Category Archives: Tips

Inilah 2 Hal Seputar Luka Operasi Caesar yang Perlu Anda Perhatikan

 

Operasi caesarOperasi caesar merupakan salah satu operasi yang dilakukan oleh banyak ibu di dunia ini. Operasi ini bertujuan untuk membantu para ibu dalam proses persalinan agar bisa berjalan lancar. Tapi, setelah operasi caesar, setiap ibu perlu menghadapi luka bekas operasi caesar di area sekitar perutnya. Tapi, tahukah Anda kalau ada beberapa hal seputar luka operasi caesar yang perlu diperhatikan? Inilah dia beberapa diantaranya.

Cara menyembuhkan luka pasca operasi caesar

Meskipun setelah melakukan operasi caesar akan timbul luka di area sekitar perut, namun bukan berarti luka tersebut tidak dapat disembuhkan sama sekali. Dengan melakukan perawatan yang tepat, luka bekas operasi caesar bisa disembuhkan dengan mudah. Setelah luka tertutup dengan sempurna serta jahitan juga telah dilepas, berikan pijatan lembut di area sekitar bekas luka. Proses pemijatan berguna untuk memperlancar aliran darah agar tidak terasa mati rasa di area tersebut. Anda juga bisa menggunakan krim khusus untuk menghilangkan bekas luka agar proses penyembuhan berjalan lebih optimal. Ketika bekas luka terasa gatal, jangan garuk dengan tangan karena bisa menimbulkan iritasi yang membuat luka tak kunjung sembuh.

Apakah bekas luka bisa hilang?

Mayoritas ibu yang melahirkan dalam kondisi caesar tentu akan bertanya apakah bekas luka setelah operasi bisa dihilangkan atau tidak. Hal ini merupakan hal yang wajar mengingat setiap ibu tentu ingin tetap terlihat cantik dan ingin kulitnya tetap kencang setelah melahirkan. Sayangnya, bekas luka pasca operasi caesar tidak dapat hilang dengan sempurna.

Setelah melakukan operasi, bekas luka operasi tidak bisa hilang secara total. Meskipun demikian, Anda tetap bisa meminimalisir bekas luka bekas operasi menjadi garis tipis yang memanjang hingga tersamarkan. Namun, meskipun menggunakan krim-krim yang diklaim mampu memudarkan bekas luka, Anda perlu mengetahui bahwa bekas luka tidak akan hilang sepenuhnya.

Penggunaan obat luka operasi caesar bisa menjadi jalan terbaik untuk membantu membuat ibu yang baru melakukan persalinan merasa lebih nyaman. Sebab, dengan menggunakan obat tersebut luka bekas operasi bisa lebih cepat pulih. Sehingga, proses pemulihan pasca operasi bisa berjalan lebih optimal dengan menggunakan obat tersebut.

Teknik Menutup Cerita Pendek

Setelah belajar teknik membuka cerita pendek, yang tak kalah sulitnya adalah teknik menutup cerita pendek.


“Menulis pembuka adalah keahlian yang hebat, tetapi yang lebih hebat lagi adalah menulis penutup.”

Thomas Fuller


Perlu beberapa proses sebelum kita menentukan bagaimana cerita kita akan diakhiri. Pertama, bacalah kembali cerita yang sudah kita tulis. Resapi segala plotnya untuk mengenali segala sebab akibat yang ada di dalam penceritaan.

Kemudian tanyakan kepada diri kita, apakah tujuan ceritanya? Hal apa sih yang kita inginkan dari para pembaca?

Lalu tanya sebenarnya kita ingin akhir cerita yang bagaimana? Apakah kita menginginkan akhir cerita yang mengejutkan? Akhir cerita yang tak terduga? Akhir cerita tidak jelas atau menggantung? Akhir cerita yang bahagia selamanya? Semacam itu.

Dikutip dari situs Denny Prabowo, ada beberapa jenis akhir cerita:

1. Penutup yang Mengejutkan

Aryani kini sudah berada di depan rumahnya. Ia melihat Ayahnya masih membaca koran di beranda. Mamanya masih asik menonton televisi di dalam kamarnya. Aryani menangis. Kedua orang tuanya tidak ada yang mengetahui bahwa anak gadisnya itu sudah menjelma seekor kupu-kupu.
Dengan perasaan terluka ia memasuki halaman rumahna dan terbang menghampiri jendela kamarnya. Tetapi, di dalam kamarnya ia melihat dirinya sedang bermain boneka yang tiba-tiba saja langsung menatap ke arahnya.
Ia melihat dirinya menunjuk-nunjuk ke arahnya, sambil berteriak.
“Kupu-kupu! Kupu-kupu!”

(Mengejar Kupu-kupu karya Noor H. Dee)

Cerita ini ditutup dengan sebuah kejutan bagi pembacanya. Ariyani yang telah menjelma kupu-kupu ternyata melihat dirinya masih berada dalam kamarnya. Lalu apakah yang sebenarnya terjadi dan siapakah yang asli, ataukah hanya sebuah fantasi? Kita terkejut dan penasaran dengan penutup cerita ini. Kelebihan teknik ini adalah jalinan cerita sebelum penutup akan terasa lebih kuat dengan ending kejutan seperti ini. Kita akan berpikir dan memutar balik otak kita untuk mencerna lebih seksama cerita yang disajikan.

2. Penutup yang Memperdaya

Gadis berkepang dua itu berhanti. Matanya yang tajam menembus malam.
“Jadi kamu mau bilang kenapa kamu pengin jadi tentara?
“Iya, tapi aku harus membisikkannya di telingamu.”
Sukab mendekatri Ratri dan membisikkan sesuatu. Hanya Ratri yang tahu, kenapa Sukab ingin jadi tentara.

(Sukab ingin Jadi Tentara karya Seno Gumira Ajidarma)

Sejak dari awal cerita, cerpen ini membangun rasa ingin tahu pembaca, akan motivasi dari tokoh Sukab yang ingin menjadi tentara. Sepanjang cerpen ini, pembaca diajak menduga-duga mengapa Sukab yang meski ditentang oleh ayahnya, tetap ngotot mau jadi tentara. Kengototan Sukab itu membuat orang-orang terdekatnya bertanya-tanya, termasuk Ratri, kekasihnya.

Setelah didesak oleh Ratri dan diancap akan diputus cintanya, Sukab pun mengungkapkan motivasinya kepada tokoh Ratri. Dan cerpen ini ditutup dengan kalimat yang ‘memperdaya’ pembaca: Hanya Ratri yang tahu, kenapa Sukab ingin jadi tentara. Mungkin pembaca akan merasa ‘dikerjai’, tapi percayalah, pembaca akan terus mengingat kalimat penutup itu.

3. Penutup yang Merangkum

Tidak berapa lama kemudian, seorang pejuang yang tidak berprasangka apapun, yang menyukainya karena ketabahannya, dan yang kemudian mencintainya apa adanya, menikahinya dan menjadikannya seorang wanita terhormat.

(Mademoiselle Fifi karya Guy de Maupassant)

Cerita ini berkisah tentang seorang pelacur yang tidak tahan saat dipermalukan oleh seorang tentara Prusia. Dia menikamnya hingga tentara itu mati, lalu kabur dan menyembunyikan diri. Seluruh peersitiwa ini disajikan dengan dramatis, tetapi akhir cerita dirangkum seperti di atas.

Peristiwa dramatis utama memakan waktu beberapa jam, jadi akhir cerita ini dibuat narasi dalam bentuk rangkuman. Dalam kasus seperti ini, strategi ini lebih baik daripada terus bercerita bertele-tele. Namun, sebuah rangkuman cenderung menyebabkan cerita menjadi mirip dongeng. Banyak film yang menggunakan teknik ini, sebagai cara untuk keluar dari bingkai peristiwa yang diceritakan dalam film, tanpa harus bertele-tele dan memperlambat film itu sendiri sehingga teknik ini tampak sudah sangat kita kenal dengan baik. Namun, karena sudah jarang digunakan dalam fiksi, penutup rangkuman bisa menjadi salah satu pilihan yang baik.

4. Penutup yang Terbuka

Perempuan itu masih berdiri di muka jendela kamarnya. Menatap kegelapan di luar sana. Seperti berharap malam tak segera berlalu, dan hari urung berganti pagi. Cakrawala masih menyisakan warna senja yang begitu tua. Sesaat lagi kelambu malam siap dibentangkan. Dia pasti datang! Begitu hati Tambuli menengahi keresahannya. Lelaki itu sudah berjanji akan menjemputnya. Dia tak mungkin dua kali menuangkan muntah ke dalam guci berisi air yang telah dicampur gula putih dan gula merah itu, untuk menunda prosesi pengesahan pernikahannya dengan lelaki tujuh puluh yang telah pula memiliki keluarga.
Dia pasti datang! Sekali lagi hati Tambuli berucap. Lalu sebuah ketukan dipintu. Tambuli ragu membuka. Sesosok bayang menerobos pekat malam baru saja tertangkap ujung matanya, bergerak mendekat ke arah jendela kamarnya.

(Tambuli, Perempuan yang Berdiri di Muka Jendel karya Denny Prabowo)

Banyak pengarang berkeberatan dengan penutup yang manis karena sepertinya bertentangan dengan kehidupan sehari-hari, yang akan terus berlangsung saat sebuah peristiwa sudah “berakhir”, dan pantulan peristiwa itu akan terulang kembali dalam berbagai pengalaman baru. Teknik penutup cerita yang terbuka adalah solusinya. Tutuplah cerita saat aksi masih sedang berlangsung. Banyak yang telah dikemukakan tentang pembuka in medias res (di tengah narasi atau plot), tetapi Anda juga bisa keluar di tengah-tengah sebuah kejadian.

Anda Investor Pemula? Kenali Terlebih Dahulu Membeli Saham Online yang Benar

Anda yang mendapatkan keuntungan yang besar saat berinvestasi, ada baiknya memilih jual beli saham. Jenis investasi tersebut memang menjadi salah satu yang paling difavoritkan, apalagi modal yang dibutuhkan tidak sebanyak Anda membuka bisnis sendiri. Tidak heran anak-anak muda zaman sekarang mulai beralih bermain saham agar mendapatkan modal masa depan yang lebih banyak.



Di sisi lain, karena perkembangan teknologi sudah semakin maju, maka Anda bisa melakukan investasinya melalui sistem saham online. Dari cara penggunaan dan aksesnya memang lebih mudah dibandingkan Anda datang ke kantornya. Tapi, konsep bermainnya masih sama seperti pada umumnya.

Sebagian orang masih menganggap kalau jual beli saham sama saja dengan berjudi. Padahal berinvestasi saham harus menggunakan strategi yang pintar dan daya analisa yang tepat agar mendapatkan banyak keuntungan. Berbeda dengan judi yang hanya sembarang menebak saja.

Maka dari itulah, Anda yang masih pemula perlu mempelajari bermain SAHAM ONLINE agar tidak terjadi kerugian dan meminimalisasi risikonya.

Jangan malu bertanya ke orang yang lebih ahli

Sebelum Anda memutuskan untuk berbisnis saham, ada baiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu mengenai cara-cara membeli saham yang tepat. Anda bisa menemukan informasinya melalui situs-situs tutorial, buku, maupun bertanya langsung ke orang yang sudah pernah melakukannya.

Jangan malu bertanya ke orang yang lebih ahli karena pastinya mereka sudah lebih berpengalaman dalam jual beli saham secara online. Selain itu, tanyakan pada mereka apa saja persyaratan yang harus Anda penuhi agar akun Anda bisa diverifikasi secara cepat oleh pihak brokernya.

