Cerpen Pringadi Abdi | Paradoks Gagak

Cerita ini sayangnya gagal memenangkan Kompetisi Menulis Cerpen Indonesiana. Ia hanya masuk 22 naskah terpilih di luar naskah yang menjadi juara. “Kalau kau percaya reinkarnasi, di kehidupan selanjutnya, kau ingin jadi apa?” Kalimat itulah yang terakhir kuingat. Tanpa tahu, siapa yang mengucapkannya. Saat membuka mata, kulihat patung-patung dengan banyak wajah di hadapanku. Aku mengenal patung-patung…