Mempersiapkan Beasiswa dengan Les TPA Bappenas Lister

Salah satu dari hal yang harus dipersiapkan dalam aplikasi beasiswa adalah Tes Potensi Akademik (TPA). Beberapa pemberi beasiswa menyaratkan nilai TPA yang tinggi untuk lolos ke tahap selanjutnya. Sebut saja seperti LPDP dan Bappenas itu sendiri.

Saya kebetulan adalah awardee Bappenas utuk program Magister Administrasi Publik di Universitas Sriwijaya. Beberapa teman menyarankan jauh-jauh hari seharusnya kita sudah mempersiapkan diri dalam TPA. Kita juga bisa melakukan TPA mandiri di Bappenas yang hasilnya bisa dipakai dalam proses seleksi.

Saat itu karena kesibukan pekerjaan di kantor, saya tidak sempat mengikuti TPA Bappenas sebelum proses seleksi dimulai. Jadinya, saya melakukan tes online riil time selama proses seleksi berlangsung. Alhamdulillah, saya lolos ke tahap berikutnya.

Namun, tak bisa dimungkiri bahwa sebenarnya penting untuk mempersiapkan diri lebih baik. Apalagi jika tujuan yang diminati adalah universitas favorit, yang saingannya banyak sekali. Nilai TPA yang sangat tinggi tentu saja dibutuhkan dan kesempatan TPA Bappenas, meski dengan biaya sendiri, menjadi kunci.

Bagi yang kesulitan belajar mandiri, kamu bisa ikut les. Les TPA Bappenas di Lister menjadi salah satu rekomendasi.

Les TPA Bappenas di Lister merupakan program yang dirancang secara khusus untuk membantu peserta lebih percaya diri dalam menghadapi tes resmi TPA Bappenas, dengan cara memberikan strategi, tip dan trik khusus untuk mengerjakan soal dengan benar dan tepat sehingga mampu memperoleh skor tinggi sesuai dengan harapan dan target yang ditetapkan.

Sebenarnya, dalam perjalanan akademikku, tes serupa TPA ini sudah kulakukan dari saat masuk masuk D3 STAN, lalu melanjutkan tugas belajar ke D4 STAN, hingga S2 saat ini. Kuncinya memang harus dimulai dari rasa percaya diri dan strategi pengerjaan yang tepat. Sebab sebenarnya kalau dilatih semua orang pun bisa mengerjakannya, hanya saja harus dihadapkan pada waktu yang sangat terbatas.

TPA itu terdiri dari 3 bagian besar, yaitu tes verbal, tes numerik dan tes penalaran. Di Lister, dilakukan pengenalan secara spesifik Tes Verbal dengan tip dan trik khusus mulai dari analogi kata, klasifikasi kata, sinonim, antonim, pengetahuan umum, persamaan dua kata, mendefinisikan kata, dan pemahaman bacaan. Begitu pula pada Tes Numerik yang mencakup tes deret angka, tes deret huruf, tes hitung, dan angka berkolom. Pun Tes penalaran: penalaran logis, penalaran analitis, tes jaring jaring, tes gabung gambar, tes klasifikasi gambar, tes pola gambar, tes analogi gambar, dan tes jumlah balok. Bedah soal-soal TPA dilakukan secara mendalam.

Lister menyediakan sarana pembelajaran jarak jauh/online yang menghubungkan kita dengan Tutor High Qualified Lister yang tersebar di berbagai wilayah seluruh Indonesia. Dengan platform belajar online, kita tetap bisa merasakan atmosfer belajar offline karena fitur live video yang tersedia. Yang penting mah, kita hanya perlu mempersiapkan tempat belajar yang nyaman dan koneksi internet yang baik untuk menunjang belajar! 

Lalu berapa sih sebenarnya target untuk bisa lulus TPA?

Nilai akhir skor TPA adalah 200 hingga 800. Dari 3 subtes TPA, yaitu tes kemampuan verbal, tes numerik dan tes penalaran, masing-masing subtes memiliki skor antara 20 s.d 80, sehingga nilai/skor total didapat dari penjumlahan skor ketigasubtest tersebut dibagi 3 dan dikalikan 10. Dan nilai akhirnya adalah 200 hingga 800. 

Masing-masing universitas sebenarnya memiliki syarat nilai TPA berbeda-beda untuk dapat lolos ke tahap selanjutnya. Untuk S2 dibutuhkan rata-rata minimal skor 450-500. Sedangkan, untuk S3 harus menempuh minimal skor 550-600.

Namun, yang perlu diingat, nilai tersebut tidak menjadi acuan mutlak. Kenapa? Karena kelulusan memiliki kuota. Jadi nilai tertinggi yang sesuai dengan kuotalah yang dapat lulus.

Hal ini terjadi saat aku mengikuti seleksi beasiswa Bappenas. Setelah TPA dilakukan, bagi yang nilainya melewati batas yang telah ditetapkan yakni 450 akan lolos ke tahap selanjutnya, yaitu TOEFL. Banyak yang kemudian lolos/di atas nilai yang ditetapkan. Namun, kuotanya hanya 10 orang misalnya. Jadilah 10 peserta dengan nilai terbaik yang lulus.

Karena itu penting untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar kelulusan yang diinginkan tercapai!

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *