Hujan deras mengguyur Sumbawa sore itu. Kami masih asik main pingpong di kantor setelah jam pelayanan (pukul 03.00 sore) selesai. Tidak ada pikiran hujan tersebut akan menyebabkan banjir. Sebab beberapa tahun di rumah dinas, hujan sederas apa pun hanya akan menyebabkan air menggenang di depan rumah, atau masuk ke dapur yang memang posisinya lebih rendah….
Author: Pring
Libur Natal Bersama Keluarga ke Tambak, Banyumas
Sudah direncanakan jauh-jauh hari, libur Natal kemarin, aku bersama keluarga pergi ke Tambak, Banyumas. Sedikit yang tahu, bahwa kampung leluhurku berada di sana. Setelah kakek dan nenekku meninggal, di sana masih ada bukde dan bulik, bersama banyak sepupu. Entah benar atau tidak, menurut orang tuaku silsilahku sampai ke Singa Ndanu, yang lebih dikenal sebagai Syekh…
Cerpen Pringadi Abdi | Menjadi Sebuah Pepaya
“Kenapa kamu ingin menjadi pepaya?” “Karena Pak Habibie sudah tak ada….” Aku termenung mendengar jawaban anak muridku. Baru saja kutanyai cita-cita mereka satu per satu. Ada yang menjawab ingin jadi dokter, jadi pilot, jadi tentara. Tiba giliran Misman. Dia bilang ingin jadi pepaya.
Menengok Minangkabau Tempo Dulu di KBA Jorong Tabek
Sejumlah buku tersusun rapi di rak. Tampak beberapa anak-anak dan remaja duduk manis membaca buku di rumah begonjong di Jorong Tabek itu. Lewat jendela dunia, mereka menganali berbagai macam hal—dan dari jendela Rumah Pintar itu angin khas Talang Babungo yang sejuk menyapa mereka semua.
Bahasa Daerah Terima Kasih
Bagaimana mengucapkan terima kasih dalam berbagai bahasa daerah? Tentu saja kita sering mengucapkan terima kasih, karena kata tersebut sangat penting, menunjukkan kesantunan dan karakter bangsa Indonesia yang ramah. Berikut ini ucapan terima kasih dalam 35 bahasa daerah