Sajak Pembuka

sebuah tafsir bebas atas Surat Al Fatihah   aku sebatang ilalang patah, merunduk bukan karena angin kau yang menundukkan aku dan kucium bau tanah basah kulewati malam yang hening hanya ditemani dingin di saat itulah kurasakan kekosongan dan kurindukan rumah   sesaat setelah kubuka pintu, kulihat sebuah jembatan kau berada di seberang, tersenyum penuh kegetiran…