Pulang

Hatiku bersamanya, tetapi pikiranku adalah yahudi terkutuk yang berjalan, tak sampai-sampai hingga malam demi malam hanya untuk sebuah gerhana penuh berwarna merah darah yang kemudian dikhianati mendung hanya seekor burung muda tersesat di langit, terbang, tak tahu pulang Hatiku bersamanya, tetapi pikiranku begitu muda, ingat pulang tapi tak punya tempat.

Tips Menulis Puisi Pringadi Abdi Surya

Menulis adalah proses. Baru beberapa tahun belakangan, menulis adalah sesuatu yang populer. Di blog, di media sosial mana pun, bermunculan berbagai tulisan dan orang-orang yang ingin menulis, ingin menjadi penulis, ingin menerbitkan buku. Hal ini positif di satu sisi, karena buku akan menjadi semakin banyak, dan kita tidak akan kekurangan bacaan. Namun seringkali ada satu…

Buku Puisi

Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih 56 puisi, 108 halaman Harga Rp40.000,- http://bukuindie.com/buku/puisi-sastra/aku-cukup-menulis-puisi-masih-kau-bersedih/ atau SMS/WA 085239949448 Ini bukanlah buku puisi pertamaku.  Dulu, ketika aku masih kelewat percaya diri, aku mencetak sebuah buku puisi. Judulnya Alusi. Aku cetak sebanyak 1000 eksemplar dengan penerbitnya Pustakapujangga. Itu uang sendiri. Aku masih ingat, biaya cetaknya 5 juta rupiah. Selesai…

Sajak Nizar Qabbani, Terjemahan Lepas M. Aan Mansyur

Lari-lari Kecil pada Pagi Hari Kita memasukkan diri ke dalam barisan seperti kawanan domba yang hendak disembelih. Kita berlari, terengah-engah, ingin mencium sol sepatu para pembunuh. Mereka menculik anak Maryam padahal ia masih bayi. Mereka mencuri dari diri kita ingatan pohon-pohon jeruk, dan aprikot dan rimbun semak mint, dan lilin dari masjid-masjid. Mereka meletakkan di…

Segera Terbit: Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih?

  Hujan di Luar Berderai-derai, Boleh Aku Mencintaimu?   kata-kataku tak pernah lebih panjang dari usia kupu-kupu sejak kuketahui ada yang meletakkan ribuan kepompong di sepasang paru-paruku   (2014)   Pada Maret 2015 ini, dijadwalkan sebuah buku kumpulan puisiku akan terbit. Judulnya cukup panjang, Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih? Berawal dari pertemuan dengan Irwan…

1 34 35 36 37 38