Puisi | Lanang Penyungkan (dari Cerita Rakyat Banyuasin, Rumah Lame)

Mereka membuat rakit, dan mengikatnya dengan rasa sakit. Ingatan tentang Yusuf yang rupawan dibuang di sebuah sumur, lalu diselamatkan sebagai budak, membuat keenam kakak lupa umur. Namun bukan iri, bukan dengki. Hanya tak rela bapaknya didurhakai. Mereka membuat rakit, lalu mengabaikan dendang tentang kesek dan labu parang. Berharap dan tidak berharap tuah. Bila tuah, kembalilah….