Selain Kemarin dan Lusa, Ada Selumbari, Tulat, dan Tubin

Kamu pernah dengar kata selumbari, tulat, dan tubin? Kalau belum, yuk ikuti penjelasan ini sampai selesai. Pernah dalam situasi ingin menyatakan waktu: dua hari yang lalu? Kadang kita bilangnya, “kemarin dulu” atau ” kemarin kemarinnya lagi” untuk menyatakan waktu tersebut. Ada lho lema dalam bahasa Indonesia untuk menyatakan hal itu. Selumbari. Artinya, dua hari yang…

Teknik Menutup Cerita Pendek

Setelah belajar teknik membuka cerita pendek, yang tak kalah sulitnya adalah teknik menutup cerita pendek. “Menulis pembuka adalah keahlian yang hebat, tetapi yang lebih hebat lagi adalah menulis penutup.” Thomas Fuller Perlu beberapa proses sebelum kita menentukan bagaimana cerita kita akan diakhiri. Pertama, bacalah kembali cerita yang sudah kita tulis. Resapi segala plotnya untuk mengenali…

Tatkala Makan Pempek Kena Pajak

Masyarakat Palembang ribut. Makan Pempek sekarang kena pajak. Seorang teman bahkan mengirim pesan, “Begitu aku lihat struk, ada PPN tertulis 10%, rasa pengen kumuntahkan lagi pempek sama cukanya ini.” Kabar tersebut jadi pembicaraan mengingat pempek adalah santapan wajib orang Palembang. Mau buat sarapan, makan siang, atau makan malam, pempek bisa hadir kapan saja. Protes pun…

Apa dan Siapa Penyair Indonesia

Apa dan Siapa Penyair Indonesia. Pasti banyak yang mengajukan pertanyaan serupa. Sebuah buku kemudian lahir untuk mencoba menjawab pertanyaan tersebut. Buku yang dirilis (edisi revisi) oleh Yayasan Hari Puisi pada Rabu (24/07) ini berusaha mencatat nama-nama penyair di penjuru Indonesia, beserta biodatanya. Keinginan yang mulia, karena kita tahu betapa sulitnya melakukan itu semua. Tentu, yang harus…

Dunia Museum

Cerita ini dimuat dalam buku “Kisah yang Hilang” (Dongeng Museum Nusantara) yang digarap oleh Kelompok Pencinta Museum yang digawangi Dwi Klik Santosa. Tak ada tengkorak dinosaurus, yang bila dibayangkan akan lebih besar dari pengangkut pasir dan bila malam tiba akan bergerak-gerak seperti adegan Night of The Museum. Setidaknya begitulah yang kurasakan tatkala tiba di Balaputera…

1 188 189 190 191 192 307