Catatan Pringadi

Blog Literatur/ Sastra, Makro Ekonomi, dan Catatan Perjalanan

Tentang Petani Karet

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

Tak dapat kau cium suatu bau parfum

Tubuhnya yang telah terlalu lama beraroma

getah beku itu

kini seperti pohon karet di musim kemarau

Perasaan bahagianya meranggas

Ia tak ingin lagi kehilangan sisa air mata

yang sudah ditahan dengan susah payah

Tubuhnya kering seperti ranting

yang kini tak memiliki apa-apa lagi

Ia kenang harga komoditas

yang pernah membuatnya berbangga

Sebelum ia tak tahu harus berbuat apa

Lateks di belakang rumah, tak tahu nasib

Harga dirinya kadung lebih tinggi

Dalam kesendirian, ia berguman pelan

Aku adalah seorang petani

Namun menjadi petani saat ini

Sama halnya memilih mati

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *