Sayembara Manuskrip Puisi Jakarta

Sayembara Manuskrip Puisi Jakarta inj bertema Siapakah Jakarta?

mm

“SIAPAKAH JAKARTA”
Sayembara Manuskrip Puisi Jakarta

By Galeri Buku Jakarta 2020

Masalah Jakarta adalah bagaimana caranya seseorang mengalami dirinya sebagai warga kota? Apakah juga kota ini terlalu angkuh untuk seseorang merasa kesulitan untuk menjadi warga kota. Siapakah Jakarta? Yang terus angkuh, sibuk dengan segala yang terasa mengasingkan kita dan memblok diri kita untuk mengalami kewargaan kota ini?

Sebagian orang melihat Jakarta antara rutinitas dan kreativitas, antara kemacetan dan keihklasan, antara polusi dan kebertahanan untuk mutasi. Halnya menjadi semacam meniti tali tambang usang. Sebagain lain memilih cara “mengalami” Jakarta dengan cara paling sederhana; turun hambur ke jalan bersama yang berangkat dan pulang kerja, merasakan kemacetan dengan lapang dada, melihat galain proyek dari waktu ke waktu tanpa batas usang dan tak perlu bertanya apa dan kenapa, segala seperti dititik yang sama. Sementara yang lain lagi merasa berada di luar realitas, antara penderitaan dan kenikmatan; melihat spion motor yang copot dihempas ketidaksengajaan orang-orang, melihat anak kecil kencing di got, melihat dua mobil di gang memilih diam tiada siapa akan mengalah, kebuntuan, kata-kata kasar, panas matahari di lampu merah, apa yang membuat anda mengalami Jakarta?

Galeri Buku Jakarta, tahun ini mengadakan Sayembara Manuskrip Puisi Jakarta. Sayembara ini memanggil para penulis Indonesia untuk turut merespon kemanusiaan abad ini. Merefleksikan wajah kota-kota yang tengah kebingungan mencari bentuk dan sandaran kesadaran di tengah konstruksi sosial politik yang semakin rumit dan cenderung involutif dalam kegagapan menghadapi abad baru, budaya industri baru dan konteks perkembangan ekonomi mau pun politik yang relatif baru dan dalam beberapa ruang-dimensi berbeda sama sekali dibanding pada beberapa dekade lalu.

Proyek ini ditujukan untuk menghadirkan puisi sebagai mahluk konkrit dalam upaya kultural merebut kesadaran warga dari keterasingan dan kebingungannya. Sayembara manuskrip puisi ini mengambil tema utama: SIAPAKAH JAKARTA (tanpa tanda tanya).

PARA PENYAIR

Sayembara manuskrip puisi Jakarta ini akan ditujukan kepada publik melalui sayembara. Para pemenanganya adalah 15 penyair yang naskahnya oleh Dewan Juri/ kurator dipilih sebagai layak dan terbaik untuk mewakili tema utama SIAPAKAH JAKARTA dan akan diterbitkan dalam buku Antologi Sajak Jakarta bersama para penyair tamu—yaitu para penyair yang diminta oleh Galeri Buku Jakarta untuk terlibat dalam proyek ini.

PENYAIR TAMU

Selain 15 penyair peserta sayembara puisi Jakarta, beberapa penyair tamu akan turut terlibat dalam proyek ini, mereka adalah penyair yang dimintai langsung oleh galeri buku Jakarta untuk ikut menulis puisi bertema “Siapakah Jakarta”. Diantaranya adalah: Afrizal Malna, Aan Mansyur, Esha Tegar Putra, Joko Pinurbo, Hamdy Salad, Mutia Sukma, Kang Maman, Hasan Aspahani, dan nama nama lainnya.

SAYEMBARA

Sayembara ini akan berlangsung mulai pada bulan Maret hingga final penjurian dan peluncuran pada Agustus-September 2020. Tidak memberikan hadiah berupa uang kepada peserta sayembara mau pun penyair tamu. Apresiasi diberikan hanya dalam bentuk penerbitan buku antologi bersama puisi Jakarta.

Dan berikut adalah ketentuannya:

1. KETENTUAN UMUM

  • Peserta adalah warga negara Indonesia (dibuktikan dengan fotokopi KTP atau bukti identitas lainnya),
  • Naskah puisi belum pernah diterbitkan/ publikasikan dalam bentuk apa pun baik cetak maupun elektronik.
  • Naskah puisi tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa
  • Naskah puisi ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik
  • Tema bebas dengan merujuk pada tema utama: SIAPAKAH JAKARTA
  • Naskah puisi adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan (sebagian atau seluruhnya)

2. KETENTUAN KHUSUS

  • Menggunakan A4, spasi 1, bentuk huruf  Times New Roman ukuran 12,
  • Naskah puisi yang dikirimkan maksimal 5 judul puisi/ sajak.
  • Menyerahkan biodata, alamat surat pos, dan nomor kontak whatsapp di lembar terpisah
  • Naskah dalam dokumen Ms. Word dikirim ke email redaksigbj@gmail.com
  • Empat salinan naskah dikirim ke: Panitia Sayembara Puisi Jakarta

GALERI BUKU JAKARTA

An. Sabiq Carebesth
Jl. Damai No. 30 C1-C2 Rt 003/ 05, Pejaten Timur, 
Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 12510 
  • Batas akhir pengiriman naskah : 11 Mei 2020 (cap pos)

3. LAIN – LAIN

  • Para pemenang akan diumumkan dalam Malam Anugerah Sayembara Manuskrip  Puisi Galeri Buku Jakarta Agustus-September 2020 dalam event peluncuran buku.
  • Hak cipta dan hak penerbitan naskah peserta sepenuhnya berada pada penulis
  • Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat.
  • Sayembara ini terbuka bagi siapa saja.
  • Maklumat ini bisa diakses di galeribukujakarta.com
  • Dewan Juri sayembara ini adalah: Afrizal Malna, Damhuri Muhammad, Aan Mansyur dan Saras Dewi.

4. HADIAH      

  • 15 penyair terpilih akan mendapat kesempatan untuk minimal 2 judul puisinya terbit dalam antologi puisi Jakarta bersama para penyair tamu di antaranya: Afrizal Malna, Aan Mansyur, Esha Tegar Putra, Mutia Sukma, Hamdy Salad, Saras Dewi, Joko Pinurbo, Hasan Aspahani dan beberapa penyair tamu lainnya.
  • Masing – masing pemenang akan mendapatkan 3 eksemplar buku antologi puisi Jakarta setelah proses penerbitan.
  • Tidak ada hadiah uang, atau honorarium apa pun dalam sayembara ini.

5. JADWAL

  • Publikasi maklumat: Maret 2020
  • Pengumpulan karya: Maret-Mei 2020
  • Penjurian: Juni-Juli 2020
  • Pengumuman pemenang dan Peluncuran: Agustus 2020

Pring

Pringadi Abdi Surya. Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988. Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009. Sekarang tengah bertugas di Subdit Pembinaan Proses Bisnis dan Hukum, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Lulusan Akuntansi Pemerintahan STAN 2010 ini suka jalan-jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *