Tak Mencintaimu Karena Cinta, Pablo Neruda

Tak Mencintaimu Karena Cinta   Aku tidak mencintaimu kecuali karena aku mencintaimu; Aku berubah dari mencintai jadi tak mencintaimu, dari menantimu jadi tak menantimu. Hatiku berubah dari es menjadi api.   Aku mencintaimu hanya karena dirimu satu-satunya yang kucintai; Aku teramat sangat membencimu, dan membencimu saat ini Berbelok ke arahmu, dan ukuran perubahab cintaku padamu…

Kepada Saudaraku, Cesar Vallejo

Saudaraku, hari ini aku duduk di bangku bata di rumah di tempat yang sama dirimu menciptakan kekosongan tak berdasar Aku mengingat kita biasa bermain pada jam-jam ini, dan Mama membelai kita: “Tetapi, para putraku…”   Sekarang, aku pergi bersembunyi seperti sebelumnya, dari segala pelajaran malam, dam aku percaya dirimu tak akan membiarkanku menjauh. Melalui ruang…

20 Stephen King’s Rules For Writers

1. First write for yourself, and then worry about the audience. “When you write a story, you’re telling yourself the story. When you rewrite, your main job is taking out all the things that are not the story.” Tulislah untuk dirimu sendiri. Baru setelah itu, pikirkan pembacamu. Maksudnya adalah ketika kita menulis cerita, anggap kita sedang bercerita kepada…

Tulisan yang Baik Adalah….

Kak, seperti apakah tulisan yang baik/bagus itu? Sering saya mendapatkan pertanyaan seperti itu. Saya selalu menjawab, tulisan yang baik adalah tulisan yang selesai. Tidak mudah memang memulai sebuah tulisan, tetapi lebih sulit lagi menyelesaikan tulisan tersebut. Maka, apapun hasilnya, kita patut mengapresiasi orang-orang yang berhasil menyelesaikan tulisannya. Lebih jauh lagi, kata selesai memiliki makna tulisan tersebut…

Puisi-puisi Kriapur

  KRIAPUR (1959-1987) Kriapur merupakan salah satu penyair berbakat Indonesia yang–sebagaimana Chairil Anwar–meninggal dalam usia muda. Dia masih 28 tahun ketika tewas dalam kecelakaan lalu lintas di daerah Batang, pada 17 Februari 1987. Berikut ini, puisi-puisi Kriapur, penyair kelahiran Solo, 6 Agustus 1959, yang bernama lengkap Kristianto Agus Purnomo. KUPAHAT MAYATKU DI AIR Kupahat mayat…

1 238 239 240 241 242 307