Puisi Daviatul Umam

Tak Ada yang Bisa Kau Perbuat Selain Menunggu Menunggu pemilu yang tidak menghasilkan apa-apa kecuali sekeping semboyan “bersatu kita jemu, bercerai kita seru!”; Menunggu keputusan-keputusan dari sekumpulan kursi yang berdiri bimbang di ruang sidang; Menunggu aksi dari selingkar tukang ngopi yang berasap-asap membicarakan nasib tanah-air di kafe yang menggagahi sawah; Menunggu tol beranak-pinak demi keharmonisan…

Puisi Wijaya Jaya

Veteran Berikan aku pistol dari seorang veteran yang berkarak dan terbengkalaiuntuk membuat bianglalamonumen peringatankeberanian veterandi laga pergulatanantar dunia. Kusapu air mata yang mengalir dari keningkuhingga sampai waktu iniaku masih menyimpan cerita tentang veterantidur di medan laga. Tandu tombakjuga topi berhiaskan pelurumasih menjadi penghias ranjangnyadi sebuah tanah lapang yang kini jadi gedung lagapermainan olahraga. 29 Maret…

Puisi Devin Elysia Dhywinanda

Menjinakkan Kebisingan Jalanan adalah bising kehidupan; ia dengarkan selalu dari balik kemudi. Bunyi klakson dan derum kendaraan. Suara gitar dan nyanyian sumbang di perempatan. Penjaja makanan di bantaran kali hitam. Riuh pesta dan konser artis idola.  Seorang penumpang datang. Ia bawa menembus hiruk-pikuk bulevar kota. Papan reklame berisi petisi penolakan dan cetak biru ibukota baru….

Puisi A. Warits Rovi

LUKISAN NASIONALISME DI DADA SEORANG IBU ibu terus tersenyum, di antara kepul asap tungkuantara gerak pelan tangan mungil yang menyorong kayuia menyimpan restu dan nawaitu—kandil kecil bersumbu serat bungsildinyalakan di mimbar dadanya yang liat bata untuk kamar pusakayang bernama Indonesia: “jayalah selalu kamar surga yang melindungikudari tikam cuaca dan rajam petaka,” ucap ibu denganlipat bibir semringah,…

Puisi Rezqie M. A. Atmanegara

KABAR INDONESIAKU HARI INI akhirnya sampai jua kita di gerbang Kemerdekaanyang dihantarkan oleh para pemimpin terdahulumenyerahkan negeri berpanji merah putih inikepada kita anak kandung rakyat Indonesia tapi ketika kita telah jauh melangkahsemakin memasuki perjalanan panjang negeri kita semakin disambut oleh kejutan demi kejutanbukan lagi oleh bom dan meriam yang dilancarkan penjajahbukan pula dihujani beribu peluru…

1 32 33 34 35 36 307