5 Produk Jajanan Mayora

Kamu pasti pernah dengar tentang Mayora ‘kan? Apalagi bosnya, Hendra Atmadja masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes. PT Mayora Indah Tbk adalah sebuah produsen makanan ternama di Indonesia yang sudah berdiri sejak 1977. Nah, apa saja sih 5 produk jajanan Mayora yang bisa bikin pemilik perusahaan ini jadi kaya banget?

Biskuit Roma

Kita pasti akrablah dengan Biskuit Roma. Biskut Roma disebut sebagai biskuit sejuta umat. Wajar jika biskuis ini merupakan salah satu produk andalan Mayora. Ada Roma Kelapa, Roma Malkist, Slai Olai, Roma Marie Susu, Roma Sari Gandum, dan lainnya.

Biskuit Roma bahkan berada di peringkat pertama Top Brand Index sehingga diganjar penghargaan Top Brand Awards 2017. Penghargaan tersebut mengindikasikan seberapa kuat merek Biskuit Roma di mata masyarakat.

Permen

Mayora juga meramaikan pasar kembang gula di Indonesia sejak tahun 1980-an. Lahirlah permen kopi pertama yang bernama Kopiko.

Pada saat itu, Kopiko mendadak laris karena permen kopi ini belum punya kompetitor. Kopiko juga banyak tersedia di berbagai negara, muncul pula pemberitaan di media yang menyebutkan bahwa permen ini ditemukan di pesawat NASA pada tahun 2017 lalu.

Selain Kopiko, KiS Mint juga produk Mayora.

Wafer dan Cokelat

Wafer dan cokelat adalah camilan favoritku. Aku bisa dibilang rutin jajan Beng Beng, Astor, atau Choki Choki. Ketiganya merupakan produk Mayora. Beng Beng jadi pelopor wafer lapis coklat yang dilengkapi karamel dan tekstur crispy. Astor yang diganjar Top Brand Awards 2017 juga jadi pelopornya wafer gulung, sementara itu Choki Choki ya pelopornya coklat pasta.

Kopi Bubuk Instan

Kopi bubuk instan yang merupakan produk Mayora adalah Torabika. Kopi ini punya andil dalam pembuatan film Filosofi Kopi.

Teh Pucuk Harum

Siapa yang masih ingat iklannya? Seekor ulat memanjat sebuah batang dan berteriak pucuk, pucuk. Ekspansi Mayora pun merambah hingga ke pasar minuman teh dengan meluncurkan Teh Pucuk Harum pada 2011 lalu. Teh Pucuk Harum pelan-pelan menguasai pasar teh non cup jasmine dengan pangsa pasar mencapai 43 persen I2016).


Nah, buat teman-teman yang suka main saham, bisa tuh baca Laporan keuangan Mayora biar makin yakin dengan Mayora. Produk jajanan Mayora kita suka, sahamnya kita punya. Asik banget kan?

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *