[Review Buku] Phi dan Kenangan-Kenangan yang Saling Berkelindan

Oleh LEILANIWANDA, dimuat di Majalah Treasury Indonesia Vol. III, 2018 Judul              :               PHI: Hidup Adalah Perkara Mengatasi Kenangan demi Kenangan Penulis           :               Pringadi Abdi Surya Penerbit         :               Shira Media, 364 halaman Novel Phi pada dasarnya mengisahkan jalan hidup seseorang bernama Phi dengan segala keunikannya, khususnya cerita cinta Phi dengan sang idaman hati, Zane….

Wawancara dengan Pringadi: Menulis, Cara Efektif untuk Berdialog

oleh W. Hanjarwadi Tulisan tak hanya sebagai cara untuk mendokumentasikan perasaan. Ia juga medium menyampaikan gagasan dan dialektika. Tak ada yang kebetulan pada setiap kejadian di dunia ini. “There are no random acts…. “ kata Mitch Albom dalam novelnya The Five People You Meet in Heaven. Barangkali itulah takdir. Dan logika takdir tak jauh beda dengan logika diagram…

[Review Buku] Phi dalam Lingkaran Waktu

oleh: Maria Widjaja Judul : Phi Penulis : Pringadi Abdi Surya Penerbit : Shira Media Cetakan : Cetakan Pertama, September 2018 Tebal : 368 halaman; 13x19cm ISBN : 978-602-6657-88-6 “Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.” –…

Puisi, Antara Imajis dan Liris

Pada mulanya adalah peristiwa. Ya, kita menyaksikan, membaca, atau mendengar sebuah peristiwa. Bila peristiwa tersebut melahirkan kesan yang mendalam buat kita lalu menggerakkan imajinasi kita sedemikian rupa, itulah yang disebut momen puitik. Pada saat itulah, embrio puisi muncul. Kata Hasan Aspahani, jika dalam puisimu kau melukiskan saja dengan hidup apa yang kau amati tadi, tanpa…

Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak

Hal pertama yang kujumpai manakala sampai di rumah sepulang dari kantor adalah anak-anakku yang berebut membuka pintu dan menyambutku sambil berteriak-teriak, “Abi pulang! Abi pulang!” Hari sudah terlalu malam sebenarnya. Perjalanan pulang dari Jakarta Pusat hingga ke rumah memakan waktu kurang-lebih 2 jam. Lelah. Karena harus bertahan di tengah sesak kereta. Dilanjutkan dengan sepeda motor…

1 212 213 214 215 216 307