Puisi | Antu Ruak Belekang

I. Segera, setelah menemukan api ia membakar rasa khawatirnya dan pulang ke rumah Namun, ia hanya temukan darah rambut, dan kuku Antu Ruak Belekang telah memakan saudaranya Padahal, telah ia wartakan bahwa diam itu emas, tak semua pertanyaan harus diberikan jawaban Dan ia sembunyikan kebenaran di langit-langit Seperti Tuhan menyembunyikan diri-Nya di langit II. Namun,…