Pernah nggak sih kamu mendengar orang-orang yang menyebut penerbit mayor? Aku sih suka iseng menjawab bukuku terbit di penerbit letnan tiap kali ada yang bertanya apakah bukuku diterbitkan di penerbit mayor. Istilah penerbit mayor sendiri sebenarnya bukan tentang jenis penerbitan. Salah persepsi jika beranggapan penerbit mayor adalah lawan dari penerbit indie. Barangkali terminologi tersebut mereka…
Author: Pring
Puisi-puisi Miftahul Farohi
Puisi-puisi Miftahul Farohi, penyair asal Pandeglang, Banten. Hilang Tempat yang bersih nan rapiMenjadi hancur seketika tertiup angin kegelisahan Menerbangkan bayang-bayang hati yang berkecamukBerseteru dengan sebatang pohon kehidupan Membuat detak jantung bersembunyi ketakutanBerlari terbirit-birit tak tahu arah, tidak karuan Suara menggelegar muncul segera dan berseruHei, di manakah kau berada?Ke mana dirimu pergi? Oktober, 2019 Hujan di Malam Februari…
Puisi-puisi Indah Rizqi Dwiyanti
Bersama Ingatan Masa Lalu (Purwokerto, 14 April 2020) Jawablah dengan ingatan masa lalua Pernahkah? Terbesit rasa gundah di hatimu Bayang-bayang akan janji di masa itu Yang saat ini menyisakan tangis pilu Katakanlah dengan ingatan masa lalu Bahwa kau tak akan pernah melihat ke belakang Sekadar melihatku jatuh rapuh dengan isakan Ucapkanlah dengan ingatan masa lalu Bahwa hujan tak berarti apa-apa bagimu Kenangan di kala itu, ikut terhapus seiring derasnya hujan…
Sesudah Membaca “Fragmen: Sajak-sajak Baru” Goenawan Mohamad
Berkat WFH, aku jadi berkesempatan membaca lagi buku sajak Goenawan Mohamad. Judulnya “Fragmen: Sajak-sajak Baru”. Cetakan pertamanya September 2016. Rasanya aku punya dua buah buku ini. Keduanya kubeli dengan harga obral. 10 ribuan. Sedih memang bila melihat nasib buku sastra, apalagi puisi. Nasibnya seringkali berakhir diobral. Di satu sisi, aku senang sih karena mendapatkan buku GM yang sedemikian berharga dengan harga murah. Takut…
Undangan Antologi Puisi Tema Bung Karno
UNDANGAN ANTOLOGI 120 Tahun Bung Karno, 1901-2021 Lembaga Literasi Nittramaya, akta pendirian nomor 29 tahun 2012, mengundang para pecinta sastra Indonesia untuk mengirimkan sebuah puisi kebangsaan sebagai wujud penghormatan kepada Bapak Bangsa NKRI. Puisi berbasis inspirasi “Buah Pemikiran Bung Karno” yang tersebar luas dalam berbagai buku beliau, sangat diharapkan “terlahir”. Ketentuan: Peserta warga NKRI, berdomisili…