TENTANG KAU untuk Hetty Nurul Pratiwi Kau menyukai badai yang berlalu dan menyukai kemesraan yang fana bagai abu. Kau selalu berhasil menyenandungkan rasa perih, seakan hidupmu adalah luka yang tak kunjung memulih. Kau seperti ketabahan dari musim semi, merangkai setiap duka jadi bunga berwarna pelangi. 2019 TIDUR DI MATAMU Setiap malam, aku ingin tidur di…
Category: Puisi
Puisi Pringadi Abdi | Dari Pembalut Hingga UFO, Keduanya Tak Punya Perasaan
Jika Kamu Bertanya Padaku tentang Perasaan Aku akan mengajakmu ke bioskop. Sebuah film yang tayang di hari terakhir. Semua bangku kosong, kecuali kita Ketika lampu dimatikan, bayangkanlah sang produser, sang sutradara menyimak dua orang tolol di Cine Crib menganalisis seolah karib dengan segala pikiran yang tersembunyi. Sepanjang film, mata kita terpaku ke layar Aku tak…
Puisi| Seribu Patung Itu
Aku telah memilih wajah terbaik dari seribu patung di wihara itu Agar nanti saat bertemu denganmu, kau akan menganggapku pria baik-baik dengan latar belakang dan masa depan yang baik. Tidak akan kukatakan samsara seperti apa yang telah kulalui telah kulihat segala nasib dari berbagai pilihan yang kutinggalkan, dan kutahan berbagai perasaan yang hadir di antaranya…
Puisi| Di Atas Jembatan Dompak
Kita seolah dua pengembara mencari arah baru Sebab semua yang kita kenali telah beraroma kekuasaan Berkendara angin, melewati selat di atas jembatan Dompak kita tak perlu takut lagi pada perompak sejak Hang Tuah pernah melempar kapak Tetapi yang telah tiada, tak kita bawa Bahkan segala yang ada, telah kita lupa
Puisi | Bukit Pasir Busung
Sesaat setelah menengadah, kita saksikan cahaya itu berubah menjadi sepasukan jarum bersiap menghunjam siapa saja yang merasa masih baik-baik saja Aku hanya bisa merentangkan tangan Pasrah Berharap kita berdua, atau salah satu saja turut diangkat ke langit juga Tidak hanya bauksit-bauksit itu menyisakan hanya lubang demi lubang yang tak mampu berbuat apa-apa tatkala hujan turun,…