Cara Mengirim Naskah ke Penerbit

Bagaimana sih cara mengirim naskah ke penerbit? Pertanyaan itu tak jarang ditanyakan kepadaku.

Aku sendiri punya pengalaman berbeda-beda saat buku diterbitkan di Gramedia, Exchange, Shiramedia, Elexmedia, maupun penerbit indie seperti IBC. Namun, aku tak akan berbohong kalau aku mendapatkan semacam privilege yang mungkin disebabkan rekam jejakku dalam dunia kepenulisan.

Hanya saja, kalau teman-teman ingin tahu bagaimana cara mengirim naskah ke penerbit yang resmi, beginilah caranya:

  1. Ketahui email resmi redaksi penerbit yang dituju;
  2. Kenali ciri khas penerbit yang dituju, apakah sesuai dengan gaya dan tema naskah yang kita siapkan;
  3. Buatlah sinopsis yang baik; (Baca Juga: Beda Sinopsis, Resensi, Blurb, dan Review)
  4. Siapkan CV yang baik. Tunjukkan siapa dirimu dengan baik di CV tersebut;
  5. Gunakan bahasa pengantar yang elegan di dalam email;
  6. Naskah diketik rapi, minimalisasi kesalahan elementer. Kuatkan di bab-bab awal.

Pengalaman Diterbitkan Gramedia

Sekitar tahun 2013, Bernard Batubara mengirim pesan kepadaku. Ia bertanya apakah aku punya naskah fiksi. Aku menjawab, apakah boleh kumpulan cerpen? Bernard menjawab, ya kirimkan saja.

Aku mengirimkan sejumlah cerpen kepada Bernard. Ia yang waktu itu sudah diterbitkan duluan di Gramedia meneruskannya ke redaksi.

Waktu berlalu. Tiba-tiba M. Aan Mansyur mengirim pesan kepadaku. Ternyata beliaulah yanh ditunjuk sebagai first reader dari Gramedia. Kak Aan bilang ia menemukan cerpen-cerpen yang kuat, tapi juga cerpen-cerpen yang membutuhkan perbaikan. Apakah aku mau menulis ulang beberapa cerpen itu.

Kujawab tidak. Aku tidak tahu bagaimana cara menulis ulang cerpen.

Kak Aan kemudian berkata bahwa di tangannya ada satu naskah lain yang sama penilaiannya dengan naskahku. Ia memberikan ide bagaimana kalau ia memilih hanya cerpen yang kuat dan naskah kami berdua digabungkan ke dalam satu buku.

Aku menjawab jika penulis itu bersedia, aku tidak masalah. Soalnya, aku bingung kalau harus merevisi cerita.

Singkat kata penulis lain itu setuju. Penulis lain itu bernama Sungging Raga. Judul buku itu Simbiosa Alina, diambil dari masing-masing satu judul cerita kami, Simbiosa dan Alina.

Keputusanku itu sebenarnya kusesali di kemudian hari. Sebabnya, energi cerpen kami begitu berbeda. Raga menulis cerita surealisme. Aku sedang mengedepankan citra diri yang romantis. Jadi, buku tersebut menurutku gagal secara konsep, gagal pula membentuk brandku sebagai penulis.

Alamat Pengiriman Naskah ke Gramedia

kamu dapat mengirimkan naskah melalui email yaitu dengan cara menuliskan data diri dan naskah yang sudah kamu tulis ke fiksi@gramediapublishers.com atau nonfiksi@gramediapublishers.com. Naskah yang dikirim, jangan lupa untuk diberi subject Naskah: JUDUL
Cara yang terakhir adalah dengan membuat akun di situs resmi Gramedia Writing Project (www.gwp.co.id) lalu unggah sebagian naskah dan sinopsis yang sudah kamu tulis

Penerbit tidak memungut biaya apapun dari penulis. Jika kamu membutuhkan keterangan yang lebih lanjut, kamu dapat menghubungi Redaksi Gramedia Pustaka Utama di nomor telefon 53650110 ext. 3511/3512.

Pemgalaman Diterbitkan di Elexmedia

Buku puisi terbaruku, Sejumlah Pertanyaan tentang Cinta, diterbitkan di Elexmedia pada Agustus tahun lalu.

Awalnya, aku mendapatkan kabar dari temanku di Direktorat Jenderal pajak, Kak Lila Sarasvati. Puisinya diterbitkan di Elexmedia. Aku baru tahu kalau Elexmedia juga menerima naskah puisi. Setahuku baru KPG, Gramedia, dan Grasindo.

Dari Kak Lila, aku mendapatkan kontak editornya yang ternyata temanku di Facebook. Tak lama kemudian, aku mengirimkan naskah kepadanya dengan lampiran resmi. Dua minggu kemudian ia mengabarkan bahwa naskahku diterima.

Yang patut diperhatikan, di penerbit besar, dari kata diterima sampai diterbitkan itu butuh waktu yang lumayan lama. Paling cepat ya 3 bulan. normalnya 6 bulan. Karena kita harus antre diedit dan dicetak.

Cara Mengirim Naskah ke Penerbit Elexmedia

Elexmedia punya alamat khusus untuk pengiriman naskah. Silakan cek di https://boksnaskah.elexmedia.id/ ya.

Kiranya itulah beberapa pengalamanku dalam menerbitkan buku. Semoga bermanfaat.

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

6 Comments

  1. Terima kasih, bung. Tulisan yang sangat bermanfaat. Salam dari Flores.

  2. Jadi penasaran di bagian CV mas. Klo boleh dishare gimana tips CV yang tepat. Atau sudah ada tulisannya disini? Tentu beda kan ya dengan CV lamaran kerjaan, apalagi yang sifatnya baru mencoba-coba mengirimkan aka diminta..
    Makasih mas..tulisan bermanfaat😊

  3. Keren banget, sampe dihubungi penerbit duluan. Kenalkah sama orang penerbitannya? Aku belum pernah kirim naskah ke penerbit Mayor. Belum yakin sama naskah sendiri 😁

  4. impian molly sih nerbitin buku di gramedia. tapi baru kesampaian terbit di divapress untuk kumpulan antologi. hebat nian kakak nih.. 😀

  5. Tulisan penting dan menarik. Entah kapan bisa menembus penerbit keren impian, hehe. CV kadang ada yang buat bentuk portofolio simple ya. Selamat siang mas Pri. Selamat menunaikan ibadah ramadhan.

  6. Nah komen pake akun WP, ganti ah pake akun blogger, he

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *