Puisi Jalaluddin Rumi

Puisi Jalaluddin Rumi ini diterjemahkan oleh Ahmad Yulden Erwin*. Puisi-puisi cinta Jalaluddin Rumi ini sangat sufistik Puisi-puisi Cinta Jalaluddin Rumi 1Aku bukanlah orang Nasrani, Aku bukanlah orang Yahudi, Aku bukanlah orang Majusi, dan Aku bukanlah orang Islam. Keluarlah, lampaui gagasan sempitmu tentang benar dan salah. Sehingga kita dapat bertemu dalam “Suatu Ruang Murni” tanpa dibatasi…

Puisi Charles Bukowski

Puisi Charles Bukoswki ini diterjemahkan oleh Lutfi Mardiansyah*. Ada tujuh puisi Charles Bukowski di bawah ini. YA YA ketika Tuhan menciptakan cinta Dia tidak menolong banyak orangketika Tuhan menciptakan anjing Dia tidak menolong banyak anjingketika Tuhan menciptakan tumbuh-tumbuhan itu biasa sajaketika Tuhan menciptakan kebencian kita punya ukuran kebaikanketika Tuhan menciptakan aku Dia menciptakan akuketika Tuhan…

Puisi WS Rendra dalam Blues untuk Bonnie

KUPANGGIL NAMAMU Sambil menyeberangi sepikupanggil namamu, wanitaku.Apakah kau tak mendengarku? Malam yang berkeluh kesahmemeluk jiwaku yang payahyang resahkerna memberontak terhadap rumahmemberontak terhadap adat yang latahdan akhirnya tergoda cakrawala. Sia-sia kucari pancaran sinar matamu.Ingin kuingat lagi bau tubuhmuyang kini sudah kulupaSia-sia.Tak ada yang bias kujangkau.Sempurnalah kesepianku. Angin pemberontakanmenyerang langit dan bumi.Dan dua belas ekor serigalamuncul dari…

Puisi Eka Yuli Andani

Puisi yang hadir menemani teman-teman kali ini datang dari Klaten, dari seorang perempuan muda bernama Eka Yuli Andani. Mau puisimu dimuat juga di Catatan Pringadi, silakan kirim tulisanmu. Baca Juga Puisi Mauliya Nandra Arif Fani Puisi Maulidan Rahman Siregar Puisi Bertema Kemerdakaan Kopi Sabin di dalam kehangatan kopi sabinterdapat perjumpaan seribu wajahyang membawa aura berlianmereka…

Puisi | Metafora Ario Bajung

Ia berharap bunyi gong itu hanya tiga pukulanSetelahnya, dengan bahagia ia lepaskan maskerMemikirkan tujuan esok hari, keluar jalan-jalanSebab sudah bosan di rumah yang seperti bunker Namun, pukulan itu tak kunjung berhentidan ia mencari Ario Bajung, sambil menantikabar buruk apalagi, setelah hari demi hariribuan orang mati, entah besok siapa lagi Di rumah, ia tidak berani menghidupkan…

1 20 21 22 23 24 56