Tiga Puisi

Malam Menua, Rambut Beruban Bukan Salah Soal Ujian ia akan pergi ke tukang potong rambut untuk menyambut masa ujian disisakan setengah centi dari pikirannya agar ia bisa berpikir pendek   dengan demikian, pertanyaan-pertanyaan yang muncul di lembar soal akan tidak ragu-ragu dia jawab, benar atau salah, itu urusan tuhan   (2015)   Kerapu Merah dengan…

Sesaat Sebelum Pesawatku Jatuh

aku ingin dibiarkan tenggelam dan menghilang dimakan ikan-ikan kelaparan atau membusuk tinggal tulang sebelumnya aku akan menikmati kisah pi dalam permainan gelombang laut yang lebih dahsyat dari gelombang maut dan menatap langit malam tahun baru tanpa nyala kembang api yang memencar ada rasi bintang yang malumalu mengintipku mereka menahan diri agar aku tak ingat jalan…

Tolong Tebak, Ada Apa dalam Kepala 1 Januariku?

aku mencoba menumbuhkan pohon di dalam kepalaku, tetapi tak ada unsur hara yang memadai. ada hamparan tanah yang gersang, tak dihuni siapa pun sebatang rumput yang masih bertahan menyebut dahaga tetapi itu cara terbaik menguji iman aku pikir-pikir tak pernah ada yang mondar-mandir kecuali angin yang sudah milik seseorang aku tak paham, kapan aku akan…

Puisi Pringadi Abdi Surya, diterjemahkan oleh John H. McGlynn

The Last Rain in Memory I will set aside this mist for you until the time comes to meet for leaves have only just begun to grow after the curse of a century of drought for my failure as a man to turn stones into gold an elderly alchemist named khidir who disappeared into eternity…

Catatan Hati: Fiksi

Segala hal yang tak dapat kulakukan di kenyataan, dapat kurengkuh di dalam fiksi, termasuk memilikimu. Aku tidak tahu apakah fiksi adalah sebuah tempat pelarian terbaik bagi perasaan. Segala hal yang tidak dapat dikatakan, tidak patut dan pantas diucapkan, bisa dituangkan di dalam fiksi. Kadang-kadang aku bingung sendiri, hidupku yang nyata itu adalah seseorang yang mengetik…

1 2 3 4