Ciri-ciri Ban Mobil yang Sudah Harus Diganti

Ban mobil adalah salah satu komponen penting dalam mobil. Selain performa, faktor keamanan saat sedang menyetir juga dipengaruhi oleh kondisi ban mobil. Layaknya bagian pada mesin atau interior mobil, ban mobil juga punya “umur”. Penting bagi para pengendara mobil untuk memahami masa pakai ban agar bisa diganti tepat waktu dan terhindar dari kendala yang tidak diinginkan seperti tergelincir atau ban meledak di jalan. Seperti apa ciri-ciri ban mobil yang sudah harus diganti? Simak penjelasan berikut:

Ban Menipis

Pada ban mobil yang baru saat ini, biasanya telah dilengkapi dengan Tread Wear Indicator atau sering disebut TWI, indikator berupa tonjolan pada ban yang memudahkan untuk mengetahui kondisi ketebalan tapak ban. Sehingga Anda bisa tahu kapan mengganti ban mobil yang sudah tipis. Biasanya TWI berbentuk simbol segitiga yang berada di sela kembangan ban. Jika tonjolan tersebut terkikis, berarti ban sudah menipis dan harus segera diganti. 

Baca Dulu: Tips Membeli Mobil Baru

Permukaan Retak

Jangan sepelekan permukaan ban yang retak. Munculnya keretakan pada ban biasanya ditimbulkan karena usia ban yang sudah kadaluarsa dan harus segera diganti dan juga tekanan angin ban mobil yang tidak tepat. Bila menemukan keretakan pada ban mobil, sebaiknya jangan paksakan kendaraan untuk berjalan dan menggantinya dengan yang baru secepatnya. Hal ini penting bagi kenyamanan dan keselamatan Anda saat berkendara. 

Usia dan Jarak Tempuh

Biasanya ban mobil punya usia pakai selama 3 tahun. Karena setelah itu, karet ban akan mudah mengeras dan hancur saat mengalami tekanan dengan permukaan jalan. Cara melihat usia ban bukan dari kapan tanggal Anda menggantinya, tapi tanggal produksi ban yang biasa tercantum pada ban. Selain usia ban, jarak tempuh ban mobil Anda juga menjadi indikator kapan Anda harus mengganti ban mobil. Batas usia pemakaian ban mobil biasanya adalah 40.000 km. Jika sudah melewati kilometer tersebut biasanya daya cengkeram ban akan semakin berkurang.

Lampu Indikator Ban

Jika lampu indikator tekanan ban mobil Anda menyala, ini adalah tanda bahwa salah satu atau beberapa ban ada yang kurang angin. Biasanya lampu ini akan mati secara otomatis jika Anda telah mengisi angin. Namun apabila lampu terus-terusan menyala bahkan setelah Anda menambal maupun mengisi angin, sebaiknya pertimbangkan untuk mengganti ban mobil Anda dengan yang baru karena bisa jadi terdapat masalah di sana. 

Sudah sering ditambal

Mengalami kebocoran ban adalah hal yang wajar  karena ban mobil bergesekan langsung dengan jalan dan benda-benda asing, sehingga sangat mudah terancam kendala bocor dari benda-benda tersebut. Menambal ban untuk menutup lubang yang bocor biasa jadi solusinya, hal ini sah-sah saja selama tambalan pada ban tidak terlalu banyak. Sebab jika ban sudah ditambal sana sini, maka kekuatan ban juga semakin berkurang. Baik itu ban mobil tubeless atau ban mobil biasa, jika sudah terlalu banyak tambalan baiknya segera ganti ban dengan yang baru. 

Baca Juga: 7 Pengeluaran Tambahan Jika Membeli Mobil Baru

Berapapun usia mobil Anda, jika menemukan ciri-ciri ban mobil seperti di atas jangan tunggu sampai kondisi semakin parah segera carilah tempat untuk mengganti ban mobil baru. Anda bisa melakukan penggantian ban mobil di bengkel resmi Suzuki yang terletak di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Temukan kemudahan lewat pelayanan teknisi profesional yang ahli dan pilihan ban asli berkualitas. 

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *