Puisi-puisi Ma’ruf Muzaki

NGANJUK Tanah kami menyimpan mata air dari air mata perempuan yang disekap tiga hari. Diperkosa. Disiksa. Mati di rimba. Tanah kami menyimpan mata air. Air tak kunjung surut dari kisah yang tergenang. Siap tumpah kapan saja, banjir di mana saja: wilangan, sidoarjo, jalanan, pabrik, atau kodam v brawijaya. Lebih ganas dari tsunami Tanah kami menyimpan…

Puisi-puisi Thomas Elisa

KALENDER Aku memang serupa kalender di wajahmu Penuh dengan tanggal merah dan hitam Hari dan bulan musim serta ┬áhujan Yang penuh misteri untuk kauterka Terkadang aku menjadi nasib ganjilmu Di lain waktu aku adalah teka teki penuh nyeri Tapi tetaplah percaya Aku akan menjadi tanggal dan catatan Pertama dan terakhir bagimu Untuk mengaliri risaumu (Surakarta,…