Cari Apartemen Murah di Jakarta Pusat Sambil Jalan-jalan ke Museum

Sejak resmi ditempatkan di Kantor Pusat DJPb di Jakarta, September 2016 lalu, aku belum sekali pun menghabiskan akhir pekan di Car Free Day di Jakarta. Padahal, itu termasuk list wajib dikunjungi selain Monas dan berbagai museum di Jakarta.

Pasalnya, meski bekerja di Jakarta, rumahku di Kabupaten Bogor. Butuh usaha ekstra untuk bisa berangkat pagi-pagi sekali ke area sekitar Bundaran HI. Alternatifnya, harus menginap malam Minggunya.




Akhirnya, setelah lebih dari 3 tahun, 15 Maret nanti aku sudah merencanakan untuk mengikuti Car Free Day sekalian mengunjungi museum-museum yang ada di Jakarta. Sudah kupesan pula penginapan di dekat situ, sebuah apartemen Jakarta Pusat. Batavia Apartments namanya. Dekat dengan stasiun Tanah Abang.

Museum-museum di Jakarta

Tahu nggak sih kalau di Jakarta banyak museum yang menarik dikunjungi? Ada banyak banget sebenarnya museum di Jakarta, tetapi yang dekat dengan tempatku menginap, boleh jadi 5 museum ini.

Museum Taman Prasasti

Museum Taman Prasasti

Museum Taman Prasasti ini berada di Jalan Tanah Abang. Sebelumnya museum ini merupakan area pemakaman elite di masa kolonial Belanda. Koleksi museum ini cukup menyeramkan (atau bahkan justru menarik untuk sebagian orang), mulai dari batu nisan hingga peti jenazah yang pernah membawa Presiden ke-1 RI dan wakilnya. Di bagian depan museum, kamu bisa melihat sebuah tiang dengan lonceng yang tergantung di atasnya. Dulunya, lonceng ini biasa dibunyikan jika ada orang meninggal yang akan dimakamkan di sini.
Sejumlah tokoh berpengaruh dimakamkan di sini, sebut saja Olivia Raffles yang merupakan istri dari Thomas Raffles, yang dikenal sebagai penemu Singapura. Selain itu, kamu juga bisa menemukan makam Soe Hok Gie, aktivis mahasiswa yang terkenal dari Universitas Indonesia.

Harga tiket masuk : Rp5.000 per orang
Jam buka: Selasa – Minggu : 09:00 – 16:30

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Museum yang satu ini berlokasi di tengah kota, tidak jauh dari Bundaran Hotel Indonesia. Tepatnya, di sebelah gedung Bappenas, Taman Suropati. Apa yang menarik? Museum ini banyak menceritakan sejarah kemerdekaan Indonesia, termasuk bagaimana naskah proklamasi diketik oleh Sayuti Melik.

Yang unik, ada bunker di taman belakang museum. Bunker bawah tanah ini digunakan sebagai tempat persembuyian jika ada serangan dari pihak musuh.

Harga tiket masuk : Rp2.000 per orang
Jam buka
Selasa – Minggu : 08:00 – 16:00

Museum M. H. Thamrin

Museum MH Thamrin

Museum yang berlokasi di Jalan Kenari, Senen, Jakarta Pusat, ini memajang banyak hal terkait kehidupan masyarakat Betawi. Di bagian depan museum, terdapat patung MH Thamrin, pahlawan yang namanya diabadikan sebagai nama jalan.

Perlengkapan instrumen musik khas Betawi juga menjadi salah satu benda koleksi di sini, misalnya saja alat musik pukul tanjidor.

Harga tiket masuk : Gratis
Jam buka
Selasa – Minggu : 09:00 – 16:00

Museum Nasional/Museum Gajah

Museum Gajah

Museum yang berada di jalan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat ini dulunya disebut Museum Gajah lantaran keberadaan patung gajah ikonik yang berada di luar gedung. Di museum ini kamu bisa belajar sejarah Indonesia lewat prasasti dan arca peninggalan kerajaan di masa lampau.

