebut sama, tetapi berbeda lho. Apa sih perbedaan kata “akut” dan “kronis”? Sebelum menjawab itu, mungkin teman-teman mau membaca bagaimana puisi yang saya buat: Sajak…

Bangsa Banyak Gawe

Dilahirkan di Palembang oleh orangtua berdarah Jawa membuat saya berbangga hati, sebab keduanya identik dengan etos kerja yang tinggi. Tanya saja para pemuda Palembang yang hendak bepergian. Mereka bakal menjawab ado gawe, yang berarti ada pekerjaan. Begitu pula orang-orang Jawa yang sering berkata nyambut gawe, alias bekerja. Saya membayangkan lelucon semasa baru lulus SMA itu menjadi kenyataan. Barangkali begitu juga jawaban banyak orang saat…

Puisi | Burung Kuwaw

Ia menghitung dari satu sampai enam puluh lima tetapi ibunya tak kunjung pulang ke rumah Ia memasang telinga sebaik-baiknya, agar langkah dari kejauhan dapat ia kenali sambil membayangkan sebatang tebu yang tinggi dengan rasa manis yang bikin liur tuhan menetes Namun, ia mulai menembang Hari demi hari, batang demi batang tebu yang dibawa Semua busuk…

Staycation di Sahira Butik Syariah Hotel, Paledang

Jauh-jauh hari sudah kurencanakan jadwal staycation berikutnya. Pasalnya waktu itu ada promo yang sedikit curang. Sahira Butik Syariah Hotel di Paledang, Bogor jadi pilihan. Oh iya, Sahira Butik Hotel ini lokasinya beda lho dengan The Sahira Hotel. Baca Juga: Pengalaman Staycation di The Sahira Hotel, Bogor Kenapa sedikit curang? Waktu itu ada promo diskon 50%…

Puisi-puisi An Naufil

Sebagai Sehelai Daun Sebagai sehelai daun hatiku terpaku cemburu pada sepasang merpati yang selalu memadu hati hingga senja menjemput mereka dengan sahaja Sebagai sehelai daun berusaha tegar adalah perisai paling dasar meski terik surya hina tak jarang memanggang jiwa Sebagai sehelai daun tubuhku kemarau dari segala pukau tempat bertumpu beribu debu masih adakah setetes embun…

1 158 159 160 161 162 307