Puisi Saini KM

Seorang Insinyur di Puncak Bukit “Ya. Sejuta jembatan akan melintasi sungai-sungaidan lembah ini. Tangan kita akan menyambungkanrel-rel kereta api dalam perut gunung. Langkah besiakan mempersingkat jarak antara mimpi dan kenyataan. Saatnya sudah tiba kita menantang matahariuntuk meletakkan petaruh yang penghabisanBahwa Masadepan adalah Esokhari, atau sejarahakan meninggalkan kita untuk selama-lamanya.” Demikian katamu, insinyur muda. Saya pun…