Harga Tiket Museum Gajah
– Pengunjung Perorangan
– Dewasa : Rp 5.000,-
– Anak-anak : Rp 2.000,-

Jam Operasional Museum Gajah
Senin : Tutup
Selasa s/d Jumat : Pukul 08.00 – 16.00
Sabtu s/d Minggu : Pukul 08.00-17.00

Museum Tekstil

Museum Tekstil

Museum di Jakarta Pusat yang letaknya tersembunyi ini juga bisa jadi salah satu tujuan wisatamu. Museum Tekstil yang berlokasi di kawasan Tanah Abang ini merupakan cagar budaya yang mempunyai tugas khusus. Mulai dari mengumpulkan, mengawetkan, serta memamerkan karya seni tekstil Indonesia. Di sini kamu juga bisa belajar membantik lho!

Harga Tiket Museum Tekstil
– Dewasa : Rp 5.000,-
– Mahasiswa : Rp 3.000,-
– Anak-anak : Rp 2.000,-

Jam Operasional Museum Tekstil
Selasa s/d Minggu 09.00 – 15.00


Tips Cari Apartemen Murah di Jakarta Pusat

Mau keliling museum kayak aku juga? Jangan lupa pertama-tama cari dulu tempat menginap yang murah dan strategis. Aku sarankan sih pilih apartemen saja. Berikut tips cari apartemen murah di Jakarta Pusat.

Carilah Apartemen di Traveloka

Sebab di Traveloka pilihannya beragam. Selain itu, pelayanannya sudah tergaransi baik. Pernah nggak sih mau pesan apartemen terus check in lama banget. Tunggu-tungguan dengan pihak pengelola. Kalau lewat Traveloka, tinggal bawa KTP saja. Jangan lupa pastikan apartemen tersebut butuh uang deposit apa nggak, ya.

Pastikan Lokasi

Pastikan lokasi apartemen tersebut sangat strategis, dekat dengan tujuan yang kita inginkan. Untungnya di Traveloka ada fitur untuk mencari apartemen yang berada di kecamatan tertentu di Jakarta. Atau kalau kita berada di lokasi, pilih saja Near Me.

Fasilitas

Tidak semua fasilitas apartemen sama. Sebagian besar apartemen tidak punya fasilitas sarapan. Kalau saya, yang penting ada kolam renangnya. Lihat baik-baik gambar kasurnya, reviewnya, pastikan AC berfungsi. Untungnya di Traveloka menu filter dan review jujur dari para pelanggan tersedia sehingga kita bisa melihat penilaian tentang apartemen yang kita inginkan.

Metode Pembayaran

Pada dasarnya, pembayaran tunai. Namun, Traveloka meringankan pembayaran dengan  metode pembayaran cashless (termasuk cicilan online) di era digital ini. Traveloka juga memiliki Traveloka Paylater yang sudah didukung oleh Danamas sebagai mitra resmi yang terdaftar dan pertama kali memiliki izin beroperasi dari OJK. Tenang saja, metode Paylater dan cicilannya nggak galak kayak penagih utang, kok. Traveloka ramah punya.

Easy Reschedule

Ya buat jaga-jaga, cari yang mudah di-reshcedule. Soalnya kan kita nggak tahu ada kejadian luar biasa yang membuat kita batal berangkat.


Selamat cari apartemen di Jakarta Pusat dan nikmati Car Free Day serta museum-museumnya!

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

2 Comments

  1. Aku tertarik sama Museum Taman Prasasti , semoga ada kesempatan kalo kejakarta mampir kesana. Yang sedikit horor selalu menarik perhatianku 🙂

  2. Jakarta banyak pilihan untuk sekedar menginap bahkan kini sudah banyak juga apartemen yang bisa disewa harian. Lebih efisien dengan fasilitas yang cukup lengkap
    Wuah..mas nya ternyata suka dengan wisata sejarah ya..di Jakarta banyak tempatnya dan museumnya pun beragam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *