Tips Menjaga Batas Kolesterol dalam Tubuh

Beberapa minggu lalu, aku mengecek darah. Rutin kulakukan setengah tahun sekali. Kucek gula darah, asam urat, dan kolesterol. Alhamdulillah, kali ini hasilnya normal.

Pandemi mendatangkan efek yang lebih baik. Salah satunya, aku jadi lebih bisa menjaga pola makan dan berolahraga. Hampir setiap pagi aku bersepeda. Tidak makan sembarangan karena bisa request pengen dimasakkan apa di rumah, yang tentunya lebih sehat karena bisa makan protein, buah, dan sayur lebih teratur.

6 bulan sebelumnya, asam urat dan kolesterolku tidak baik-baik saja. Asam urat sempat cukup tinggi dalam 2 tahun terakhir dan alhamdulillah sekarang sudah normal. Kolesterol pun berada dalam angka ambang batas. Tinggi sih meski belum terlalu tinggi.

Berapa sih kadar kolesterol yang dianggap normal? Batas kolesterol pada umumnya dianggap normal di bawah angka 200 mg/dL. Kadar kolesterol dianggap tinggi dan butuh penanganan bila sudah di atas 240 mg/dL. Waktu itu kadar kolesterolku sempat mencapai angka 220 mg/dL. Di atas normal, namun belum berbahaya.

Sebenarnya, kolesterol dalam darah itu ada dua jenis, yaitu kolesterol baik atau HDL (High Density Lipoprotein) dan Kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein). Ada juga lemak bentuk lain dalam darah yang disebut trigliserida, yang sering dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular.

Tapi buat mengetes detail, ndak bisa pakai alat tes sederhana yang bisa kita dapatkan di apotek. Harus ke laboratorium nih. Kadar HDL yang normal dalam tubuh adalah 40 mg/dl atau lebih, sementara untuk LDL adalah kurang dari 100 mg/dl, dan trigliserida yang baik dalam darah adalah kurang dari 150 mg/dl.

Tanda-tanda Kolesterol Kita Tinggi

Bagaimana sih kita tahu kalau kolesterol kita tinggi? Buat kamu yang masih malas mengecek darah secara rutin, sebaiknya memahami tanda-tanda berikut ini.

Tanda-tanda kolesterol kita tinggi pertama terlihat dari berat badan. Orang yang gemuk dan obesitas biasanya kadar kolsterolnya tinggi.

Kondisi seperti rasa cepat lelah bisa menjadi tanda kolesterol tinggi. Hal itu terjadi sebagai dampak dari munculnya plak di pembuluh darah akibat kadar kolesterol tinggi yang menyebabkan berkurangnya aliran darah ke jaringan tubuh.

Selain itu, kita juga mudah mengantuk karena asupan darah yang membawa oksigen ke otak berkurang. Pun nyeri di kaki. Penumpukan plak yang terjadi pada pembuluh darah di kaki, dapat menyebabkan rasa sakit atau nyeri di bagian kaki.

Dalam buku Ramuan Herbal Penurun Kolesterol (2008) oleh Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma, disebutkan bahwa meski bisa disebabkan oleh banyak hal, tengkuk terasa pegal-pegal pada kenyatannya bisa menjadi tanda kolesterol tinggi. Kondisi ini dikaitkan dengan penumpukan plak di pembuluh darah pada area leher. Penumpukan plak akibat kadar kolesterol tinggi juga bisa terjadi pada pembuluh darah jantung.

Tips Menjaga Kadar Kolesterol Agar Tetap Normal

Batas Kolesterol pada umumnya

Bagaimana tips menjaga kadar kolsterol agar tetap normal? Kolesterol tinggi biasanya dipengaruhi oleh faktor gaya hidup. Seringnya mengonsumsi makanan yang berkolesterol tinggi seperti daging merah, makanan laut dan produk susu dan jarang berolahraga, akan menyebabkan tingginya kolesterol jahat dan rendahnya kolesterol baik.

Mengonsumsi makanan yang sehat untuk jantung

Makanan yang sehat untuk jantung dan baik untuk kolesterol Anda termasuk makanan rendah lemak (susu skim atau fat free), buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, dan gandum. Gunakan juga minyak yang lebih sehat seperti minyak sayur untuk memasak.

Dari pandangan ahli gizi, cara untuk menjaga kadar kolesterol adalah mengurangi asupan lemak jenuh dan trans. Rekomendasi dari American Heart Association adalah membatasi asupan lemak jenuh 5 hingga 6 persen dari kalori sehari-hari dan meminimalkan jumlah lemak trans.

Mengurangi asupan kedua lemak tersebut adalah dengan membatasi asupan daging merah, produk susu (susu full cream, keju, mentega, krim, dan yoghurt), makanan gorengan dan makanan kudapan seperti kue, dan biskuit.

Gaya hidup lebih aktif

Gaya hidup yang tidak sehat akan mengurangi kadar kolesterol baik HDL Anda. Sehingga lebih sedikit kolesterol baik untuk menyingkirkan kolesterol jahat dari pembuluh darah. Aktivitas fisik atau olahraga sangatlah penting untuk menjaga kolesterol Anda tetap normal.

Lakukanlah olahraga aerobik dengan intensitas sedang hingga tinggi selama 40 menit dalam 3-4 kali seminggu. Kebiasaan baik ini dapat menjaga kadar kolesterol Anda tetap normal. Olahraga yang bisa Anda pilih antara lain jalan cepat, berenang, bersepeda atau kelas dansa.

Menurunkan berat badan

Berat badan berlebihan dan obesitas lebih mudah memiliki kolesterol jahat yang tinggi dan kolesterol baik yang rendah. Menurunkan berat badan dapat menjaga kadar kolesterol tubuh. Hanya dengan menurunkan berat badan sebanyak 10% dapat menurunkan risiko kolesterol tinggi.

Berhenti merokok

Merokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik. Dengan merokok, risiko untuk memiliki penyakit jantung koroner lebih tinggi pada penderita kolesterol tinggi. Merokok juga meningkatkan risiko penyakit lain seperti tekanan darah tinggi dan diabetes. Berhenti merokok dapat menurunkan kadar kolesterol dan menjaga pembuluh darah tubuh.

Dengan gaya hidup sehat seperti di atas, Anda dapat menjaga kadar kolesterol tubuh agar tetap di batas normal. Jadi, sayangi tubuh Anda dengan menerapkan gaya hidup sehat!

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *