Masih teringat jelas pengalaman kos di Kepu Dalam, Kemayoran. Kosanku itu terdiri dari 3 lantai. Kebayang kan kalau kamarmu berada di lantai 3? Harus naik turun tangga setiap hari? Beruntung aku dapat kamar di lantai 2, meski kalau mau menjemur pakaian, harus ke atap, atau naik tangga sekali lagi dari lantai 3. Saat itu kubayangkan, alangkah asiknya kalau kos-kosan tersebut punya home lift.
Kebutuhan home lift kayaknya makin dibutuhkan oleh keluarga yang punya rumah bertingkat. Terlebih kalau sampai 3 langkat dengan atap seperti kosanku dulu itu.
Kalau masih muda sih seru. Pas zaman sekolah misalnya, teman-teman yang rumahnya besar dan bertingkat selalu jadi base camp. Naik turun tangga nggak masalah. Tapi sekarang, yang namanya faktor U tidak bisa bohong.
Beberapa minggu lalu misalnya, aku melakukan perjalanan ke Toba. Dua kali dapat kamar di lantai 3. Tapi nggak ada liftnya.
Pertama, di Debang Resort di Desa Tao Silalahi. Memang sih, di atas itu pemandangannya indah sekali. Kita bisa melihat panorama Danau Toba begitu sempurna. Matahari terbit membakar semangat. Tapi perut nggak bisa bohong, Bos. Engap naik-turun tangga. Begitu juga di Nabasa Hotel. Lutut rasanya kopong.
Nah, manfaat home lift ini bukan hanya dirasakan untuk yang terkena faktor U (khususnya lansia), tetapi juga untuk para penyandang disabilitas. Membangun rumah yang ramah bagi penyandang disabilitas adalah salah satu cara memberikan hak mereka yang tinggal di rumah tersebut.
Peluncuran Home Lift Pardi Solusi
Beberapa waktu lalu, saya mengikuti webinar saat peluncuran Home Lift Pardi Solusi. Pas banget dengan Hari Listrik Nasional, PT Pardi Solusi Abadi sebagai penyedia Home Lift Bertaraf Internasional meluncurkan campaign #HomeLiftHematListrik.

Berkat webinar itu, saya baru tahu kalau menurut data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2018, terdapat 4,2 persen penduduk Indonesia yang menyandang disabilitas atau sekitar 30,38 juta jiwa. Tentu saja mereka butuh fasilitas yang berbeda dengan non disabilitas.
Dalam webinar ini hadir Ena Ratiyo, Business Expert, Akademisi, CEO & Founder Paw.id dan Joni Tse, Chief Operating Officer PT Pardi Solusi Abadi sebagai narasumber. Dan dr Esther Herlina Situmeang SpA, yang hadir dalam webinar tentang “Home Lift Hemat Listrik” pada Hari Listrik Nasional tersebut turut memberikan testimoni tentang pengalamannya yang kesulitan menggunakan tangga di rumah.
4 Alasan Penting Pemasangan Home Lift
Nah setidaknya ada 5 alasan penting pemasangan home lift di rumah pribadi yang terungkap dalam webinar tersebut/
HOME LIFT MENINGKATKAN KEAMANAN
Cerita dr Esther Herlina yang menderita kanker sehingga tulang belakangnya bermasalah dan kesulitan melakukan mobilitas menggugah hatiku. Beliau kesulitan menuju lokasi gereja di lantai atas, sehingga dr Esther berinisiatif menyumbang home lift untuk rumah ibadah agar dapat beribadah dengan nyaman dan aman.
Ya, inisiatifnya itu juga membantu para penyandang disabiltas serta kelompok dengan mobilitas terbatas lainnya di gereja tersebut.
Lift juga membantu agar anggota keluarga, khususnya anak-anak, tidak tersandung rel tangga atau bahkan terjatuh dari tangga standar. Bagi orang-orang yang memiliki masalah mobilitas, lift dapat membantu untuk menikmati bergerak di sekitar rumah mereka dengan mudah, dan pada gilirannya mereka memperoleh kebebasan yang sangat dibutuhkan.
HOME LIFT AKAN MENGHEMAT RUANG
Sadar nggak sih seringkali tangga itu boros space? Kecuali didesain dengan baik ya. Dibanding tangga standar, home lift ternyata hanya memakan sedikit ruang, karena poros yang menampung lift hanya membutuhkan sedikit ruang. Bahkan home lift bisa dipasang di dinding luar, dengan menyediakan pintu masuk dalam ruangan di setiap tingkat
HOME LIFT MENINGKATKAN NILAI PROPERTI
Percaya nggak memasang home lift di rumah pribadi itu bikin rumah tampak lebih mewah. Adanya home lift akan meningkatkan nilai jual rumah. Calon pembeli akan tertarik pada rumah dengan home lift dibanding yang tanpa home lift.
HOME LIFT MENYEDERHANAKAN HIDUP
Sekarang ini trennya rumah vertikal karena harga lahan semakin mahal. Di lahan yang sempit itu, desain menjadi kunci penting dalam pembangunan rumah vertikal supaya tampak lebih estetis dan efisien. Jemuran, tentu saja di lantai atas atau bahkan atap. Karena itu untuk menyederhanakan hidup, bikin simpel, home lift dibutuhkan. Home lift dapat membantu kita meminimalisasi gerakan menaiki tangga yang berulang setiap hari. Home lift juga membantu memindahkan benda berat dan besar yang pasti bakal sulit banget kalau harus lewat tangga.
Tak banyak produsen atau penyedia home lift yang ada di tanah air. Bila ingin mendapatkan produk terbaik untuk menyediakan lift di rumah sudah pasti #PardiSolusiAbadi adalah jawabannya. Apabila kita sudah mengetahui berbagai kelebihan dari home lift kini ada baiknya kita juga tahu lift mana yang cocok digunakan.
Are Miniwatt

Produk pertama adalah Home Lift ARE MiniWatt. Produk ini sangat hemat daya listrik.
Ena Ratiyo, Business Expert, Akademisi, CEO & Founder Paw.id dan Joni Tse, Chief Operating Officer PT. Pardi Solusi Abadi memperkenalkan home lift hemat energi dengan keunggulan konsumsi daya yang digunakan hanya 150 Watt saja. Pada lift ini pun tersedia catu daya yang akan menyimpan daya sehingga sewaktu listrik pada tidak perlu khawatir. Meski demikian ARE MiniWatt mampu menampung empat penumpang dengan kapasitas maksimum 400 kg. Lift ini bisa digunakan hingga ketinggian 24 meter.
Are Mangusta

RE Mangusta yang memberikan dukungan lebih baik. Daya yang dibutuhkan hanya 300 Watt saja atau lebih rendah dari kulkas. Lift ini memiliki kapasitas serupa dengan beban 400 kg dan tinggi laju 24 meter. Kelebihan lift ini mampu bergerak lebih cepat daripada ARE MiniWatt.
Tertarik dengan home lif di rumah pribadi?
Silakan langsung menuju PT Pardi Solusi Abadi atau cek Instagram:@pardisolusi
#HomeLiftHematListrik #PardiSolusiAbadi #HomeLiftIndonesia

