Sejarah Payment Gateway di Indonesia

Sejarah Payment Gateway di Indonesia sangatlah menarik. Payment Gateway di Indonesia berkembang sedemikian pesat. Semua orang sudah belanja secara online. Namun, sebelum masuk ke sana, ada yang belum tahukah apa itu Payment Gateway?

Payment Gateway adalah gerbang atau medium transaksi yang disediakan oleh sebuah layanan aplikasi e-commerce yang bisa memberi otorisasi pemprosesan kartu kredit maupun pembayaran langsung bagi kliennya dalam aktivitas bisnis elektronik/online. Mudahnya, Payment Gateway ini berguna memudahkan kita dalam bertransaksi.

Sejarah Payment Gateway

Sistem pembayaran adalah sistem yang berkaitan dengan kegiatan pemindahan dana dari satu pihak kepada pihak lain yang melibatkan berbagai komponen sistem pembayaran, antara lain alat pembayaran, kliring, dan setelmen. Dalam praktiknya, kegiatan sistem pembayaran melibatkan berbagai lembaga yang berperan sebagai penyelenggara jasa sistem pembayaran maupun penyelenggara pendukung jasa sistem pembayaran.

Sistem pembayaran yang merupakan salah satu pilar penopang stabilitas sistem keuangan telah berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan teknologi. Di sisi lain, perkembangan teknologi juga telah mendorong berkembangnya alat pembayaran dari yang semula cash based menjadi non cash based. Selanjutnya, non cash based instrument ini telah menjadi sedemikian canggih sehingga tidak lagi berbasis kertas (paper based) melainkan telah berevolusi ke bentuk paperless. Sudah barang tentu alat pembayaran yang paperless membutuhkan infrastruktur teknologi tinggi dan juga suatu legal regime yang berbeda dari alat pembayaran yang berbasis kertas (Bank Indonesia, 2008).

Jeff Knowles dianggap sebagai pencetus Payment Gateway. Jeff awalnya seorang insinyur di WordPerfect dan baru saja meninggalkan pekerjaannya untuk memulai kantor agen penjualan untuk ISO, pada tahun 1995, sambil menyelesaikan sekolah bisnis.

Gagasan untuk Authorize.Net datang dari permintaan kuat dari klien non-ritel saya yang menginginkan solusi pemprosesan berbasis PC, alih-alih terminal dan printer Zon-Jr atau Trans 330. Pada awal 1996, Jeff hanya punya 2 pilihan: menjual IC-Verify atau PC-Authorize (keduanya produk yang buruk untuk PC), atau menjualnya CyberCash (juga produk yang sangat buruk untuk penggunaan internet). Dengan latar belakang rekayasa perangkat lunak, Jeff mulai mencari cara untuk memproses pembayaran sebagai layanan untuk kliennya, yang menyelamatkan mereka dari biaya besar membeli peralatan terminal yang ketinggalan zaman. Ingatlah bahwa Netscape masih merupakan peramban utama dan ISP bermunculan di seluruh negara yang menawarkan internet dial-up, di samping AOL dan lainnya. Itu benar-benar fajar atau awal mula e-commerce tahun itu.

Sementara itu, awalnya Jeff mengeksplorasi cara-cara untuk menciptakan“ layanan pemrosesan ”, ada sedikit hal yang harus dilakukan. Netscape memiliki aplikasi beta “Pembayaran Langsung”, dan CyberCash memiliki kekurangan desain utama. Tidak ada yang ditawarkan oleh Visa / MC sama sekali. Jeff kemudian menghubungi Data Pertama dan memperoleh spesifikasi leased-line untuk mengirim data pembayaran, spesifikasi yang sama yang digunakan oleh banyak sistem POS pada saat digunakan ketika terhubung melalui garis data keras.

Selama fase pengembangan awal, saat membentuk perusahaan Authorize.Net Corp dan merekrut insinyur perangkat lunak tambahan, Jeff mulai menawarkan layanan “gateway” melalui metode yang sangat mendasar dalam mengumpulkan detail transaksi dari pedagang melalui email dan faks dan kemudian mengurai informasi dan pemprosesan itu melalui perangkat lunak pihak ketiga berbasis PC atas nama mereka. Waktu responsnya berjam-jam. Awalnya baik-baik saja sampai Jeff memiliki begitu banyak klien sehingga tidak bisa mengikuti langkah-langkah manual yang terlibat.

Setelah itu, dalam beberapa minggu Jeff dan tim telah menguji dan mensertifikasi kemampuan kami untuk mengirim transaksi melalui leased line ke First Data. Ini tidak sulit, walaupun spec mereka pada saat itu meninggalkan banyak yang harus diinginkan. Langkah selanjutnya adalah merancang antarmuka pedagang dan API serta metode enkripsi bagi pedagang untuk mengirimi kami transaksi mereka melalui internet, menggunakan panggilan http standar (SaaS awal). Ini ditawarkan pada awal 1997 setelah hanya beberapa bulan rekayasa di bawah merek Authorize.Net, dan pedagang dapat terhubung melalui https menggunakan enkripsi SSL standar, dan baik menggunakan API kami dari halaman mereka sendiri, atau cukup masuk ke ” Terminal Virtual ”. Tidak diperlukan unduhan perangkat lunak. Jeff percaya bahwa penggunaan istilah “payment gatwway” adalah yang pertama di industri saat itu. Sejauh keamanan, SSL dipercaya oleh bank dan mudah diimplementasikan, berbeda dengan CyberCash yang membutuhkan perangkat lunak yang harus diinstal pada server pedagang untuk bekerja bersama dengan enkripsi milik mereka.

Payment Gateway di Indonesia

Gerbang Pembayaran Nasional(GPN) adalah sebuah sistem jaringan antarbank di Indonesia yang diinisiasi oleh Bank Indonesia. Berdasarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur, GPN merupakan sistem yang terdiri atas standar, switching, dan services yang dibangun melalui seperangkat aturan dan mekanisme (arrangement) untuk mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional. Sistem ini diluncurkan pada 4 Desember 2017 di Jakarta melalui Peraturan Bank Indonesia No.19/8/PBI/2017 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional. GPN melokalisasi sistem pembayaran perbankan di Indonesia yang sebelumnya terkonsentrasi pada produk pembayaran internasional seperti Visa dan Mastercard.

Untuk membantu regulator dalam menyukseskan penyelenggaraan GPN, dibentukan 3 (tiga) lembaga khusus yang terdiri dari:

  • Lembaga Standar yaitu lembaga yang menyusun dan mengelola Standar dalam GPN. Fungsi Lembaga Standar saat ini dijalankan oleh Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI);
  • Lembaga Switching yaitu lembaga yang menyelenggarakan Switching dalam GPN. Saat ini, Lembaga Switching dijalankan oleh 4 (empat) penyelenggara jaringan domestik guna memastikan terselenggaranya pemrosesan secara domestik. Lembaga Switching ditangani oleh PT Artajasa Pembayaran Elektronik (ATM Bersama), PT Rintis Sejahtera (ATM Prima), PT Jalin Pembayaran Nusantara (ATM Link), dan PT Daya Network Lestari (ATM Alto); dan
  • Lembaga Services yaitu lembaga yang mengelola fungsi Services dalam GPN. Lembaga Services merupaka konsorsium dari bank dan switching untuk melayani berbagai kebutuhan operasional industri, seperti rekonsiliasi, kliring dan setelmen. Saat ini fungsi Lembaga Services dijalankan oleh PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN).

Cara Kerja Payment Gateway di E-Commerce

Berikut adalah proses yang umumnya terjadi pada payment gateway di situs e-commerce atau toko online:

  • Calon customer toko online mengunjungi website, melihat produk dan akhirnya memutuskan untuk membelinya menurut info yang disampaikan oleh koneksi sumber dari payment gateway.
  • Kemudian payment gateway akan lanjutkan info itu ke payment processor dari bank Anda.
  • Payment processor melanjutkan lagi info transaksinya ke asosiasi penerbit kartu yang dipakai. Apa contohnya? Misalkan, Mastercard dan Visa.
  • Pada tahap berikutnya, bank terkait akan mendapat permintaan itu dan mengirimkan balasannya ke processor dengan menggunakan kode khusus sekaligus memberikan konfirmasi apakah transaksi itu dinyatakan berhasil ataukah gagal.
  • Terakhir, payment processor akan mengirim pesan tersebut ke payment gateway yang nantinya akan dilanjutkan kembali ke website/ situs Anda serta si pemegang kartu hingga transaksi bisa dinyatakan berhasil.

Payment Gateway Terbaik di Indonesia

Prismalink International

Prismalink International lebih akrab dikenal dengan nama Prismalink ini merupakan salah satu payment gateway Indonesia yang memberikan layanan terbaik dan menawarkan harga yang terbilang cukup kompetitif dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Prismalink menawarkan layanan payment gateway yang lengkap, diantaranya adalah Credit Card, Direct Debit, Virtual Account, QR Code dan Bill Payment. Selain itu Prismalink juga menawarkan aplikasi white label untuk memudahkan perusahaan yang belum memiliki aplikasi. Banyak perusahaan besar yang saat ini telah bekerja sama dengan Prismalink, karena kemudahan dan sisi bisnis yang ditawarkan sangat baik.

Veritrans

Veritrans

Veritrans Indonesia merupakan salah satu dari gateway payment online yang terbesar di Indonesia sekarang ini. Veritrans ini juga bisa memberikan solusi pembayaran terbaik secara online. Baik itu untuk e-Commerce dan juga merchant. Sistem online payment veritrans ini juga gampang diintegrasikan serta mempunyai dukungan technical support yang terbaik dari tim Veritrans.

Doku

Doku

DOKU ini juga termasuk pelopor penyedia payment gateway Indonesia. DOKU bisa diandalkan guna memenuhi tuntutan bisnis masa kini. DOKU juga merpakan mitra yang sudah terpercaya yang bisa memberikan pelayanan bayar online dengan aman serta nyaman bagi anda semua yang menggunakannya. Berbagai macam jenis layanan dari DOKU yang bisa dinikmati oleh para user diantaranya yaitu DOKU Wallet, Corporate Solution serta MyShortCart.

iPaymu

ipaymu

iPaymu juga merupakan paymen gateway terbaik yang mempunyai sasaran konsumen yang membutuhkan pembayaran online bagi web bisnis yang dimilikinya. iPaymu juga memberikan kepada anda semua integrasi tiga bisnis yang menjadi satu perusahaan. Yakni berupa gateway payment, bisnis e-commerce serta jasa.  Dengan cara menyeluruh, iPaymu ini juga bisa memberikan layanan penuh Merchant Service Provider bagi  user Indonesia sekarang ini.

Finpay

Finpay

FinPay juga merupakan payment gateway terbaik yang merupakan milik dari PT Finnet Indonesia yang menyediakan layanan sistem transaksi dari pembayaran e-Payment maupun secara elektronik. FinPay juga bisa menjadikan transaksi semakin terasa mudah. Hal ini disebabkan karena bisa dengan baik menghubungkan beberapa pihak seperti Billers/Merchants, Bank, Regulator/BI, Agents serta Customer atau End Users.

Xendit

Payment Gateway Indonesia Xendit

Xendit juga merupakan Payment Gateway terbaik yang bisa mendeteksi dan menerima pembayaran dari berbagai macam jenis bank. Dimana, tanpa harus membuka rekening tambahan. Sistem pembayaran ini adalah pilihan yang tepat dalam menjalankan bisnis online/offline Anda.Dengan menggunakan Xendit, anda akan bisa memperoleh notifikasi real time setiap ada pembayaran. Sehingga, anda semuanya tidak perlu lagi memeriksa secara manual. Keseluruhannya akan diproses dengan sistem fraud detection kelas dunia.

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

23 Comments

  1. Belum familiar sama semuanya. tapi xendit ini baru tahu pas ada pemasukan rekening di job salah satu paltform influencer. Keren ya paymen gateway ini bisa jadi lebih mudah transaksinya

  2. Di antara semua yang disebutkan di atas aku cuma familiar sama Doku mas Pring. Hihihi mungkin karena masih belum terlalu lama ada di Indonesia ya mas.

  3. Wah baru tau ada sistem pembayaran dengan payment gateway. Semakin hari semakin canggih aja teknologi ya. Mau belanja sekarang gak pake ribet. Makasih sharingnya.

  4. Ah kekinian bgt bahasannya, asli jd tau ttg Payment Gateway. Tengkiyu di kupas tuntas hehe

  5. Payment Gateway, istilah yang baru yuni kenal. Meski begitu yuni sudah kenal sama yang namanya DOKU sih. Tapi belum pernah mencobanya. Hehehe

  6. Baru ini saya dengar payment gateaway mas. Saya taunya GPN aja, itu pun pas buat kartu ATM ke bank dan ditanyain mau yang GPN atau visa. Makasi infonya ya.

    1. Familiar ama doku tuu,, scr bacaan anak 90an kayak Lupus dkknya itu suka bilang doku untuk mengatakan uang/duit hehe… Ternyata malah pelopor payment gateaway yaa

  7. Oh GPN itu Payment Gateway ya kalau dialihbahasakan, aku sering banget sih pake Xendit itu, di beberapa fee untuk jasa sponsorship dan dari klien. Kalau Doku juga make sih

  8. Ternyata kalo di dunia perjalanan payment gateway udah lama ya, dari sekian banyak payment gateway cuma familiar sama DOKU aja

  9. aku gak ngerti soal payment. biasanya pakai transfer bank saja kalau soal pembayaran. ribet gak sih payment ini? kok aku gak mudeng mudeng ya?

  10. Dari semuanya, hanya pernah membaca Veritrans, saat membayar di salah satu web belanja online. Semoga keamanan di payment gateway ini semakin kuat, sehingga konsumen bisa lebih nyaman dalam bertransaksi.

  11. Saya sering mendapatkan notif pembayara. Dari xendit. Yang jadi mitra Vira pasti sudah tidak asing ya dengan jenis metode pembayaran ini.

  12. Beruntung saya mampir ke sini, jadi mulai ngerti apa itu payment gateway dan juga beberapa payment gateway yang bisa di gunakan di Indonesia. Pernah install aplikasi, terus pas mau aktifin, ada pilihan pembayaran pakai xendit. Tapi karena nggak ngerti, ya nggak jadi melakukan aktivasi

  13. wah, banyak juga ya Payment Gateway, kita tinggal pilih. semakin memudahkan aktvitas ekonomi kita. layak dicoba nih

  14. Belum familiar dengan jenis-jenis payment gateway yang Mas tuliskan. Tapi sering lihat sih di mal atau di restoran, orang membayar menggunakan kartu selain kartu kredit dan debit.

  15. Aku koq engga perhatikan ya, GPN-nya apa aja. Baru ngerti juga kalau itu namanya payment gateway. Kupikir, kasih no CC, verifikasi, udah aja…
    Trims infonya…

  16. Bertamba ilmuku dan sedikit informasi tentang gateaway,, akhirnya aku sendiri udah tau apa itu GPN?? rupanya punya Indonesia dan asli dari bank Indonesia hehe

  17. Baru sering pake Doku aja, yang lain belum. Itupun buat FB Ads doang, transaksi yang lainnya belum pernah. Atau jangan-jangan yang lainnya juga udah sih, tapi gak tau aja.

  18. Saya gak asing dengan nama Doku dan Xendit, tapi saya baru tahu kalau kedua itu termasuk payment gateway. Memang dunia semakin berkembang ya

  19. Yang tau cuman DOKU… dulu pernah ikut seminar penggunaannya..tapi belum sempat mencoba langsung

  20. Ternyata sejarahnya begitu panjang yah, jadi tau akhirnya mengenai paymet giveaway

  21. Payment gateway yang saya kenal yaitu Doku yang juga berfungsi sebagai dompet digital

  22. Payment gateway ini memudahkan transaksi. Saya pun masih asing sengan beberapa jenisnya. Thanks for sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *