Metafora Padma dan Sejarah Sastra Kita

  Saya termenung mendengar pernyataan Saut Situmorang setelah keluarnya putusan pengadilan atas kasus yang menimpanya. “Kalau dunia hukum merasa berhak menilai dunia sastra, kenapa dunia sastra tak berhak menilai dunia hukum?” Tentu implikasi pernyataan ini bukan hanya mengenai keabsurdan kasus yang menimpa beliau—ketika berusaha membela sejarah sastra, menghadapi Fatin Hammama dan Denny Ja. Implikasinya juga…