Tips Mudah dan Sukses Menjadi Reseller Baju

Dilansir dari data yang dirilis oleh Nielsen pada perayaan Harbolnas 2020, fashion adalah produk yang paling banyak dibeli oleh konsumen yang mengalahkan produk gadget dan makanan.

Tak heran jika industri fashion menjadi salah satu industri yang memiliki sumbangsih terbesar dalam perekonomian khususnya perekonomian Indonesia yang memiliki prospek yang meningkat dari tahun ke tahun.

Tentu saja faktor-faktor itu membuat banyak para pelaku usaha yang tertarik terjun dan mencoba peruntungan di sektor ini.

Hal itu juga yang membuat persaingan di industri ini menjadi begitu ketat, dan tak mengherankan jika banyak brand-brand baru yang muncul, namun disisi lain banyak pula brand lain yang tidak mampu bertahan.

Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir jika ingin memulai usaha di industri ini karena perkembangan internet seperti saat ini membuka peluang baru yang lebih besar dan menjanjikan.

Baca Dulu: Baju Kaos Pria Terbaik 2021

Salah satu peluang usaha tersebut adalah menjadi reseller pakaian, dan jenis usaha ini cukup diminati oleh orang-orang yang baru terjun ke usaha ini, berikut ini keuntungan yang wajib kamu ketahui jika membuka usaha seperti ini.

  1. Hanya membutuhkan modal sedikit

Berbeda dengan brand yang memproduksi barang sendiri, reseller tidak perlu mengeluarkan biaya untuk riset dan membuat stok produk di awal karena produk sudah tersedia di supplier.

Bila kamu dapat menjalin kerja sama yang baik dengan supplier bukan tidak mungkin kamu dapat menjalankan usaha ini tanpa mengeluarkan modal sepeserpun.

  1. Resiko yang kecil

Salah satu ketakutan besar dari sebuah usaha adalah menggunungnya stok yang tidak laku dijual di pasaran.

Dengan menggunakan sistem reseller kamu tidak perlu takut hal tersebut terjadi karena barang yang tidak laku dapat kamu kembalikan kepada supplier.

  1. Fleksibel

Tugas utama seorang reseller adalah memasarkan produk lewat berbagai platform, khususnya online yang tentunya dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.

Berbeda jauh dengan produsen yang tugasnya selain memasarkan ia juga harus mengelola alur produksi.

  1. Tidak butuh ruang penyimpanan

Usaha sebagai reseller dapat tetap dilakukan meski kamu tidak menyimpan stok produk di rumah atau ruang penyimpanan milikmu.

Karena kamu bisa langsung mengirim produk dari gudang supplier yang tentunya proses tersebut menghemat waktu dan modal yang kamu miliki.

  1. Mudah melakukan pengembangan

Keuntungan terakhir dalam sistem reseller adalah bila kamu tidak cukup puas dengan satu produk kamu bisa melebarkan sayap dengan menjual produk lain dari supplier berbeda.

Selain itu kamu juga bisa beralih dari reseller ke produsen karena kamu sudah memiliki pasar tetap yang di dapat pada usaha reseller sebelumnya.

Meskipun usaha dengan sistem reseller memiliki banyak keuntungan bukan berarti kamu dapat langsung terjun ke usaha ini tanpa pertimbangan.

Baca Juga: Bangga Buatan Indonesia Tak Cuma Slogan

Perencanaan yang kurang matang biasanya membuat banyak usaha reseller menjadi tidak berhasil. Nah, untuk itu cara menyiasati nya adalah melakukan perencanaan yang baik, berikut ini adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan pada tahap awal.

  1. Menentukan target pasar

Menentukan target pasar pada fase awal merintis sebuah usaha adalah hal yang wajib dilakukan, hal ini bertujuan agar strategi pemasaran kamu tepat sasaran.

Selain itu menentukan target pasar pada fase awal dapat juga menjadi acuan untuk menentukan produk apa yang akan kamu jual nantinya.

Sebagai contoh jika target kamu adalah wanita muslim maka produk yang kamu jual haruslah berkaitan seperti kerudung, gamis atau tunik.

  1. Tentukan model baju

Menentukan model baju selain bergantung dari target pasar seperti yang sudah dibahas sebelumnya dapat juga diambil dari tren yang saat ini terjadi.

Karena industri fashion adalah industri yang dinamis dimana produk yang diminati selalu berubah maka kamu harus selalu update dengan tren pakaian yang digandrungi oleh pasar.

  1. Peka terhadap tren

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa dinamika industri fashion ditentukan dari tren yang saat itu hadir.

Maka kamu sebagai penjual harus terus memperbarui katalog produk-mu agar dapat terus diminati oleh konsumen.

Untuk melihat tren ini kamu dapat menganalisanya lewat pakaian public figure, sosial media dan lain-lain.

  1. Manfaatkan sosial media

Selain dapat digunakan sebagai platform untuk melakukan riset tren yang terjadi saat ini kamu juga dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.

Dengan memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram, twitter hingga facebook kamu dapat memperkenalkan usaha dan produkmu kepada orang-orang.

Selain itu beberapa platform seperti Instagram dan facebook juga menyediakan fitur ads dimana kamu bisa mengiklankan produkmu dibantu instagram kepada orang-orang yang masuk ke dalam segmentasi target pasar-mu.

  1. Gunakan e-commerce

Kehadiran e-commerce telah memudahkan para pelaku usaha untuk memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas.

Hal tersebut harus kamu manfaatkan sebaik mungkin untuk memasarkan produk-mu ke pasar yang lebih luas.

Salah satu e-commerce yang dapat kamu manfaatkan untuk melakukan hal tersebut adalah LaDaRa.

  1. Pelajari pemasaran digital

Pemasaran merupakan hal penting dalam usaha karena percuma jika kamu memiliki produk berkualitas jika kamu tidak bisa menyampaikan hal tersebut kepada calon konsumen.

Saat ini teknik pemasaran yang paling efektif dan efisien adalah dengan memanfaatkan internet maka dari itu penting untuk kamu mempelajari pemasaran digital untuk memasarkan produk-produkmu.

  1. Berikan pelayanan yang optimal

Barang berkualitas dan pemasaran yang efektif akan membuat konsumen membeli produk namun pelayanan yang memuaskan akan membuat konsumen loyal dan membeli produk untuk kedua kalinya.

Maka dari itu penting bagi kamu pelaku usaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan optimal kepada setiap konsumen serta calon konsumen yang kamu miliki.

Itulah tadi beberapa keunggulan menjadi reseller dan bagaimana kamu harus mempertimbangkan beberapa hal sebelum memulai usaha ini. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam membuka usaha baru di industri fashion.

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *