Tag Archives: ulasan puisi

Tidak Mudah Menjadi Hesti-nya Maulidan Rahman Siregar

Apa kabar indonesia?

Maaf jika masih menggunakan huruf kecil.


Orang mungkin akan menyebut Joko Pinurbo atau Hasta Indrayana kalau ditanya siapa penyair yang sajaknya penuh humor dengan makna yang mendalam. Sekarang, nama itu patut ditambah seorang lagi, Si Brewok, bernama Maulidan Rahman Siregar.

Kutipan puisi di atas tampak sederhana. Hanya persoalan penggunaan huruf kecil pada kata Indonesia yang seharusnya diawali huruf kapital. Tafsir yang muncul adalah belum mampunya Indonesia menjadi negara besar. Bisa juga ketiadaan kapital (modal) di negara kita yang sudah sedemikian dikuasai asing. Kapitalisme, disadari atau tidak, masih membuat bangsa kita menjadi bangsa kecil (atau mungkin juga kerdil). Continue reading Tidak Mudah Menjadi Hesti-nya Maulidan Rahman Siregar