Yuk, Bantu UMKM dengan Pendanaan Online di Akseleran

Masih teringat sebuah cerita dari dosen ketika aku masih duduk di bangku perkuliahan: hal yang membuat Indonesia tidak terpuruk sangat parah ketika krisis ekonomi 1997 adalah struktur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebab itulah, setelah itu, perhatian pemerintah untuk membantu UMKM terus digalakkan. Bahkan tak hanya UMKM, Pemerintah juga sudah memperhatikan struktur yang lebih kecil lagi, yaitu Ultra Mikro (UMi).

Namun, peran serta Pemerintah sebenarnya tidak cukup untuk membuat UMKM berjaya. Dukungan berbagai pihak swasta sangat dibutuhkan. Dukungan itu mulai dari sisi pembiayaan hingga sisi pemasaran. Saling bahu-membahu untuk menyukseskan UMKM ini amatlah penting. Sebab, dalam sejarah perekonomian, tidak pernah ada krisis yang berawal dari sektor riil, kecuali akibat bencana dan perang. Karena itulah, UMKM sebagai bagian dari sektor riil harus diperhatikan.

Salah satu pihak yang menunjukkan perhatiannya pada UMKM itu adalah Akseleran.

Akseleran adalah peer-to-peer lending platform di Indonesia yang menghubungkan UKM yang membutuhkan pinjaman untuk mengembangkan usaha dengan kumpulan pemberi pinjaman yang memiliki dana lebih untuk mendanai pinjaman tersebut.

Akseleran menyediakan akses permodalan kepada pelaku usaha dengan suku bunga yang kompetitif dan fleksibilitas dalam tenor pinjaman, model pembayaran, serta penyertaan agunan. Akseleran juga membuka alternatif peluang pemberian pinjaman kepada masyarakat Indonesia untuk memperoleh imbal hasil yang menarik dan sepadan dengan risiko yang ada.

Apabila kita membuka laman Akseleran, kita dapat melihat berbagai proyek yang telah didanai lewat platform ini. Pendanaan online yang sedang berlangsung menunjukkan bunga minimal 12% dengan sudah diproteksi asuransi sampai dengan 99%. Hal ini menunjukkan itikad dari Akseleran kepada lender, bahwa Akseleran melindungi lender dari risiko-risiko yang mungkin terjadi.

Berita baik dari kinerja Akseleran adalah fintech ini sukses menekan angka kredit macet (non performing loan/NPL) di angka 0,08% dari total penyaluran pinjaman usaha secara kumulatif hingga awal September 2021 atau turun 0,15% dibandingkan realisasi NPL di periode yang sama tahun 2020. Dengan pencapaian tersebut, Akseleran optimistis dapat mempertahankan angka NPL tetap di bawah 1% di akhir tahun ini sejalan dengan mulai diimplementasikannya fasilitas proteksi asuransi kredit sebesar 99% di setiap kampanye pinjaman per 1 September 2021.

Tidak bisa dimungkiri, bagi kita pemilik dana, punya ketakutan gagal bayar itu. Ya, kita tahu prinsip investasi adalah high risk high return. Bagi hasil 12% itu termasuk tinggi, dan wajar apabila kita berpikir akan ada risiko yang besar juga dibalik hal itu. Namun, dalam dunia peer to peer lending, sebenarnya risiko itu bisa diantisipasi dan dimanajemen.

Dalam manajemen risiko inilah Akseleran tampak serius sekali, salah satunya dengan meningkatkan cakupan proteksi asuransi kredit yang semula sebesar 90% dari pokok pinjaman tertunggak menjadi 99% dari pokok pinjaman tertunggak per September lalu.

Sedikit-banyak kinerja Akseleran dalam membantu UKM ini punya andil dalam perekonomian lho. Saat pandemi segalanya lesu dan membutuhkan modal, Akseleran menjadi platform penyambung social capital, masyarakat saling bantu masyarakat untuk memodali dan saling memberi manfaat ekonomi. Itu terbukti dari  Akseleran tidak mengurangi pertumbuhan penyaluran pinjaman UMKM yang sedang membutuhkan modal kerja. Sekalipun di tengah pandemi saat ini, hingga akhir Agustus 2021 Akseleran berhasil mencatat total penyaluran pinjaman usaha sebesar Rp1,05 triliun atau tumbuh 109% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Buat kawan-kawan yang tergerak untuk menjadi bagian dari social capital itu, yuk unduh dulu Akseleran dan lihat proyek-proyek yang menggiurkan. Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode AKSLPRINGADI364063. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *