Intermezzo, I
ketika aku kembali, kata-kata telah punah
kita mulai lagi berisyarat dengan jari dan air mata
jika suatu hari, ada yang lebih baik dari bahasa bisu
bangunkanlah aku dari tidur panjang bernama hidup
Fireflies
tribute to Owl City
mereka belum punah. satu juta kunang-kunang berumah
di dua pasang bola mata. kita
kadang-kadang mereka merindukan malam
bulan, dan cahaya temaram
bayangan yang kelelahan, ingin memeluk tiang lampu taman
sepanjang jalan, tiada siapa pun. daun-daun
memainkan musik dansa, aku menari
tetapi sendiri.
kamu tak ada. telapak kakimu tak ada di atas kakiku;
aku benci mengucapkan selamat tinggal
sudah tak terdengar lamunanmu
tentang kapal-kapal yang gagal bersandar
di dermaga
karena lumba-lumba yang biasa berkumpul
karena sarden dan tuna
mendadak terdampar di dekatmu
tak ada botol berisi surat
yang bercerita tentang sebuah kesekaratan
rindu yang mendadak maut
menjadi hal paling dekat
dan masa lalu seperti siluet puncak rinjani
yang angkuh menjulang, dingin
kau pandang dari bibir pulau
padahal teramat jauh dan tinggi
bila benar harus menyeberang
dan mendaki
hanya demi sebuah pesan
betapa benar lelah dalam sendiri