Download Kumpulan Puisi Alusi Karya Pringadi Abdi Surya

Alusi adalah buku kumpulan puisi pertamaku. Terbit tahun 2009. Saat itu aku masih berada di tahun kedua perkuliahan di STAN. Entah apa yang membuatku merasa ingin menerbitkan buku kumpulan puisi secepat itu.

Lewat Nurel Javisyarqi, yang memiliki penerbit Pustaka Pujangga, secara swadana, buku itu diterbitkan. 1000 eksemplar. Bukan main-main.

Silakan unduh Alusi, sebagai bagian dari sejarah menulisku di sini.

Setelah (Dan Sebelum) Evolusi

Memilih menjadi manusia, membuatku lupa
bagaimana caranya menjadi kera, berpindah
dari akar-akar langit yang menggantung

sudah satu abad rupanya, sejak jaman
pertengahan kita menjajaki pertumpahan
dan kini kita berevolusi, memilih materi

satu abad yang lalu, kita memilih menjadi
manusia dengan dada yang tidak sama. aku
bidang dan kau memiliki payudara yang menantang

dan kini, kau bilang ingin jadi anjing

*

kenapa tak jadi virus saja, pikirku
sama-sama kita gerus imun, seperti penyamun
yang datang diam-diam pada malam-malam lanun

menjangkit babi, ayam, kuku, mata, dan sapi
atau mutasi pada anjing; kepadamu, agar lelapkanmu
dari kenangan masa-masa evolusi kita yang lalu

sebelum jadi anjing dan manusia.

*

lalu kita apa sebelum jadi kera?

materi mungkin, atom mungkin, ion-ion tunggal
jagat raya, partikel-partikel ruang hampa (mungkin)
atau Tuhan?

(2009)

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

2 Comments

  1. cantik sekali, terimakasih telah berbagi 😀

  2. waah ternyata kak Pringadi memang jago untuk buat puisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *