Tinggal dan memiliki hunian di Bandung adalah impian banyak orang. Sebab, Kota Kembang yang konon diciptakan saat Tuhan tengah tersenyum itu adalah paket lengkap untuk hidup. Semua tersedia, mulai dari kuliner hingga akses pendidikan.
Aku punya pengalaman unik saat sempat singgah tinggal di Bandung. Waktu itu, istriku melanjutkan pendidikan S2 di Fisika ITB. Sedangkan aku melanjutkan kuliah di D4 STAN, Tangerang Selatan. Kami kemudian memutuskan berdomisili di Cigadung, Bandung. Namun, beberapa kali kami memasang muka tanpa dosa, mencari hunian di sekitar Cigadung, bertanya saja ke perumahan-perumahan elite di sekitar Cigadung itu—sampai ke Awiligar, untuk memiliki mimpi punya rumah yang artistik. Harganya? Jangan ditanya, saat itu, rumah-rumah eksklusif di Awiligar sudah berharga di atas 1 Miliar.
Sekian tahun berlalu, dan aku masih punya kebiasaan berselancar untuk mencari informasi hunian di Bandung. Dan baru-baru ini aku tertarik dengan Landmark Residence.
Dalam beberapa tahun terakhir, aku memang lebih tertarik dengan hunian apartemen. Pasalnya, apartemen lebih mengakomodasi kebutuhan generasi milenial seperti aku, yang hidupnya berpindah-pindah karena tugas, dan saat hunian tersebut ditinggalkan, aku bisa mempercayakan pada pihak pengelola untuk menyewakannya.
Nah, Landmark Residence ini lokasinya ada di Cicendo. Tepatnya di Jl. Industri No.15, Arjuna, Cicendo, Bandung, Jawa Barat 40172.
Buat yang belum paham Bandung, jangan khawatir. Ini lokasinya masih di Kota Bandung. Jaraknya hanya sekitar 5 km dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Biasanya kan orang luar acuannya ITB itu. Jadi masih dalam area yang ideal untuk mempersiapkan anaknya tempat tinggal anaknya yang bercita-cita masuk ITB.
Apartemen Landmark Residence ini masih terhitung di Pusat Kota. Tidak sulit untuk menjangkau lokasi Landmark Residence. Terletak di antara Jalan Pajajaran dan Pasir Kaliki, kemudahan akses adalah jaminan, dekat dari segala jenis sarana transportasi. Bila hendak ke Bandara Husein Sastranegara, hanya membutuhkan waktu 15 menit. Dan apabila hendak menuju Gerbang Tol Pasteur dan Stasiun Bandung, hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Dalam radius 1 km, banyak fasilitas yang tersedia mulai dari minimarket, pasar dan mal sampai beberapa rumah sakit dan sekolah.
Jelas bahwa dari sisi lokasi mah, Landmark Residence nggak usah dipertanyakan. Tapi lokasi yang strategis kan nggak cukup. Harus ada kelebihan lainnya. Fasilitasnya apa? Ini dia fasilitasnya:
- Artistic Retreats. Landmark Residence memiliki taman dengan lanskap yang cocok untuk bersantai.
- Elevated Elegance. Landmark Residence memiliki lobi yang sangat mewah dengan dilapisi marmer dan onix.
- One Stop Living. Di sini Landmark Residence akan memudahkan hidup sehari-hari para penghuni dengan menyediakan berbagai fasilitas yang terintegrasi mulai dari fitness center yang lengkap, kolam renang air hangat dengan ukuran yang besar, trek lariyang dilapisi karet sintetis yang membuat nyaman berlari, dan berbagai lapangan olahraga.
- Reserved Parking. Bagi yang punya kendaraan, tak perlu khawatir sebab Landmark Residence menyediakan lahan parkir yang memadai dengan keamanan 24 jam.
Buat yang hobi staycation sepertiku, membayangkan tinggal di Landmark Residence sudah kayak staycation setiap hari. Fasilitasnya lengkap banget atuh. Bisa berenang dengan nyaman dan punya view bentang pemandangan kota dan pegunungan Bandung 360 derajat dapat dinikmati dari sky garden dan balkon unit.
Dan yang lebih penting buat penderita rhinitis alergika sepertiku itu adalah sirkulasi udara. Ada itu apartemen-apartemen yang ala kadarnya dalam menyediakan sirkulasi udara. Dikiranya manusia bisa dijejalkan dalam kamar ber-AC doang. Nah, Landmark Residence bukan hanya memperhitungkan sirkulasi udara, melainkan juga sirkulasi cahaya. Kalau lihat desainnya, terasa terang dan elegan. Ruangannya sangat nyaman dengan jendela lebar from floor to ceiling dan desain unit yang melebar untuk pencahayaan alami optimal.
Ah, tengok-tengok isi rekening dulu ah. Semoga saja unitnya masih ada. Harganya masih terbilang murah, mulai dari Rp 636.000.000-Rp 2.770.000.000. Status legalitasnya SHGB, umur sertifikat 26 tahun. Strata title murni sampai 2046 (secara otomatis diperpanjang) dan sudah split. Yakin deh, ini akan jadi investasi yang menguntungkan!