Tag Archives: Puisi Baiq Wahyu Diniyati

Puisi-puisi Baiq Wahyu Diniyati

Mengarak rindu yang tersapu angin

Aku masih perindu menunggu dengan kata pilu berbungkus bisu
Sama dengan kisah kisah mematikan yang kini berdebu
Foto-foto usang masih tergantung di dinding penuh kenangan
Menyisakan riak-riak pilu setiap kedipan masa lalu

Jauh sebelum aku mencuri paksa hatimu, Aku merangkai huruf kebahagian
Dalam buku yang bertahun mulai lusuh
Kita memulai bicara di beranda hati yang kau persilahkan
Namun tak lama, kita tak saling bicara kembali Continue reading Puisi-puisi Baiq Wahyu Diniyati