Masih ingat serial drama Itaewon Class beberapa tahun lalu? Serial drama asal Korea Selatan yang dibintangi Park Seo Joon tersebut sangat populer. Ada berbagai nilai yang dapat dipelajari selain dari kabar bahagia: tokoh second lead berhasil mendapatkan cintanya, bertolak belakang dari resep drama yang biasanya membikin penonton baper karena second lead selalu dikalahkan. Salah satu pelajaran penting adalah soal bisnis franchise murah.
Tidak mudah membangun bisnis franchise murah. Sebuah merk terlebih dahulu harus mapan dan mampu menjaga brandnya. Terlebih dalam Itaewon Class, bisnis yang dibangun adalah bisnis restoran. Sebab, tidak mudah menjaga mutu rasa dari makanan meski SOP-nya sama.
Pernah kucoba makan di sebuah resto steak. Resto tersebut baru buka di kotaku. Biasanya di asalnya, rasanya enak sekali. Namun, tatkala mencoba, rasanya jadi biasa saja.
Karena itu, dalam hal memilih bisnis franchise, hendaknya kita jangan memilih merk-merk yang memiliki kompleksitas dalam manajemen mutunya. Itaewon Class berdarah-darah dalam membangun dirinya, dan untuk menjadi sama, itu tidak mudah.
Untungnya sekarang banyak pilihan bisnis franchise murah dan mudah. Hanya dengan modal Rp5 juta kita sudah bisa memulai bisnis franchise tersebut. Kategori murah sendiri digolongkan dalam kebutuhan modal yang tidak lebih dari Rp 20 juta. Apa saja itu?
Franchise Makanan dan Minuman
Bisnis franchise yang paling laku adalah bisnis dalam menyediakan kebutuhan primer, dalam hal ini makanan dan minuman. Kita nggak perlu bermimpi langsung membeli merk besar resto tertentu, karena harganya pasti mahal sekali dan kompleks. Banyak gerai makanan dan minuman sederhana yang bisa jadi pilihan bisnis franchise murah.
Hanya menyediakan gerai kecil di depan rumah, kita sudah bisa memulai bisnis franchise murah tersebut. Meski, tetap pertimbangan utama adalah memiliki lokasi yang strategis untuk menjajakan makanan dan minuman.
Pilihan yang paling umum adalah bisnis franchise makanan ayam goreng tepung. Ayam goreng tepung itu tak lekang dimakan zaman karena anak-anak selalu menyukainya. Kita kerap lihat banyak gerai sederhana ayam goreng tepung ini menjamur di berbagai tempat. Merk-merk seperti Sabana, D’Kriuk akrab di mata kita.
Pernah aku bertanya, berapa omset dalam satu hari di D’Kriuk di Tugu Macan. Ia menjawab minimal 20 ekor ayam diolah tiap harinya untuk berjualan. Kalau lagi ramai bisa sampai 100 ekor. Bayangkan, 1 ekor ayam saja menjadi 8 potong. Berarti dia bisa berjualan hingga 800 potong per hari (asumsi harga 9.000, omset Rp7,2 juta). Padahal itu hanya gerai kecil di depan Alfamart.
Selain ayam goreng, pilihan makanan yang cukup umum adalah kebab dan burger. Sementara untuk minumannya ada minuman boba, kopi, dan teh.
Franchise Produk
Franchise produk yang kini menjamur adalah Pertamini. Ada kenyamanan tertentu saat membeli bahan bakar di Pertamini ketimbang membeli botolan. Barangkali ini soal transparansi dari alat penghitung literannya. Kita jadi yakin bahwa volume bahan bakar yang kita beli itu sesuai.
Galaxy Pertamini merupakan franchisor untuk pom bensin mini yang bisa dibuka di pinggir jalan dengan rumah. Dengan modal kemitraan sebesar Rp 9 juta, pembeli franchisor bisa mendapatkan drum kapasitas BBM 210 liter, selang 3,5 meter dan alat ukur.
Kalau di Sukamoro, produk yang menjamur adalah produk air isi ulang. Depot-depot air isi ulang ini marak karena kebutuhan masyarakat akan air bersih yang layak minum juga selalu stabil.
Salah satu distributor air isi ulang adalah Air Minum Si Biru. Tidak ada syarat khusus untuk bisa menjadi mitra franchise Si Biru. Namun, modal untuk franchise ini tergolong tinggi sampai ratusan juta. Franchise lebih murah ditawarkan Inviro yang menawarkan paket kemitraan. Penawaran dari Inviro dibagi menjadi 4, yaitu paket A hingga D. Pada Paket A dibanderol Rp 15,5 juta, Paket B Rp 16,5 juta, Paket C Rp 18,5 juta, dan Paket D Rp 20,5 juta. Franchise lebih murah ditawarkan oleh depot air minum Bening sebesar Rp 10 jt.
Franchise Ekspedisi
Selain itu, ada juga bisnis franchise ekspedisi seperti Tiki, JNE, dan JNT. Jujur dulu, aku kepengen buka jasa ekspedisi ini di rumah. Sayangnya saat itu, nggak dapat izin dari orang tua.
Biaya pembukaan jasa ekspedisi ini tidak mahal lho. Biaya franchise JNE hanya membutuhkan modal Rp7 jutaan dengan syarat untuk membuka gerai ini seperti lokasi yang bisa dilewati kendaraan roda empat, luas gerai minimal 12 meter persegi, bangunan yang permanen dan dilengkapi peralatan kantor seperti komputer, printer, timbangan barang dan tersedia jaringan internet.
Ninja modalnya Rp15 juta dan TIKI Rp17,5 juta. Ada juga jasa ekspedisi lain yang bisa dipertimbangkan seperti JET express dengan harga paket agen mulai Rp5 juta. Ada juga ekspedisi Antareja, Sicepat atau wahana. Modal untuk menjadi agen wahana sekitar Rp23 juta. Untuk bergabung menjadi agen di franchise Lion Parcel, maka biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp2,5 juta. Sedangkan top up saldo yang harus dilakukan adalah sebesar Rp50 juta.
Franchise Jasa, Teknologi, dan Perawatan Premium Otomatif
Selanjutnya ada bisnis franchise jasa, teknologi, dan perawatan premium otomatif. Memang sih biaya franchise bisnis ini termasuk murah. Namun modal lainnya tergolong cukup besar.
Misalnya dalam bisnis franchise jasa laundry, kita perlu membeli mesin cuci, bukan mesin cuci yang kaleng-kaleng karena dibutuhkan kapasitas yang besar untuk mesin cucinya dan keawetannya. Tidak cukup 1, harus beberapa. Begitu juga dalam bisnis salon yang membutuhkan banyak peralatan salon dengan harga yang tidak murah. Dalam hal bisnis printing, peralatan cetaknya juga sangat mahal.
Nah, sekarang tinggal bijak-bijak memilih, kira-kira bisnis franchise murah mana yang cocok buat kamu? Yang sesuai kantong dan kira-kira bisa termenej dengan baik, dan tentunya sesuai dengan passion kamu. Yuk, ah!
2 Comments