Konsultasi saham mana yang ingin dibeli atau jual

Di awal-awal Anda bermain saham online, tentu Anda belum memiliki pengalaman sama sekali dan masih bingung dengan cara jual maupun membelinya. Konsultasikan hal tersebut dengan broker Anda untuk meminta pendapat mereka. Pastinya mereka jauh lebih paham dan memberikan Anda peluang mendapatkan keuntungan yang seimbang.

Anda dapat bertanya ke mereka strategi apa yang perlu digunakan agar resikonya semakin kecil tapi keuntungannya lebih besar. Kalau sudah terbiasa, Anda dapat melakukannya sendiri.

Lakukan analisa teknikal

Dalam bermain saham online, Anda seperti diharuskan menggunakan analisa teknikal. Tujuannya adalah untuk mengetahui harga saham terbaik saat menjual maupun membelinya. Anda perlu mengamati grafik perubahan harga yang ada di halaman aplikasi saham Anda. Grafik tersebut menjadi pertimbangan Anda apakah ingin menjualnya atau membelinya.

Konsepnya sama dengan cara konvensional di mana saat harga naik adalah kesempatan bagus untuk menjualnya dan harus turun merupakan peluang untuk membeli saham yang baru. Pastikan Anda memilih timing yang tepat agar mengurangi resikonya dan keuntungannya lebih besar.



Pastikan Anda memilih perusahaan sekuritas yang terpercaya, seperti Mandiri Sekuritas yang sudah memberikan pelayanan investasi terbaik untuk para nasabahnya. Produk-produk investasi selain saham online bisa Anda lihat melalui mandirisekuritas.co.id.

4 Alasan Mengapa Sewa Bus Lebih Menguntungkan

Biasanya bus dibutuhkan ketika akan berwisata atau mengunjungi tempat tertentu dengan rombongan dalam jumlah besar. Bus dipilih karena dinilai lebih efektif dan efisien dalam mengatasi masalah selama perjalanan, terutama jika perjalanan yang dilakukan cukup jauh. Selain itu, masih banyak keuntungan lain yang bisa kita dapatkan jika memilih sewa bus dibandingkan dengan menggunakan mobil pribadi.

4 Alasan Mengapa Anda Harus Sewa Bus

Banyak orang yang bimbang memilih jenis transportasi antara bus atau mobil ketika akan bepergian. Setiap kendaraan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun jika Anda pergi bersama rombongan besar akan lebih efektif jika menggunakan bus. Berikut ini keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan bus.

Efisiensi Lahan Parkir

Dengan menggunakan bus, Anda tidak perlu lagi kebingungan mencari tempat parkir. Bayangkan saja jika Anda dan rombongan membawa beberapa mobil, maka akan kerepotan mencari parkir yang berdekatan. Selain itu, waktu Anda akan terbuang karena digunakan untuk menata lebih dari satu kendaraan. Sewa bus sangat efisien untuk meminimalkan lahan parkir yang dibutuhkan.

Mudah Mengkoordinasi Penumpang

Ketika pergi berwisata, penumpang akan berpencar untuk menikmati waktu wisatanya masing-masing. Setelah waktu di tempat wisata selesai, mereka harus berkumpul bersama-sama kembali di tempat parkir. Dengan ukuran bus yang besar maka penumpang mudah mengenalinya sehingga waktu berkumpul akan lebih cepat. Sedangkan jika Anda menggunakan mobil yang ukurannya lebih kecil dan banyak model yang serupa, tentu saja akan lebih sulit ditemukan.

Hemat Anggaran

Alasan mengapa Anda harus memilih untuk sewa bus selanjutnya adalah karena lebih hemat anggaran. Menggunakan bus lebih hemat biaya karena Anda tidak perlu membayar parkir untuk beberapa mobil sekaligus. Selain itu, bahan bakar yang digunakan akan lebih sedikit dibandingkan dengan beberapa mobil. Biasanya bahan bakar sudah masuk ke dalam fasilitas dari rental bus yang diberikan. Jika Anda ingin menggunakan jasa sopir dari rental, pihak rental juga menyediakannya. Jadi Anda tidak perlu repot mencari sopir sendiri.

Bagasi Lebih Besar

Bus memiliki bagasi yang lebih besar dibandingkan mobil sehingga barang bawaan penumpang yang bisa dimuat akan lebih banyak pula. Terutama jika Anda berwisata dan menginap di hotel, maka barang bawaan pasti akan semakin banyak. Apabila memilih menggunakan mobil pribadi pasti barang yang Anda bawa akan dipangkas agar muat di dalam bagasi. Selain itu, Anda juga akan lebih nyaman karena barang bawaan berada di dalam bagasi tersendiri tidak di dalam bus.




Itulah beberapa alasan mengapa menyewa bus lebih menguntungkan dibandingkan menggunakan mobil pribadi jika sedang bepergian dengan rombongan besar. Jasa sewa bus kini sudah ada di berbagai daerah sehingga Anda tidak perlu susah mencarinya. Kunjungi https://www.sembodorentcar.co.id/ untuk mendapatkan pelayanan maksimal.

 

 

Tentang Karakter/Penokohan di dalam Fiksi

Hal pertama, ingatlah bahwasanya karakter di dalam fiksimu adalah manusia, punya sisi kemanusiaan, manusiawi. Pembaca ingin melihat karakter fiksi sebagai bagian dari dunia ini. Mereka ingin tahu betul seperti apa karakter fiksimu, seperti halnya mereka mengenal teman atau keluarga mereka dan bahkan diri mereka sendiri.



Karakter adalah apa yang dia lakukan. Hal-hal yang harus dimiliki karakter adalah:

  • Motif
  • Masa lalu
  • Reputasi
  • Stereotip
  • Jaringan
  • Kebiasaan dan pola
  • Bakat dan kemampuan
  • Selera dan preferensi
  • Tubuh

karakter fiksi

Yang membuat sebuah karakter menarik adalah fakta bahwa karakter fiksi punya tujuan pasti yang ingin dicapai. Jika ia karakter utama, ia harus sangat menarik dan dapat membuat pembaca percaya dengan apa yang dilakukannya. Jika ia karakter pendukung, ia harus menyesuaikan diri dengan jalannya cerita atau menjadi kejutan/twist, meningkatkan tensi atau menyampaikan informasi penting, bukan cuma disebutkan dan tidak memilki peran apa-apa di dalam cerita.

Ada tiga pertanyaan tantangan yang akan diajukan pembaca atas ceritamu:

  1. So what?

Di sini kamu harus benar-benar meyakinkan pembaca kenapa ceritamu penting, kenapa pembaca harus peduli dengan ceritamu, kenapa pembaca harus mengorbankan waktu untuk membaca ceritamu.

  1. Oh yeah?

Buat pembacamu percaya pada ceritamu seakan-akan itu benar-benar terjadi bahka pada diri mereka sendiri. Jika tidak, kamu akan terlihat bodoh di hadapan pembaca.

  1. Huh?

Jangan bikin pembaca bingung. Jangan bikin cerita yang lebay.


 

Karena kamulah pembaca pertama, ya, kamu harus memosisikan diri sebagai penulis dan pembaca sekaligus. Kamu harus memperhatikan betul-betul karaktermu. Kamu bagi dua dirimu. Kamu-penulis berbeda dengan kamu-pembaca. Lihat karaktermu dari sisi belief, keterlibatan emosi dan pemahaman.



Untuk itu, kamu harus menginterogasi karaktermu. Tanyakan pertanyaan sebab-akibat atas setiap pikiran dan tindakannya.