Puisi Abdika Ardhana

Sepenuh Jiwa Aku mencintaimu, Cinta.Begitu tersimpan di dalam jiwakuTetapi biarkanlah ia lebih banyak tidak memberitahumuAku tak mau membuatmu sedih sedikit punEngkau kucintai tanpa syarat, tanpa pengharapanKadang kubawa bersama bintang dalam mimpikuMenyiksa diriku berkali-kali Aku mencintaimu dengan sangatdengan jiwa yang penuhDemikian tuhan memberi kasih sayangDicintai oleh yang lainBiarkan ia terbawa oleh awan yang terembus oleh anginDengan…

Puisi Siti Fatimah

Hai, kali ini hadir puisi Siti Fatimah, seorang mahasiswi dari Universitas Lambung Mangkurat. Buat kamu yang mau mengirimkan tulisan, silakan baca syarat dan ketentuannya di sini, ya! Cintaku di Ujung Ada kerutan di sujudkuYang bisu menungguTurunnya tangis kepada malam Aku hilang akal merangkai kartikaYang muncul dan berakhir merangkai kata ketikaTiada gelak tawa kala ituTiada ketenanganTiada…

Puisi-Puisi Dhimas Muhammad Yasin

Puisi-puisi Dhimas Muhammad Yasin di bawah ini adalah beberapa puisinya dalam buku RAYUAN AMPLOP PUTIH. Buat kamu yang mau mengirimkan puisi ke Catatan Pringadi, silakan kirimkan tulisanmu. Bersama Videoklip Sebuah diska lepas putihdelapan gigabita dalam genggamanku,dengan tali pita abu-abuyang mengekang sekaligus menjaganya. Jarum jam telah menunjukkan angka sepuluh tepat,kunyalakan laptop dan kutata rapi kabel pengeras…

PUISI-PUISI MOEHAMMAD ABDOE

Yo, setelah lama tak menampilkan puisi dari penulis tamu, kali ini kusajikan puisi Moehammad Abdoe. Lima puisinya memiliki perenungan yang cukup mendalam. Buat kamu yang pengen kirim tulisan, sok kirim atuh! MUSAFIR dalam sebuah cermin buram kamar tuasepotong replika wajah seorang pengembara dari negeri asing:“kau terduduk serupa patung denganku”sementara poros telaga bening matamuterkatup dinding teratai….

Puisi Mawar Senja

Menemani Puisi Pramesti Melyna, puisi Mawar Senja juga hadir mengisi Minggu malam kita. Silakan jika teman-teman ingin kirimkan tulisan ke Catatan Pringadi. Dihancurkan dan Menghancurkan Hatiku mati terbunuh malaTerkunci rapat mengusir cintaEnggan menerima, sulit percayaLukaku parah, terbungkus amarah Di bawah sinar rembulanTangisku pecah memecah sunyiPanah benci menancap dalamDariku, teruntuk diriku sendiri “Berapa kali kau dihancurkan?”“Berapa…

1 2 3 4 40