Puisi Pratama Okta

Cahaya Lorong //1// Aku seketika terbangun dari jerat mimpiku Dari luapan angan yang berseteru dengan masa kelam Dalam mimpi terlihat sosok perempuan terlintas buram Semakin kudekati, semakin jelas wajah pesona itu Tampak tak asing dengan pesona raut wajah si perempuan //2// Perempuan yang selama ini memberiku pelajaran Betapa indahnya rasa bersyukur kepada Tuhan Betapa indahnya menikmati proses kehidupan Nan hanya saja kelabu setelah ia berucap suatu perihal “ Jaga…

Puisi Aris Setiyanto

SEPANJANG JALAN CORNICHE sepanjang jalan cornichemenuju taman miadi mana ombak menghentak jiwaaku merindukan: tanah kelahiran—kibar dwiwarnadan keberadaanmu selaluyang bergerilya menjajahi hatiku seperti apa rasa kesepian?saat malam melepas layarmemaksa senja terasingkangelap menyesap secangkir kisahbertabur rerintik bintang satu sinar permintaankusatu sinar permohonankumelesatlah. oh, kabulkanlah! Temanggung, 15-10-2019 ALE seorang tanpa namabeta mencari ale di jalan-jalanmenuju sekolahanmenuju tempat kerjadi…

Tak Mungkin Tak Ada Puisi yang Bisa Aku Bawa Kembali ke Sumbawa

1.empat pengembara muda memutuskan memintamenjadi anak-anak lagi, ketika sebuah lampu tuamereka temukan di perjalanan, “kita tak akan lagibingung soal cinta, atau patah hati.” karena perasaan kadangkala terbagi sepertibertemu persimpangan, kanan, kiri atau lurus sajakemudian mereka berdebat arah mana lebih cepatuntuk mencapai kebahagiaan. kecuali dalam pendakian, mereka bersepakatuntuk mencondongkan badan lima belas derajatagar berkurang beban yang…

Puisi | BiawaK Sisir

Setelah kau menceburkan diri ke lautankulihat kerompengmu lepas. Hari itu, kau belajarmakna bebas. Tak perlu memikirkan negeriMencintaiku lebih dari cukup. Lalu aku angslup ke dadamu. Dan kau bopong akuke dalam hutan. Asmara kita membakar pepohonan. Hingga tinggal asap, dan aku terkesiapSebuah istana telah terbangun. Kau kini rajaTak lagi biawak sisir, yang begitu lahirmembuat malu, Aku…

Sebuah Review Atas Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang

Judul : Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang Penulis: Sapardi Djoko Damono & Rintik Sedu Penerbit: Gramedia Jumlah Halaman: 104 halaman Tadinya, aku ingin memaki buku ini. Ada kecurigaan luar biasa bahwa puisi-puisi di dalamnya adalah puisi-puisi yang buruk. Klaim Rintik Sedu pada saat peluncuran buku, dengan menyebut buku ini sebagai mahakarya adalah lelucon. Apalagi kemudian Sapardi hadir,…

1 2 3 4 5 32