Pelajaran Penting dari Festival Energi Sumsel

Dalam rangka Hari Energi Sedunia, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Selatan menggelar Sumsel Energi Festival yang bertempat di kawasan Kambang Iwak Palembang. Banyak pelajaran penting dari Festival Energi Sumsel tersebut.

Di sana saya jadi tahu, DESDM Provinsi Sumsel telah menyusun
program/kegiatan selama 2019-2023 yang terdiri dari 9 (sembilan)
program, sebagai berikut :

  1. Program Penguatan Akses Kelistrikan Daerah
  2. Program Pemanfaatan dan Pengembangan EBT (2019)
  3. Program Pemanfaatan dan Pengembangan Energi (2020-2023)
  4. Program Peningkatan Penerimaan Sektor ESDM
  5. Program Pembinaan dan Pengawasan Minerba
  6. Program Pembinaan dan Pengusahaan Minerba
  7. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
  8. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
  9. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
  10. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian
    Kinerja & Keuangan

Masing-masing program tersebut memiliki beberapa kegiatan yang
bertujuan melaksanakan sasaran tujuan program yang diemban oleh
tiap eselon III pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi
Sumatera Selatan, selama 5 (lima) tahun.

Berdasarkan tujuan dan sasaran yang akan dicapai selama
kurun waktu 2019-2023, ada beberapa indikator kinerja yang akan
dilaksanakan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi
Sumatera Selatan dengan mengacu kepada tujuan dan sasaran
Rencana Pemerintah Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2023
Provinsi Sumatera Selatan.

Pertama, adalah rasio desa berlistrik. Sebenarnya rasio desa berlistrik sebelumnya sudah bagus yakni 97,75%. Tetapi ditargetkan lebih baik lagi agar dapat mencapai 100% pada tahun 2023.

Indikator kedua adalah Rasio Bauran EBT (%) yang semula belum memiliki target pada tahun 2018, dan diharapkan mencapai 20% pada tahun 2023.

Indikator ketiga adalah Jumlah Sambungan Gas Rumah Tangga (SR) yang pada tahun 2018 hanya sebanyak 66.263 dan diharapkan mencapai 116.263 pada tahun 2023. Angka ini sebenarnya agak membingungkan buat saya karena di pemerintah pusat hampir ada kebijakan konversi kompor gas ke listrik. Pun di dalam Festival Literasi Sumsel salah satu kontennya adalah soal gaya hidup listrik. Jadi, menarik bagaimana kebijakan energi secara holistik akan dirancang ke depannya.

Selanjutnya, indikator keempat adalahJumlah IUP OP yang berproduksi yang semula 40 IUP pada tahun 2018 dan diharapkan menjadi 63 IUP OP pada tahun 2023.

Dari sisi pertambangan, diharapkan makin minimnya Jumlah Kecelakaan
Tambang yang menyebabkan kematian. Pada tahun 2018 terdapat 5 orang yang mati di dalam kecelakaan tambang. Diharapkan angka tersebut menjadi 0. Selain itu, indikator lainnya adalah soal Jumlah PNBP dalam 5 tahun sekitar 2.405 milyar dan Jumlah Retribusi Sektor ESDM mencapai 4.550 milyar.

Semoga semua program yang sudah dicanangkan benar-benar terlaksana dengan output yang mencapai indikator keberhasilan program. Amin.

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *