Tag Archives: kutipan haruki murakami

Kutipan Favorit dari Haruki Murakami di Buku ” What I Talk About When I Talk About Running”

Kepada siapa saja yang tengah belajar menulis, aku sarankan untuk membaca buku Haruki Muramai yang berjudul What I Talk About When I Talk About Running. Banyak kutipan yang menjadi favoritku di sana. Murakami berhasil menjalin ikatan metafora antara lari (maraton), menulis, dan kehidupan.

“First there came the action of running, and accompanying it there was this entity known as me. I run; therefore I am.”

Saat pertama berlari, ada entitas yang dikenal sebagai saya. Saya lari, maka saya ada.

Saya lari maka saya ada. Saya menulis maka saya ada. Saya berpikir maka saya ada. Kita semua akan mengingat Rene Descartes yang menyatakan satu-satunya yang adalah pikiran. Satu-satunya yang membuat seorang penulis adalah karena dia menulis.

“Most runners run not because they want to live longer, but because they want to live life to the fullest. If you’re going to while away the years, it’s far better to live them with clear goals and fully alive then in a fog, and I believe running helps you to do that. Exerting yourself to the fullest within your individual limits: that’s the essence of running, and a metaphor for life — and for me, for writing as whole. “

Kebanyakan pelari lari bukan karena mereka ingin hidup lebih lama, tapi karena mereka ingin menjalani hidup dengan maksimal.

“All I do is keep on running in my own cozy, homemade void, my own nostalgic silence. And this is a pretty wonderful thing. No matter what anybody else says.”

Yang saya lakukan adalah terus berlari dalam kekosongan diri saya yang nyaman, keheningan nostalgia saya. Dan ini adalah hal yang sangat indah. Tidak masalah apa kata orang.

“I’m often asked what I think about as I run. Usually the people who ask this have never run long distances themselves. I always ponder the question. What exactly do I think about when I’m running? I don’t have a clue.”

Saya sering ditanya apa yang saya pikirkan saat saya berlari. Biasanya orang yang bertanya ini tidak pernah berlari jauh. Saya selalu merenungkan pertanyaan apa sebenarnya yang saya pikirkan saat saya berlari? Saya tidak punya petunjuk.


Baca Juga: Kutipan Inspiratif Haruki Murakami

Continue reading Kutipan Favorit dari Haruki Murakami di Buku ” What I Talk About When I Talk About Running”

Kutipan Inspiratif Haruki Murakami

Coba kau pikirkan baik-baik. Kondisi semua orang sama saja. Sama seperti ketika kita naik pesawat rusak. Tentu saja di situ ada orang yang bernasib baik dan bernasib buruk. Ada yang tangguh, ada juga yang lemah; ada yang kaya, ada pula yang miskin. Hanya saja, tidak ada orang yang memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada orang lain. Semua orang sama. Orang yang memiliki sesuatu selalu khawatir, jangan-jangan apa yang dia miliki sekarang akan hilang, sedangkan orang yang tidak memiliki apa-apa selalu cemas, jangan-jangan selamanya aku akan tetap menjadi orang yang tidak punya apa-apa. Semua orang sama! Karena itu, manusia yang menyadari hal itu lebih cepat harus berusaha menjadi sedikit lebih tangguh. Sekadar pura-pura pun tidak apa. Betul kan? Di mana pun tidak akan ada manusia yang tangguh. Yang ada hanyalah manusia yang pura-pura tangguh.

“Jika kamu dapat mencintai seseorang dengan sepenuh hati, bahkan untuk satu orang, itulah keselamatan dalam hidup. Meskipun kamu tidak dapat bersama dengannya,” – Haruki Murakami, 1Q84

“Saya dapat menahan segala beban asalkan ada maknanya,” – Haruki Murakami, 1Q84

“Inilah dunia, pada akhirnya, sebuah perjuangan tanpa akhir akan kenangan yang saling bertentangan,” – Haruki Murakami, 1Q84

Jika kau mengingatku, maka aku tak peduli jika semua orang melupakanku.

“Kamu dapat menyembunyikan kenangan, akan tetapi tidak akan bisa menghapus jejak langkah bagaimana kenangan itu dibuat,” – Haruki Murakami, Colorless Tsukuru Tazaki and His Years of Pilgrimage

“Seiring dengan berjalannya waktu kita menemukan siapa diri kita, akan tetapi semakin kita mengenalnya, semakin kita kehilangan diri sendiri,” – Haruki Murakami, Colorless Tsukuru Tazaki and His Years of Pilgrimage

Hal terpenting yang kita pelajari di sekolah adalah fakta bahwa hal yang paling penting tidak bisa dipelajari di sekolah.

“Seiring dengan berjalannya waktu, kamu akan memahami. Apa yang berlalu, berlalu; apa yang tidak, tidak terjadi. Waktu menyelesaikan semuanya. Dan apa yang waktu tidak dapat selesaikan, kamu harus atasi sendiri.” – Haruki Murakami, Dance Dance Dance

“Yang kita cari adalah bentuk kompensasi dari apa yang kita lakukan,”– Haruki Murakami, Dance Dance Dance

Kematian bukan lawan dari kehidupan, kematian itu bagian dari kehidupan.


“Kenangan akan menghangatkan dirimu dari dalam. Namun mereka juga membuatmu bersedih,” – Haruki Murakami, Kafka on the Shore

“Dengar- tak ada perang yang akan bisa mengakhiri semua perang,”– Haruki Murakami, Kafka on the Shore

“Keheningan, adalah sesuatu yang sebenarnya dapat kamu dengar,”– Haruki Murakami, Kafka on the Shore

“Setiap kita akan kehilangan sesuatu yang berharga. Kehilangan kesempatan, kehilangan kemungkinan, perasaan yang tidak akan pernah kembali lagi. Itulah hidup.” – Haruki Murakami, Kafka on the Shore